FOTO 1 JUARA CUCAK HIJAU VIP

DENANYAR BC + DATA JUARA

Nyaris Hattrick, Sugriwa Bikin CEO Denanyar BC Kepincut!

Nyaris bikin hattrick di kelas Cucak Hijau, Sugriwa milik Saketo dari Megaluh sukses jadi pusat perhatian. Bukan cuma pemain pinggir lapangan yang melirik, bahkan CEO Denanyar BC pun ikut kepo soal mahar si gaco!

Punya amunisi yang stabil di jalur podium jelas bukan perkara sepele. Gaco model begini bukan cuma bikin bangga majikan, tapi juga jadi mesin panen prestasi tiap pekan. Wajar kalau soal harga, gak bisa sembarang tempel angka.

 

JUARA CUCAK HIJAU A

 

Itu juga yang jadi pertimbangan Saketo waktu Sugriwa mulai sering didekati makelar. Kejadian terbarunya di gelaran Denanyar BC, Lapangan Pasar Desa Denanyar, Jombang, Rabu 4 Maret 2026.

Turun di kelas Cucak Hijau VIP, A, dan B, Sugriwa langsung tancap gas. Hasilnya? Juara I, I, dan III! Nyaris hattrick sempurna! Aksinya di gantangan benar-benar bikin merinding. Gaya jamtrok, roll tembak nembak panjang, isian rapat dan pedas. Penonton sampai angguk-angguk puas.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Gak heran kalau banyak pemburu gaco langsung merapat. Salah satunya CEO Denanyar BC, H. Haikal Pratama. “Kira-kira kalau dilepas, dibanderol berapa, Pak?” celetuk H. Haikal setengah serius.

Saketo cuma senyum tipis. “Kalau nilai tawarnya cocok pasti saya lepas. Sudah banyak yang nawar, tapi seringnya cuma tanya harga. Habis itu hilang, hehehe,” jawabnya santai tapi penuh kode.

 

JUARA MURAI BATU A

 

Di kelas Cucak Hijau VIP yang paling bergengsi, Sugriwa sebenarnya tampil meyakinkan. Tapi jalan menuju emas harus tertahan. Takhta juara I dan II lebih dulu diamankan King milik Andre dari Sparepart Team dan Panser andalan Ikhwan dari JP Team.

Meski begitu, kalau bicara performa keseluruhan di Latber hari itu, Sugriwa tetap yang paling moncer. Dari belasan kelas yang dibuka panitia, cuma Sugriwa yang sanggup bawa pulang double winners — dua kali juara I dalam satu gelaran. Bukan kaleng-kaleng!

 

JUARA CENDET A

 

Sekarang pertanyaannya tinggal satu: Kalau mahar sudah cocok, apakah Sugriwa bakal pindah kandang? Atau Saketo masih mau terus nikmati panen prestasi? Yang jelas, Sugriwa lagi panas-panasnya. "Siapa cepat, dia dapat, lima juta pasti saya lepas," cetus Saketo.

 

KELAS CENDET MEMANAS!

Kelas Cendet benar-benar panas. Tiga nama jadi pusat perhatian: Sugali, Shiva, dan pendatang baru yang bikin kaget: Sembon.

Kalau ngomongin Sugali dan Shiva, dua nama ini jelas bukan kemarin sore. Track record-nya sudah panjang, jam terbangnya tinggi, dan prestasinya sudah tersebar di berbagai gantangan. Sugali milik Mr Ikhwan tampil konsisten membawa nama besar, sementara Shiva andalan Tatak Arif juga dikenal sebagai petarung yang gak gampang goyah.

 

 

Tapi di tengah duel dua raksasa itu, tiba-tiba muncul nama yang sebelumnya belum banyak disorot: Sembon. Gaco milik Irwan Slevensy ini langsung mencuri perhatian dengan torehan juara II di kelas Cendet A. Dikawal Ibnu dan Ade Slevensy, Sembon tampil percaya diri meski berstatus amunisi baru.

“Gaco andalan Slevensy lagi mabung berjamaah. Cendet sama murai batu lagi parkir semua. Jadi Mas Irwan lagi berburu prospek buat lapis skuad. Nah, Sembon ini salah satunya yang baru saja diboyong,” terang Ade sambil tersenyum.

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER

 

Dan pilihan itu ternyata gak salah. Di atas gantangan, Sembon terlihat nagen di satu titik. Gaya tenang tapi fokus, volume lumayan tembus, dan materi lagu variatif. Isian cukup lengkap, bikin juri beberapa kali melirik serius. Aura prospeknya kelihatan banget.

Sayangnya, masih ada PR kecil. Beberapa kali terlihat jeda yang bikin poinnya sedikit tergerus. Momentum emas pun harus lepas tipis.

 

JUARA LOVE BIRD P1 A

 

Juara I akhirnya diamankan Sugali andalan Mr Ikhwan dari JP Team yang tampil lebih stabil dan minim kesalahan. Sementara Shiva milik Tatak Arif dari Upas Legi harus puas berada di bawahnya.

Meski belum tembus puncak, kemunculan Sembon jelas jadi sinyal bahaya buat lawan-lawan berikutnya. Kalau settingan sudah makin matang dan jeda bisa ditekan, bukan gak mungkin nama ini bakal sering nongol di podium atas. (juned/cemix)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

 

 

KATA KUNCI: denanyar bc data juara sugriwa ceo denanyar bc

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp