
FOTO 1 JUARA MURAI BATU 350K
DISC JOCKEY CUP FT GERDUPAPAK REBORN
Jaddab Incar Jawara MB Pastol, Dragon Naik Podium Pertama
Persaingan gaco murai batu di Disc Jockey Cup feat Gerdupapak Reborn benar-benar panas! Dragon berhasil naik podium di kelas pertama, dan Kaji Jaddab mengincar jawara murai batu pastol yang dibanderol fantastis.
Meski diiringi anomali cuaca tidak bersahabat hingga arena diguyur hujan deras, tensi lomba Disc Jockey Cup yang digelar di Gerdupapak Reborn di Lapangan Waduk Parimono Jombang, Minggu (8/2) sama sekali nggak kendor. Salut buat panitia dan pemain, hujan boleh turun, tapi semangat level dewa.
TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

Di kondisi cuaca yang nggak bersahabat itu, gaco-gaco papan atas tetap tampil top form. Hujan cuma jadi latar, bukan penghalang. Para jawara tetap unjuk gigi, saling adu kualitas lagu, gaya tarung, sampai konsistensi kerja dari awal sampai akhir. Penonton pun dibuat betah, karena tiap sesi selalu ada momen yang bikin deg-degan.
Kelas murai batu benar-benar jadi suguhan utama. Dari gaco lama sampai pendatang baru, semuanya turun dengan satu tujuan: buktikan kualitas dan bukan sekadar numpang gantang.

JUARA MURAI BATU FAVORIT
Di kelas pembuka, Murai Batu Guyub Rukun yang diikuti lebih dari limapuluh gaco, Dragon yang jadi andalan Bagas Gavelo yang memakai nama Bunda SF, berhasil naik podium puncak. Gaco yang menempati nomor 39 ini tampil agresif dengan gaya sujud nekan, dan mengintimidasi lawan di satu titik.
Lagu roll dipadu pukulan terus digelontorkan hingga tak mampu membuat tim juri berpaling. Dari enam juri yang bertugas di kelas ini, koncer A mutlak dihadiahkan kepada Dragon. "Bukan kali ini saja Dragon tampil maksi dan meraih juara satu. Hampir setiap kali lomba, Dragon tidak pernah gagal," ujar Bagas gavelo.

JUARA MURAI BATU 550K
Kehadiran Kaji Jaddab dariMojokerto juga mampu membangkitkan suhu kompetisi. Pemain yang dikenal suka belanja gaco murai batu ini terus pasang target. Bahkan jawara di kelas Murai Batu Muda atau Pastol juga jadi incaran.
Sayang, Rawa Rontek yang menempati nomor 12 di kelas Murai Batu Muda Bintang, dibanderol tinggi oleh Adw, pemiliknya. "Burung ini saya lepas limapuluh juta tidak bileh kurang," ujarnya.

Kaji Jaddab sebenarnya menaruh minat pada gaco ini, tapi karena banderolnya tidak bisa dinego, Kaji Jaddab sempat ragu. "Kalau untuk ukuran pastol, harga segitu terlalu tinggi. Tapi gak apalah, coba diturunkan di kelas utama, kalau penampilannya tetap bagus, saya bisa pertimbangkan," ujar pemain berambut gondrong yang baru saja pulang dari Tanah Suci.
Dan permintaan ini disanggupi ADW yang kebetulan sudah mengantongi tiket di kelas 350K. Meskipun bukan kelas utama, Jaddab atau H. Andre tidak mempermasalahkan. "Pokoknya saya ingin lihat di kelas dewasa," cetusnya.

JUARA CUCAK HIJAU 250K
Sayang, di kelas 350K, penampilan Rawa Rontek tak segarang di kelas Pastol. Padahal biasanya, gaco ini selalu bisa diandalkan saat tampil di kelas Murai Batu Pastol maupun dewasa. "Mungkin belum hoki, jadi performa Rawa Rontek malah merosot," jelasnya.
Kaji Jaddab memang gagal memboyong Rawa Rontek, namun di gelaran Disc Jockey Cup yang dipandegani Mas DJ Mbing dan H. Idra Bodrex ini, masih bisa pulang dengan senyum mengembang.

JUARA CUCAK HIJAU FAVORIT
Di kelas 350K, justru gaco yang dibawa Kaji Jaddab berhasil meraih juara I. Gaco itu bernama Elgrand. Dan seperti biasa, setiap kali gaco yang dibawa dapat juara satu, Kaji jaddab langsung nyawer uang ratusan ribu Rupiah ke awak media. "Banyak shodaqoh biar lebih berkah dan burung bisa terus juara," ujarnya.
CUCAK HIJAU MELUBER
Bukan hanya murai batu yang jadi ikon di gelaran Disc Jockey bareng Gerdupapak Reborn ini. Dari lima kelas Cucak Hijau yang dibuka panitia, empat kelas diantaranya dipenuhi peserta. Paling heboh di kelas Cucak Hijau Guyub, pesertnya hampir penuh. Dari 63 nomor gantangan, hanya tiga tiket saja yang tidak terpakai.
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

"Alhamdulillah gelaran Disc Jockey Cup ini berlangsung kondusif dan meriah. Support dari teman-teman kicaumania sangat luar biasa. Untuk itu, saya pribadi mengucapkan terimakasih yang tak terhingga," bilang Mas Dj Mbing.
King gaco yang jadi andalan Anz dari Pemburu SF mengunci podium puncak di kelas yang sarat peserta ini. King berhasil membungkam Herex yang jadi andalan Ibnu dari Nine Star BC, juga Kyai Mojo andalan Adi dari KMJR SF.

JUARA CENDET 220 K
Sedangkan untuk gaco cucak hijau yang berhasil membawa pulang sepeda listrik di kelas Cucak Hijau Enjoy yang jadi kelas utama di kategori Jamtrok ini adalah Lurahe yang diusung H. Agus dari Paghu, Kediri.
Gaco yang digantang di nomor pojok ini tampil jamtrok dari awal digantang hingga akhir penilaian. Suara kasar dipadu pukulan melantun panjang selalu dipamerkan di sepanjang laga. Kehebatan berolah vokal mampu menundukkan Weko yang jadi andalan Astrox dari KWK team, dan Granat milik Nuril dari NKZRI. (juned/angga/indra)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI
DATA JUARA DISC JOCKEY CUP FT GERDUPAPAK REBORN, KLIK DI SINI

JUARA CENDET 120K


JUARA KENARI G16 -120K

JUARA KACER FAVORIT
BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: disc jockey cup ft gerdupapak reborn jaddab dragon















