MR YONO, CAK RUL, DAN ANGGOTA INDIE NS BC BF


DI BALIK VIRALNYA MB VIRUS NSBC MOJOKERTO

Indukannya Hendak Diboyong Dengan Nilai Fantastis, Sementara Kembarannya Dalam Kondisi Apapun Ada yang Berani 50 Juta

Murai batu Virus yang kini telah dimiliki H Anto dari NSBC Mojokerto sedang viral sebab burung yang usianya masih muda ini meraih hasil gemilang di SMM. Efeknya, banyak yang indent adik-adiknya bahkan ada yang berani hendak memboyong indukannya dengan nilai yang wah!

Murai batu Virus yang sekarang telah dimiliki H Anto dari NSBC sebelumnya adalah milik Mr Yono dari Indie NSBC BF. Burung ini menurut Mr Yono, jika dikira-kira mainnya, hanya sekitar 8 kali mendatangi perlombaan sampai akhirnya ditakeover H Anto dengan nilai 130 juta. Dari nilai itu, Mr Yono masih mendapatkan seekor murai batu dari H Anto yang prestasinya cukup banyak.

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk murai batu, hwamey, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya, termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

 

Sebelum resmi ditakeover H Anto, banyak pengemar murai batu yang ingin melamar gaco yang punya gaya aduhai, speed dan power keras ini. Namun, rupanya pemiliknya sendiri tidak ingin burung ini jatuh ke orang lain.

“Bos Anto bagi kami sudah seperti keluarga. Karena itulah kami tidak ingin melepasnya ke orang lain,” ucap Mr Yono yang didampingi Cak Rul.

 

CAK RUL YANG MENGGEMBLENG VIRUS SEJAK KECIL

 

Tak menunggu lama, setelah dimiliki H Anto, nilai tawar Virus langsung melejit ke angka yang menggiurkan sebab burung ini mampu membuktikan daya saingnya di event besar seperti SMM dan SKM.

Pada sebuah kesempatan di event Polo Tawar Cup di daerah Mojokerto, H Anto mengatakan jika nilai tawar Virus yang real dan langsung kepadanya adalah 300 juta. Sementara itu yang sekedar isu dan belum langsung kepadanya adalah 500 juta. 

 

 

H Topo dari Surabaya Cell Kediri yang terkenal dengan gaco anis merahnya bernama Holiday mengaku sangat minat pada Virus. Ia bahkan tidak hanya menginginkan Virus, namun juga anis merah yang juga milik H Anto. Sebuah tawaran yang sangat-sangat menggiurkan bahkan sempat diberikan kepada H Anto, namun lelaki yang tinggal di Pacet, Mojokerto tersebut masih belum ingin melepas gaco-gaconya. 

Virus yang menghebohkan dunia kicaumania karena masih pastol namun sudah berhasil di event besar, efeknya sungguh luar biasa terhadap siapa penangkar burung ini.

 

MR YONO, ADA YANG INGIN MEMINANG INDUKAN VIRUS

 

“Virus adalah hasil ternakan Indie NSBC BF. Virus berasal dari induk betina milik kami yang bernama Drupadi, sedang jantannya bernama Keong Racun. Setelah Virus Viral, banyak yang menginginkan anakan dari Drupadi dan Keong Racun,” ucap Mr Yono.

Banyaknya orang yang indent calon adik-adiknya Virus, Mr Yono mengaku senang. Namun, bagaimana lagi, indukannya belum banyak produksinya. Sempat bertelur beberapa kali, namun karena kondisi cuaca dan belum lama ini banyak petasan menjelang lebaran, akhirnya telur-telur itu gagal menetas.

 

 

“Sekarang bertelur lagi, mudah-mudahan bisa menetas dan tumbuh hingga besar,” harap Mr Yono. Mr Yono menjelaskan sebenarnya ada saudara satu tarangan dengan dengan Virus yang usianya hampir sama, yaitu bernama Dendam.

“Dendam boleh dibilang saudara kembarnya Virus, namun saat ini kondisi suaranya sedang serak. Sempat kami bawa ke lomba, namun belum menunjukkan hasil yang memuaskan, sebelum kemudian suaranya serak,” ucap Mr Yono.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Meski kondisi suara serak, namun menurut Mr Yono ada pengemar murai yang berani membeli dengan nilai 50 juta. “Pengemar itu mengatakan jika ia mau membeli saudaranya Virus dalam kondisi apapun. Tidak hanya satu orang, namun ada dua orang,” ucap Mr Yono.

Tawaran 50 juta untuk Dendam tidak membuat Mr Yono dan Cak Rul goyah. Mereka tidak memberikan sebab merasa kurang sreg sebab tidak ingin mengecewakan pembelinya. Tawaran tidak hanya saudaranya Virus, namun juga indukannya untuk dibedol, baik jantan dan betinanya. Namun, Mr Yono dan Cak Rul lagi-lagi tidak goyah dan ingin melepas indukan itu.  

 

 

Cak Rul yang merawat Virus sejak kecil mengatakan jika burung ini menjalani latihan yang keras saat masih dalam perawatannya. Jika murai batu seusianya makan jangkrik hanya lima dalam sehari, Cak Rul berani memberikan di angka 10 ekor jangkrik. Dua kali dalam seminggu, Virus yang masih belia juga ditenggar 2X dalam seminggu. Di tenggaran, Virus tidak dibiarkan begitu saja. Namun juga dipaksa balik-balik terbang dari satu sisi ke sisi tenggaran lain hingga jumlahnya tidak terhitung lagi.

“Menghasilkan burung yang berkualitas menurut kami tidak saja dari genetika indukan yang baik, namun yang tak kalah penting adalah perawatannya juga harus baik. Begitu juga sebaliknya, perawatannya yang baik, namun genetika indukan tidak baik, maka hasilnya juga kurang baik,” pungkas Mr Yono. [RANTO]

BROSUR & AGENDA LOMBA TERDEKAT, KLIK DI SINI

 

Khusus buat kicaumania yang tak mau juara tapi harus setor odengan, atau yang bosen kalah dari burung odengan... ke Wawan BRI Cup 2 tempat paling cocok, Minggu 22 Mei 2022. Segera Hubungi Mbah Cengoh, 0813.2923.8484.

G-24, Juri 4 orang, 4 blok, tanpa korlap, ajuan koncer A-B-C terbuka, difilter dengan rekap secara terbuka, ajuan sendirian dibuang, peserta dekat gantangan/burung, akses media bebas (ikut mengawasi lomba). Tak ada yang seberani di sini!

BROSUR LENGKAP DAN JADWAL TERBARU, KLIK DI SINI

 

 

BERITA LAINNYA

KATA KUNCI: di balik viralnya mb virus nsbc mojokerto

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp