
FESTIVAL KENARI DIGELAR DI DALAM RUANGAN
FESTIVAL KENARI BUMI GUS DUR
Digelar Indoor, Banderol Tiket Terjangkau
Komunitas Kenari di Jombang bakal punya hajatan yang beda dari biasanya, lur. Bukan sekadar lomba biasa, tapi sebuah festival yang siap jadi obrolan panjang di tongkrongan kicaumania, karena untuk kali pertama lomba kenari di Jombang digelar di dalam gedung.
Tepat Minggu, 31 Mei 2026, Gedung Serbaguna Mojongapit Jombang bakal jadi saksi pecahnya Festival Kenari Jombang bertajuk Bumi Gus Dur.
Yang bikin spesial, even ini digelar full indoor. Yup, pertama kalinya lomba kenari di Jombang dibikin di dalam gedung. Suasana jelas bakal beda. Lebih tertata, lebih fokus, dan pastinya bikin setiap cengkok lagu kenari terdengar makin jelas sampai ke sudut ruangan.
Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

Kalau ngomongin kenari Jombang, memang gak bisa dipandang sebelah mata. Selama ini, kelas kenari di Gerdupapak Reborn yang rutin digelar tiap Rabu dan Sabtu selalu ramai diserbu pemain. Bahkan kelas G24 sering ludes tanpa sisa tiket. Dari sini aja udah kelihatan kalau akar komunitas kenari di Jombang itu kuat dan solid.
Nama-nama seperti Rojo Amis SF, Sonic SF, Nederland SF, Kenari Jombang, Mitra Kenari, SJ Group, MTK SF, Sumber Indah SF, KMS, dan banyak komunitas lainnya jadi pondasi yang bikin dunia kenari Jombang terus hidup dan berkembang. Mereka bukan cuma datang buat lomba, tapi juga menjaga semangat silaturahmi, adu kualitas, sekaligus jadi tempat lahirnya gaco-gaco prospek yang siap bersinar.

BROSUR LOMBA
Festival Kenari Bumi Gus Dur ini juga bukan cuma buat pemain lama yang sudah kenyang jam terbang. Justru, gelaran indoor ini sengaja dibikin untuk memberi semangat para pemula agar lebih pede buat tampil. Biar yang baru nyemplung dunia kenari gak minder buat naik gantangan dan menikmati atmosfer persaingan sehat.
“Lomba ini sengaja kita pakai gedung, agar penilaian lebih maksimal. Tentu saja even ini digelar tanpa teriak yang diterapkan dengan disiplin tinggi. Kalau ada yang berani melanggar akan langsung kita diskualifikasi,” tegas Saprol selaku Ketua Penyelenggara.

PARKIR LUAS, TEMPAT RINDANG
Dan memang, konsep tanpa teriak ini jadi daya tarik tersendiri. Saat suasana tenang, kualitas lagu, durasi kerja, hingga gaya pembawaan burung bakal lebih enak dipantau juri maupun penonton. Gak ada suara gaduh yang bikin konsentrasi buyar. Yang terdengar cuma dentingan lagu kenari yang saling bersahutan, kayak orkestra kecil yang bikin bulu kuduk merinding tipis.
Menariknya lagi, tiket yang dibuka juga ramah di kantong. Mulai 55K sampai kelas utama 550K, semua kalangan bisa ikut merasakan atmosfer festival ini. Mau pemula yang baru belajar setting, sampai pemain lawas yang sudah hafal aroma podium, semuanya punya ruang buat bertarung.

Festival Kenari Bumi Gus Dur bukan cuma soal menang dan kalah. Ini tentang semangat komunitas yang terus hidup, tentang persaudaraan yang dirawat lewat suara merdu kenari, dan tentang keberanian untuk terus bikin gebrakan baru di dunia perburungan Jombang.
Jadi jangan heran kalau nanti Gedung Serbaguna Mojongapit mendadak penuh warna. Aroma persaingan dibalut silaturahmi akan tersaji indah. (Juned)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI
BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: festival kenari bumi gus dur













