PENDATANG BARU BERMUNCULAN. Latber Digelar Di Banyak Tempat


DUNIA PERKUTUT YOGYA MULAI MENGGELIAT

Latber Bergulir, Banyak Pendatang Baru

Apa kabar dunia perkututan Yogya? Lama tak kedengaran kabarnya bukan berarti berhenti atau vakum dari kegiatan.

Ternyata organisasi P3SI Yogyakarta masih sangat aktif dengan berbagai kegiatannya. Baik lomba maupun latber-latber kecil-kecilan. Hanya saja memang kegiatan tersebut tidak terekspos ke dunia luar. Yang jelas, tidak ada kevakuman di kehidupan kung mania Yogya.

"Bahkan sekarang tiap minggu ada latber. Bulkan hanya di tengah kota. Tapi juga di pinggiran kota. Di daerah Godean, Yogya barat, juga aktif mengadakan latber tiap Rabu sore. Di Kotagede juga ada latber rutin tiap Selasa sore. Sedangkan yang sudah rutin sejak tahun 2000 lalu di lapangan perkutut Karanggayam, kota Yogyakarta, setiap Kamis sore," jelas Bagoes Berkah, salah satu peternak dan pegiat lama kungmania Yogya saat burungnews  mampir ke farmnya.

 

 

"Yang jelas makin ramai sekarang mas! Dan yang menggembirakan banyak muka-muka baru, pendatang baru. Boleh dibilang sekarang ini fifty-fifty antara yang tua dan yang muda. Kalau yang generasi lama ya semacam Pak Benny BK, mas Udin, termasuk juga Gusti Prabu masih sering turun. Sebagian lainnya anak-anak muda yang saya juga baru kenal tapi membawa burung yang bagus-bagus juga," jelasnya.

Mengapa dunia perkututan Yogyakarta tak pernah surut atau vakum? Tentu ini tak lepas dari filosofi budaya orang Yogya sendiri. "Pokoknya orang Yogya itu atau orang yang pernah lama tinggal di Yogya kebanyakan akan senang memelihara perkutut di rumahnya. Terus yang burungnya bagus pasti akan tertarik mengikutsertakan dalam lomba. Ada filosofi Kukilo yang bagi orang Jawa harus dimiliki kalau hidupnya pengen lengkap. Dan kukilo itu utamanya ya memelihara perkutut," jelas Bagoes panjang lebar.

 

BAGOES BERKAH. Perkututan Yogya Kembali Menggeliat

 

Pemilik farm Berkah BF yang berlokasi di Jalan Jangkarbumi 159 Mancasan Condongcatur Yogyakarta ini mengatakan semakin banyak perkutut bagus yang tampil di lapangan belakangan ini. "Tapi ya memang benar kalau secara harga masih belum ngangkat seperti masa kejayaan perkutut di era awal 2000-an. Sekarang ini masih standar standar saja, belum ada perkutut juara yang harganya wow kayak dulu," terang pemilik jagoan Ki Anom yang sempat masuk sepuluh besar di sejumlah latber ini.

Bagoes sendiri saat ini mengembangkan trah perkutut jawara di 15 kandang di rumahnya. Di antaranya ada empat kandang favorit yang i sukanya punya darah MLT dan SDP yang dikenal dengan karakternya suara besar berirama bagus.

Apa saja isi pasangan Indukan di empat kandang favorit itu? Bagoes mengatakan semua silsilahnya ada di sertifikat yang dia simpan. "Silakan main aja ke rumah kalau ada yang pengen tahu dan mendengarkan langsung. Sekalian kita bisa berbincang-bincang santai sambil ngopi. Lebih ngalaras," jelasnya.

 

Sssttt... Anda sudah memiliki LEMAN'S? Jangan sampai tidak. Ahlinya mengobati burung  cepat dan tuntas. Dilengkapi formula + vitamin, selain menyembuhkan juga membantu proses pemulihan biar cepat bugas dan vit. Bila di kios terdekat belum ada, hubungi nomor-nomor pada baner di bawah ini, atau langsung melalui Bukalapak atau Tokopedia.

 

Untuk mengetahui jadwal latber maupun lomba perkutut yang diadakan oleh Korwil P3SI Yogyakarta bisa menghubungi 0822.2037.6927. Pendek kata semua kungmania Yogya sangat welcome jika ada yang tertarik terjun ke dunia perkututan, baik sebagai pelomba maupun sebagai peternak.

"Kita siap memberikan edukasi. Mari kita majukan dunia perkututan Yogya ini dengan guyub bersama. Saling berbagi ilmu antara senior dengan yang masih pemula atau junior. Kita bikin perkututan Yogya makin menggeliat dan bisa berprestasi di kancah nasional. Sekaligus untuk melestarikan kebudayaan masyarakat Jawa yang adiluhung sejak dahulu kala," terang Bagoes menutup perbincangan.* (Ebo)

AGENDA LOMBA,  KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: dunia perkutut yogya mulai menggeliat

BERITA LAINNYA

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp