JUARA MURIA BATU A

DENANYAR BC + DATA JUARA

MB Serdadu dan CH Arjuna Mendominasi

Serdadu di tangan Yudho makin menunjukkan kelasnya. Dua bulan lalu, gaco ini masih belum stbail. Namun setelah dipoles intens, Serdadu mulai menunjukkan dominasinya di kelas Murai Batu.

Sempat dibuat emosi, bahkan nyaris frustrasi saat mengawal performanya, Serdadu akhirnya mulai menunjukkan tajinya. Murai batu milik Yudho dari Kepatihan, Jombang ini memang punya cerita tersendiri. Dulu, kalau di rumah suaranya bukan main gacornya. Namun begitu dibawa ke arena lomba dan naik gantangan, mendadak seperti kehilangan tenaga. Bukannya tampil menggila, justru lebih sering menyimpan amunisi.

Situasi inilah yang sempat membuat Yudho harus ekstra sabar. Berbagai cara dicoba, perawatan terus dievaluasi, sampai akhirnya ketlatenan dan kesabaran mulai membuahkan hasil. Perlahan tapi pasti, karakter tempur Serdadu mulai terbentuk. Kini, bukan hanya gacor di rumah, aksinya di atas gantangan juga mulai terlihat epic!

 

JUARA MURAI BATU VIP

 

Buktinya terlihat di gelaran Denanyar BC, yang berlangsung di Lapangan Pasar Desa Denanyar, Jombang, Minggu, 8 November 2026. Turun di dua kelas sekaligus, Murai Batu A dan VIP, Serdadu langsung menjadi salah satu pusat perhatian. Bahkan, saat berlaga di kelas Murai Batu A, penampilannya nyaris sulit dicari tandingannya.

Sejak awal digantang, Serdadu langsung tancap gas. Tanpa banyak basa-basi, gaco andalan Yudho ini langsung mengobral materi lagu andalannya. Pukulan cililin yang dikombinasikan dengan suara kapas tembak terdengar silih berganti, disusul roll panjang kenari dan love bird yang mengalir tajam.

Bukan sekadar rajin bunyi, materi yang dikeluarkan Serdadu juga punya karakter tersendiri. Kombinasi suara yang komplit, durasi kerja panjang, serta intensitas serangan yang nyaris tanpa jeda membuat penampilannya terlihat begitu dominan.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Yang paling mencuri perhatian adalah durasi kerjanya. Begitu juri mulai melakukan penilaian, Serdadu langsung bekerja maksimal. Dari awal sampai akhir penilaian, nyaris tak ditemukan momen ngetem. Ibarat mesin yang sudah panas, performanya terus menyala tanpa memberi kesempatan kepada lawan untuk mengambil alih perhatian.

Menurut Yudho, kalau sudah berada di top form, karakter Serdadu bisa berubah menjadi petarung yang sangat agresif. Bahkan, gaya tarungnya kerap membuat lawan seperti kehabisan mental.

"Kalau sudah top form, seperti gaco konslet, tapi sebenarnya bukan konslet. Serdadu ini suka menyerang lawan sampai menyerah. Setelah satu lawan down, dia bisa pindah menyerang lawan lainnya sampai ikut down," ungkap Yudho.

 

JUARA CUCAK HIJAU VIP

 

Sayangnya, performa sehebat di kelas A sedikit mengalami penurunan ketika Serdadu kembali turun di kelas VIP. Bukan karena kehilangan materi atau durasi, tetapi kali ini situasi pertarungan di sekitarnya kurang memberikan tekanan berarti. Alhasil, intensitas tempurnya tidak segarang saat menghadapi lawan-lawan di kelas sebelumnya.

