
JUARA MURAI BATU A
DENANYAR BC + DATA JUARA
MB Murah Tolak Mahar Tinggi, TikTok Hebohkan Denanyar BC
Kalau memang sudah rezeki, jalannya memang sukar di nalar. Ungkapan itu rasanya pas banget menggambarkan kisah TikTok, gaco murai batu milik Tepozt dari Wong Deso SF yang mencuri perhatian di gantangan.
Siapa sangka, burung yang sekarang tampil garang itu ternyata hanya ditebus dengan mahar Rp1,6 juta saja. Bukan burung jadi, melainkan mantan gaco juara yang kondisinya sudah rusak dan dianggap habis oleh banyak orang.
Tepozt mengaku baru sekitar satu bulan lalu memboyong TikTok dari temannya. Dengan penuh kesabaran, burung itu dipoles, dipulihkan mental dan staminanya, hingga akhirnya siap kembali turun gelanggang.

JUARA MURAI BATU VIP
Momentum pembuktiannya terjadi di Denanyar BC, Lapangan Pasar Desa Denanyar, Jombang, Rabu (17/6/2026). Turun di kelas Murai Batu A dengan nomor gantangan 32, TikTok langsung tampil ganas sejak awal penilaian. Gaya sujud hiper yang khas dipadukan bongkaran lagu roll dengan pukulan-pukulan rapat membuat lawan di kanan kiri terus tertekan.
Yang paling mencolok adalah durasi kerjanya. Dari awal digantang sampai penilaian berakhir, bahkan hingga proses pengonceran, TikTok tetap ngotot mengeluarkan materi lagu tanpa kehilangan ritme. Penampilannya stabil dan bikin banyak mata melirik.
Aksi impresif itu langsung mengundang para pemburu murai batu untuk mendekat. Beberapa orang mulai bertanya soal mahar, bahkan CEO Denanyar BC, Haikal Pratama, ikut kepincut dan langsung membuka penawaran senilai Rp5 juta.
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

Namun Tepozt hanya membalas dengan senyum santai. Nominal penawaran pun terus naik hingga menyentuh angka Rp10 juta, tetapi pemilik TikTok tetap bergeming. Senyum yang sama masih menghiasi wajahnya, tanda kalau gaco andalannya belum siap pindah kandang.
"Saya belinya cuma Rp1,6 juta dari teman. Kondisinya memang rusak, tapi ini mantan burung juara. Setelah saya poles hasilnya seperti ini. Untuk sementara saya masih penasaran, jadi belum saya lepas," ungkap Tepozt.
Setelah tampil memukau di kelas A, TikTok kembali diturunkan di kelas Murai Batu VIP. Penampilannya masih cukup menonjol, namun durasi kerjanya tidak semewah sesi sebelumnya sehingga harus puas finis di posisi runner-up.

JUARA CUCAK HIJAU VIP
Pada sesi ini, gelar juara pertama berhasil diamankan Kentaro, murai batu andalan Bambang Semar dari Jombang. Menariknya, di kelas sebelumnya Kentaro harus mengakui keunggulan TikTok dan finis di posisi kedua.
Hasil di kelas VIP pun terasa seperti revans yang manis bagi Bambang. "Pembalasan yang sempurna. Di kelas A kalah, tapi di kelas VIP bisa menang. Saya puas," ujar Bambang sambil tersenyum.
Cerita TikTok menjadi bukti bahwa harga murah bukan jaminan kualitas rendah. Dengan tangan yang tepat, kesabaran, dan perawatan yang konsisten, burung yang sempat dianggap selesai justru bisa bangkit dan membuat banyak orang tergiur.

JUARA CUCAK HIJAU A
Bahkan mahar yang naik berkali-kali lipat pun belum cukup untuk membuat Tepozt melepas gaco yang kini sedang naik daun tersebut.
PODIUM TEBAGI DI CUCAK HIJAU
Di kelas Cucak Hijau, persaingan juga berlangsung panas dan seru. Sama seperti yang terjadi di kelas Murai Batu, podium juara berhasil terbagi rata sehingga tidak ada satu gaco pun yang mampu mendominasi jalannya pertandingan.
Pada kelas Cucak Hijau A, Buto Ijo milik Hanafi dari Tugu tampil begitu meyakinkan. Sejak awal penilaian, Buto Ijo mampu menjaga irama kerja dengan materi lagu yang variatif dan durasi yang stabil. Penampilannya sukses mencuri perhatian tim juri hingga akhirnya mengamankan posisi juara pertama.

Di belakangnya, Dolpino, amunisi andalan Mr. Ikhwan dari JP Team, harus puas menempati posisi runner-up setelah memberikan perlawanan sengit sepanjang penilaian. Duel keduanya menjadi salah satu tontonan yang paling menarik di sesi tersebut.
Namun atmosfer berbeda tersaji saat memasuki kelas Cucak Hijau VIP. Dominasi Buto Ijo tak mampu berlanjut, begitu pula Dolpino yang gagal mengulang performa terbaiknya. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Santri, gaco milik Andre dari Sparepart Team.
Tampil penuh percaya diri, Santri sukses menunjukkan performa stabil dengan isian lagu yang ngedur dan gaya yang atraktif. Penampilannya mampu memikat perhatian juri dan mengantarkannya berdiri di podium tertinggi.

JUARA CENDET A
Sementara itu, Cempaka, gaco yang dikawal Rikko Salma, harus mengakui keunggulan Santri dan menempati posisi kedua setelah memberikan perlawanan yang tidak kalah apik.
Hasil ini membuat persaingan di kelas Cucak Hijau semakin menarik, karena peta kekuatan terlihat merata dan setiap sesi selalu menghadirkan juara yang berbeda. Hal itu menjadi bukti bahwa persaingan di Denanyar BC semakin kompetitif dan penuh kejutan.
Menutup gelaran latihan prestasi kali ini, Haikal Pratama, CEO Denanyar BC, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meramaikan arena.

JUARA LOVE BIRD P1 A
"Terima kasih atas support dan partisipasi teman-teman semua. Jangan lupa, akhir bulan nanti Denanyar BC kembali menggelar Latpres dengan hadiah utama sepeda listrik. Siapkan gaco terbaik kalian dan ramaikan kembali Denanyar BC," ujarnya.
Dengan atmosfer persaingan yang sehat, hadiah yang menarik, serta berbagai gebrakan yang terus dihadirkan panitia, Denanyar BC semakin menjadi salah satu gantangan favorit bagi para kicaumania Jombang dan sekitarnya untuk menguji kualitas gaco andalan mereka. (juned)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: denanyar bc data juara mb murah tiktok











