
TOK JUARA 1 MURAI BATU A
DENANYAR BC + DATA JUARA
Tik Tok Tetap Ganas Meski Digantang di Pinggir
Posisi tengah seperti "langganan" karena dianggap paling ideal untuk mengeluarkan kemampuan Tik Tok. Namun, di gelaran Denanyar BC Minggu (15/7), ada yang berbeda. Tik Tok main di pinggir.
Biasanya, setiap kali turun ke arena, Tik Tok selalu mendapat gantangan di nomor tengah. Posisi itu sudah seperti "langganan" karena dianggap paling ideal untuk mengeluarkan seluruh kemampuan sang gaco. Namun, pada gelaran Minggu, 15 Juli 2026, ada yang berbeda. Jagoan andalan Skuad Tepozt ini justru harus menempati nomor pinggir.
Awalnya, kondisi itu sempat membuat Wasis sedikit dilanda rasa was-was. Maklum, selama ini ia memang selalu memesan nomor tengah karena merasa Tik Tok lebih nyaman tampil dari posisi tersebut. Kekhawatiran itu pun cukup beralasan, sebab tidak sedikit burung yang performanya berubah ketika harus digantang di sisi arena.
Namun, semua keraguan langsung sirna begitu Tik Tok mulai bekerja. Sejak awal penilaian, gaco yang pernah menolak pinangan dengan mahar Rp12 juta itu langsung menggelontorkan materi andalannya. Roll panjang disambung pukulan-pukulan keras dengan volume tembus, dibawakan secara stabil tanpa kendur hingga akhir sesi. Penampilannya tetap ngotot, tetap ngedur, dan sama sekali tidak menunjukkan pengaruh meski berada di gantangan pinggir.

JUARA CENDET A
Aksi impresif tersebut sukses mencuri perhatian para juri maupun penonton. Tik Tok tampil konsisten dari awal hingga akhir, hingga akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama. Hasil itu sekaligus membuktikan bahwa kualitas seekor burung hebat tidak ditentukan oleh posisi gantangan, melainkan oleh mental, materi lagu, dan kestabilan performanya.
Wasis pun akhirnya bisa bernapas lega. Senyum sempat mengembang setelah melihat Tik Tok mampu membungkam keraguannya sendiri.

JUARA CENDET B
"Awalnya saya pikir Tik Tok nggak mau kalau ditempatkan di pinggir. Soalnya selama ini memang selalu saya pesankan nomor tengah. Alhamdulillah ternyata performanya tetap maksimal, nggak ada penurunan sama sekali," ujar Wasis.
Kemenangan ini semakin menegaskan kualitas Tik Tok sebagai salah satu amunisi andalan Skuad Tepozt. Mau digantang di tengah ataupun di pinggir, jika sedang top perform, Tik Tok tetap sanggup menunjukkan kelasnya dan membuktikan bahwa burung berkualitas akan tetap berbicara di mana pun posisinya.

Usai berpesta kemenangan lewat Tik Tok di kelas Murai Batu, Wasis dari Skuad TEPOZT rupanya belum puas. Mantan pegawai Kantor Pos itu kembali menguji peruntungan dengan menurunkan amunisi lain di kelas Cendet. Kali ini, giliran ODGJ yang dipercaya tampil membawa nama TEPOZT.
Meski datang tanpa target muluk, ODGJ mampu memberikan perlawanan yang cukup sengit. Sejak awal penilaian, penampilannya terbilang rapi dengan materi lagu yang keluar cukup stabil. Sayangnya, performa ODGJ masih belum cukup untuk membendung laju dua rival yang tampil lebih dominan. Gimo, besutan Abah Roup dari Berkah Jamur, tampil paling meyakinkan hingga sukses mengamankan podium tertinggi. Sementara Predator, gaco andalan Rafie WR Team, juga tampil impresif dan berhasil mengunci posisi runner-up.

JUARA LOVE BIRD FIGHTER A
Meski harus puas di posisi ketiga, hasil tersebut tetap disyukuri Wasis. Pasalnya, ODGJ diturunkan tanpa persiapan khusus. Tidak ada setting istimewa maupun target yang dibebankan kepada sang gaco. Berangkat sekadar mencoba peruntungan, pulangnya justru membawa pulang trofi.
"Nggak ada persiapan sama sekali, asal bawa saja. Alhamdulillah masih bisa juara tiga, itu sudah luar biasa. Hari ini saya memang cuma main dua kelas, Murai Batu sama Cendet, masing-masing satu kelas saja," ujar Wasis sambil bergegas meninggalkan arena.

JUARA LOVE BIRD P1 A
Persaingan di kelas Cendet B pun berlangsung tak kalah menarik. Berbeda dengan kelas sebelumnya, para jawara di kelas A gagal mengulang dominasinya. Komposisi podium berubah total setelah beberapa gaco lain tampil lebih menonjol.
Di sesi ini, Metrix besutan Alimin dari Restu Bunda berhasil mencuri perhatian lewat aksi yang stabil dan penuh durasi hingga sukses merebut gelar juara. Posisi kedua diamankan Beb, amunisi milik Alfion dari Bell Rusak yang juga tampil apik sepanjang penilaian. Hasil tersebut menunjukkan ketatnya persaingan di kelas Cendet, di mana setiap sesi selalu menghadirkan pemenang yang berbeda dan membuat jalannya lomba semakin seru untuk disaksikan. (juned/wawa)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: denanyar bc data juara tik tok