Meski begitu, Serdadu tetap mampu menunjukkan kualitasnya. Kendati tidak sedang berada dalam performa puncak, ia masih sanggup mengamankan posisi runner-up alias juara II. Hasil ini sekaligus menjadi bukti bahwa Serdadu mulai memiliki kestabilan performa yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Di kelas VIP, posisi puncak berhasil diamankan Morena, gaco yang diusung Bengkel Bubut dari Jasa Usaha. Penampilan Morena memang pantas mendapat apresiasi. Bukan semata mengandalkan gaya tarung yang indah, tetapi materi lagu yang dibawakan serta volume suaranya benar-benar menonjol.

 

JUARA CUCAK HIJAU A

 

Tembakan dan roll yang dikeluarkan Morena terdengar lantang, dengan kekuatan volume yang sulit diimbangi para rivalnya. Tak heran jika kali ini Morena berhasil mengungguli Serdadu dan keluar sebagai kampiun.

 

ARJUNA BIKIN LAWAN KELABAKAN

Bergeser ke kelas Cucak Hijau, persaingan juga tak kalah seru. Namun, kalau bicara soal dominasi, nama Arjuna sepertinya masih sulit dipisahkan dari podium juara.

Gaco andalan Saketo ini kembali memperlihatkan kualitasnya. Burung yang kabarnya sudah beberapa kali dilirik dan ditawar di angka Rp5 juta tersebut kembali unjuk talent di hadapan para pemain Cucak Hijau Denanyar BC.

 

 

Turun di kelas tertinggi, Cucak Hijau VIP, Arjuna langsung tampil percaya diri. Dengan materi roll panjang yang nylekit, disertai gaya full jamtrok yang begitu atraktif, Arjuna sukses mencuri perhatian sejak awal penilaian.

Kali ini, dominasi Elnino milik Raihan dari PBF yang sebelumnya berhasil moncer di kelas Cucak Hijau A harus terhenti. Arjuna tampil lebih menonjol dan berhasil mengambil alih tahta juara di kelas VIP.

Belum puas dengan satu kemenangan, Arjuna kembali turun di kelas Cucak Hijau B. Rupanya, performa gaco milik Saketo ini belum habis. Roll panjangnya kembali dikeluarkan dengan tajam, sementara gaya full jamtrok terus diperlihatkan sepanjang penilaian.

 

JUARA CENDET

 

Aksinya benar-benar sulit diabaikan. Materi keluar, gaya tarung jalan, dan durasi kerja pun terjaga. Melihat penampilannya yang begitu dominan, tim juri akhirnya kompak memberikan bendera koncer A untuk Arjuna.

Dua kali turun, dua kali pula Arjuna berhasil membuktikan kualitasnya. Hasil ini semakin mempertegas bahwa Arjuna bukan sekadar burung yang punya nama besar, tetapi memang memiliki kemampuan untuk bersaing dan mendominasi di tengah ketatnya persaingan kelas Cucak Hijau.

Saketo pun sudah menyiapkan agenda berikutnya. Pekan depan, Arjuna rencananya akan kembali diturunkan di gelaran Anniversary Gerdupapak Reborn. Tantangan tentu lebih berat, sebab sejumlah gaco papan atas dipastikan bakal ikut meramaikan persaingan.

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER

 

"Minggu depan mau saya turunkan di Anniversary Gerdupapak Reborn. Semoga masih bisa bersaing dan juara," ujar Saketo.

Dengan performa yang terus terjaga, Arjuna jelas menjadi salah satu gaco yang patut diperhitungkan. Sementara bagi Yudho, hasil Serdadu kali ini menjadi suntikan semangat tersendiri. Setelah melewati perjalanan panjang membentuk mental tempurnya, kini Serdadu mulai menunjukkan bahwa kesabaran memang tidak pernah mengkhianati hasil.

Dari yang dulunya cuma berani gacor di rumah, sekarang sudah mulai berani unjuk taring di arena. Tinggal menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin Serdadu bakal menjadi ancaman serius di persaingan berikutnya. (juned/cemix)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

JUARA LOVE BIRD PIA

 

JUARA MURAI BATU B

 

TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

 

 

 

KATA KUNCI: denanyar bc data juara mb serdadu ch arjuna

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp