BROSUR DAN PEMENANG KELAS UTAMA


GALAMEDIA CUP BANDUNG, #2

Duduk Soal Hadiah Mobil yang Tidak Keluar, Hingga Hadiah yang Dianggap Jomplang

Sejak hari Minggu sore (19/1), media sosial diramaikan oleh perbincangan soal event Galamedia Cup yang mempersoalkan hadiah mobil yang tidak keluar, lalu hadiah yang diterima dianggap terlalu jomplang. Penyebabnya, peserta hanya 31, dari kuota yang ditentukan 36.

Pemenangnya mendapatkan hadiah mulai juara 2, sebesar 20 juta rupiah. Angka ini pun menjadi tampak begitu seksi, karena dianggap terlalu jomplang nilainya dengan juara 1, sebuah mobil yang nilainya seratusan juta rupiah.

 

 

Hal ini antara lain juga tampak dari postingan yang diungkapkan oleh H. Sadat dalam status facebooknya. Awalnya, H. Sadat memberikan selamat kepada si pemenang dengan akun Jacky Cen, kemudian ditutup dengan pertanyaan yang retoris.

“... Kayaknya panitianya salah salah kasih amplop??”

Sudah barang tentu, umpan ini segera menjadi makanan empuk para netizen lainnya. Pada postingan berikutnya, masih hal terkait, H. Sadat menympaikan hal yang lebih berupa konfirmasi. Ia menulis, boleh jadi, para peserta kurang teliti saat membeli tiket.

 

 

Untuk memperkuat, ia kembali melampirkan brosur. Di situ memang jelas sekali aturannya, bila hadiah mobil hanya keluar bila bila peserta penuh 36. Kurang dari itu, jangankan hanya 31, misalnya hanya 25 pun, hadiah mulai juara ke dua. Dalam brosur juga sangat jelas, juara 2 hadiahnya 20 juta rupiah.

Bang Boy pun ikut berkomentar. “Kalau sudah pesan tiket apalagi juga sudah membayar, berarti sudah membaca brosur, sudah dianggap paham dan setuju dengan persyaratan-persyaratannya.”

 

 

Sampai di sini, secara formil dan administratif tidak ada yang salah dengan yang dilakukan oleh panitia, ketika memberikan hadiah uang tunai sebesar 20 juta rupiah kepada Jacky Boy (sesuai nama yang tertera dalam daftar juara).

Menjadi ramai, karena ada celetukan yang menyebutkan bila panitia mengumumkan kalau tiket sudah habis atau sold out, lalu menolak ketika ada peserta yang hendak membeli tiket tersisa. Ditambahkan pula, panitia baru mengumumkan peserta hanya 31 saat burung sudah mau digantang.

Benarkah seperti itu?

 

Sebagai obat, terbukti efektif. Sudah sering mampu mengatasi kondisi kritis, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493, 0857.3383.2888 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

Mari coba kita runut fakta yang ada di lapangan. Ternyata, panitia melalui MC sudah berulang kali mengumumkan bila tiket kelas utama, harga 3,5 juta, hadiah utama mobil, masih ada sisa beberapa lembar, dan mempersilakan bagi yang mau membeli.

Pengumuman itu sudah disampaikan oleh MC sejak sesi awal, sekitar jam 10.00 dan terus diulang. Sementara kelas utama dimainkan sesi ke 15, main sekitar jam 14. Jadi, sesungguhnya ada cukup spare waktu bilama mana hendak membeli sisa tiket.

Merespon pengumuman ini, beberapa pemain juga sempat membincangkan. Burungnews misalnya, menjumpai sendiri perbincangan antara Gentur Prakosa, Teddy BKS. dan Bony Novandi.

 

Hindari PENYITAAN dan SANKSI HUKUM lainnya!

Daftarkan CUCAK HIJAU (dan burung DILINDUNGI lain yang sudah dimiliki sebelum P/20 2018, atau bulan Agustus 2018), MUDAH dan GRATIS. Cek syarat, cara, dan tempat pendaftarannya. KLIK DI SINI

 

Mereka berbincang, dengan nada setengan bercanda, soal  siapa yang mau menutup sisa tiket agar hadiah keluar. Mereka juga sadar, bila selisih hadiah antara juara 1 dan 2 sangat lebar.

“Kalau tahu pasti yang bakal juara punya saya, ya mau lah saya beli sisa tiketnya.” Kira-kira begitu yang disampaikan oleh salah satu, dan diiyakan oleh yang lain. Perbincangan memang tidak berlanjut, ketiganya kemudian berpisah kembali dengan kesibukan masing-masing.

Sampailah waktunya ketika sesi kelas ini hendak dimulai. Panitia memanggil untuk mengocok nomor gantangan dan membagi tiket.

 

Jangan sampai ketinggalan sama yang lain. Segera dapatkan TWISTER di kios-kios terdekat. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Setelah itu, tampak ada yang mengumpulkan di pinggir gantangan, seperti sedang berembug bagaimana kalau sisa tiket ditutup bersama-sama, agar kuota 36 tiket terjual bisa terlampaui, agar sang juara bisa menikmati hadiah yang memang diidam-idamkan semua peserta kelas ini.

Jelas sekali mereka sadar, bila kuota tidak terpenuhi, hadiah yang diterima selisihnya besar sekali. Mereka sepertinya sepakat, lalu mencoba menyampaikan ke pihak panitia.

 

 

Apa tanggapan panitia? “Mohon maaf sebelumnya, sebenarnya bukan kami menolak pembelian sisa tiket. Masalahnya, kenapa tidak dilakukan dari tadi sebelum sesi ini tinggal menggantang. Kan sudah bolak-balik diumumkan lewat MC soal sisa tiket kelas utama. Anda semua pasti tahu soal itu, juga tahu soal aturan main kalau kalau pesertanya kurang, hadiahnya mjulai juara 2. Ini kan nomor gantangan sudah dikocok dan dibagi, tinggal menggantang saja. Kenapa baru meributkan sisa tiket yang belum habis dan baru hendak dibeli, karena semua sejak awal tahu kalau tiket masih ada sisa,” ujar Kiki Hoki, penanggungjawab lomba.

 

 

Menurut Kiki, sebenarnya aturan penuh tidaknya peserta dilihat dari tiket yang terjual, bukan dari burung yang digantang. “Kami sudah mencoba terbuka dari awal, sama sekali tidak menolak orang beli tiket dengan alasan habis. MC berulang kali mengumumkan masih ada sisa tiket kelas utama. Sampai burung hendak digantang dan penjualan closing, masih tetap ada sisia. Kita selalu berusaha fair, cengli, terbuka. Coba tolong kembali diingat biar jelas duduk soalnya. Kalau sudah masuk lapang, nomor gantangan sudah dikocok tinggal menggantang, baru berinisiatip membeli sisa tiket, ya bagaimana. Di mana salahnya kalau panitia menolak yang seperti ini,” imbuhnya.

Yang perlu diketahui juga, sepanjang sesi awal hingga sesi 14, (sebelum sesi utama di urutan ke-15) ada pembelian satu tiket. Sejak awal, jumlah pemesanan dan sudah dibayar memang 31, lalu ada satu yang mundur karena sakit kaki kejepit.

Tetapi, ternyata ada lagi satu pembelian tiket, sehingga peserta tetap 31. Hal ini mengkonfirmasi bila tidak benar panitia tidak pernah mengumumpkan tiket kelas utama habis dan tidak mau melayani saat ada yang mau beli tiket.

 

Jangan lewatkan event legendaris ini. Segera pesan tiketnya, atau ketinggalan kereta karena tiket akan segera habisss... SWEET VALENTINE (17th From Jogja Istimewa with love). Gelaran tahunan kebanggaan PBI dan kicaumania tanah air, semua kelas HADIAH UTUH TANPA POTONGAN, lomba rampung jam 18.00. Selengkapnya, KLIK DI SINI.

 

Setelah diskusi soal ini selesai, Kiki pun mempersilakan para peserta yang setuju dengan aturan main untuk segera menggantangkan burung. “Saya bahkan kepada salah satu peserta sempat ngomong juga, sudahlah, kalau tidak sepakat dengan aturan ini, boleh mundur, uang tiket saya kembalikan. Nyatanya, akhirnya tetap ikut juga.”

Banyak penonton yang mulai tak sabar, mulai teriak-teriak supaya kalau berani lomba segera digantang. Tampak Mr. One D jadi orang yang pertama menggantang. Ia pun mendapat aplaus tepuk tangan yang meriah dari peserta. Sementara itu, ada satu peserta yang menggantang terakhir, diteriaki “Huuuu... “

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Lomba berjalan. Hingga akhirnya ketemu sang juara, yaitu Barongsai, jago milik Jacky Boy dari Bekasi. “Barongsai sudah sering juara lintas EO dan lintas blok. Tapi ini burung memang spesialis kelas BoB 36 atau 25 saja,” ujarnya kepada burungnews.

Barongsai unggul atas Guncang. Gaco milik Triyanto dari Karawang ini pernah mengguncang Presiden Cup V 2018 dengan merebut hadiah mobil. [maltimbus]

 

JUARA GALAMEDIA CUP 2020, KLIK DI SINI

KATA KUNCI: galamedia cup h sadat bang boy kiki hoki mb barongsai mb guncang

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp