JUARA MURAI BATU A

DENANYAR BC + DATA JUARA

MB Lawu dan Psikopat Siap Turun di Gito Cup 2

Murai batu Lawu yang sempat lama absen dari hingar-bingar gantangan, akhirnya kembali diturunkan. Comeback-nya pun langsung bikin geger Denanyar BC. Baru nongol lagi, performanya sudah tanpa kompromi.

Gaco bernama Lawu, murai andalan WB Irza dari Sultan Broiler yang dikawal Sueb dari Kesamben, dikenal punya gaya sujud nagen di satu titik, langsung mencuri perhatian sejak pertama digantang. Menempati nomor gantangan 31, Lawu tampil percaya diri. Dari awal hingga akhir lomba, nyaris tak ada momen ngetem. Kerjanya stabil, fokus, dan konsisten.

 

JUARA MURAI BATU VIP

 

Durasi kerjanya terbilang mewah. Isian suara burung kecil keluar silih berganti dengan rapi dan padat, bikin telinga juri benar-benar dimanjakan. Volume aman, tembakan tajam, gaya tarungnya pun enak dipandang. Tak heran jika lawan-lawannya terlihat kesulitan mengimbangi.

Salah satu yang paling jadi sorotan tentu saja Psikopat, murai milik Bos Sam dari Oxy SF. Biasanya, Psikopat dikenal sebagai langganan podium puncak dan sering bikin lawan minder sebelum lomba dimulai. Namun kali ini, ia harus mengakui keunggulan Lawu di kelas Murai Batu A.

 

 

“Di kelas ini penampilan Psikopat memang agak menurun,” aku Aris, sang pengawal Psikopat. “Isian sebenarnya tetap bongkar dan stabil, tapi durasi kerjanya kurang maksimal,” tambahnya jujur.

Meski kalah di kelas A, Aris sama sekali tak patah arang. Mental tempur tetap terjaga. Tanpa pikir panjang, ia kembali melangkah ke meja tiket dan membeli kelas Murai Batu VIP, yang notabene grade-nya lebih tinggi dan persaingannya lebih ketat.

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER P1 A

 

Dan benar saja, di kelas VIP inilah Psikopat menunjukkan kelasnya yang sesungguhnya. Sejak awal digantang, Psikopat tampil all out. Kerja rajin, mental mantap, dan kontrol emosi rapi hingga akhir lomba. Juri pun kembali dibuat tersenyum.

Isian vokalnya yang khas—bernuansa kasar, nylekit, dan tajam—keluar beruntun. Materi seperti cucak jenggot dan cililin dibongkar tanpa ragu, bikin suasana kelas VIP langsung panas. Lawan-lawan yang tadi optimis, satu per satu mulai kehilangan momentum.

 

JUARA CENDET A

 

“Ini dia Psikopat kalau lagi top perform,” ujar Aris Kembar dengan nada puas. “Kalau sudah seperti ini, jujur saja, Psikopat jarang dapat lawan sepadan,” lanjutnya.

Tak berhenti sampai di situ, Aris juga memastikan bahwa performa apik ini bukan yang terakhir. “Rencana Minggu besok, Psikopat akan saya bawa lagi ke Gito Cup 2 di Denanyar BC. Semoga tren positifnya terus berlanjut,” pungkasnya optimis.

 

 

Comeback Lawu yang langsung moncer, plus kebangkitan Psikopat di kelas VIP, membuat gelaran Denanyar BC kali ini benar-benar panas, seru, dan penuh cerita. Blantika murai batu pun kembali diingatkan: gaco lama kalau sudah siap tempur, tetap berbahaya.

 

BINTANG MENDOMINASI KELAS CENDET

Di kelas Cendet, sorotan tajam tak kalah panas. Nama Bintang, cendet andalan Angga dari Panglima SF, sukses mengikuti jejak Psikopat sebagai bintang lapangan. Dikawal langsung oleh Taul Kendang, Panglima tampil tanpa celah dan bikin lawan-lawan angkat topi.

Begitu digantang, Bintanglangsung nagen. Tak pakai pemanasan lama, gaco ini langsung mengumbar roll tembak rapat dengan tempo stabil dan durasi panjang. Dari awal hingga akhir lomba, kerja Bintang nyaris tanpa jeda. Mental tempur kuat, fokus satu titik, dan sama sekali tak terlihat kendor.

 

JUARA CUCAK HIJAU VIP

 

Hebatnya lagi, Bintang tidak terpeleset ke podium dua. Baik di kelas Cendet A maupun Cendet B, performanya konsisten dan dominan. Isian keluar rapi, volume pas, gaya tarung ngisi terus tanpa bikin juri berpaling. Lawan-lawan yang sempat mencoba mengejar, harus puas jadi penggembira.

Dua kali turun, dua kali pula menyapu bersih podium puncak. Raihan double winner juara 1 ini menjadi bukti bahwa Bintang bukan sekadar cendet ramai, tapi punya kualitas lomba di atas rata-rata. Stabilitas kerja dan mental baja jadi modal utama gaco satu ini.

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER

 

“Kondisinya lagi enak banget,” ujar Taul Kendang dengan senyum lebar. “Dari digantang sampai turun, Bintang benar-benar nurut. Roll tembaknya keluar terus dan nggak kasih ruang buat lawan,” tambahnya.

Kemenangan gemilang ini otomatis mendongkrak kepercayaan diri tim. Taul pun semakin pede untuk membawa Bintang naik level, turun di ajang yang lebih bergengsi dan sarat gengsi.

 

 

Target berikutnya sudah di depan mata. Gito Cup 2, yang akan digelar pada 25 Januari 2026 di Denanyar BC, dipastikan akan menjadi ajang pembuktian lanjutan bagi Bintang. Dengan performa yang sedang on fire seperti sekarang, Bintang digadang-gadang bakal kembali jadi ancaman serius di kelas Cendet.

Jika konsistensi ini mampu dijaga, bukan tak mungkin Bintang akan kembali menegaskan namanya sebagai salah satu cendet papan atas yang patut diperhitungkan di setiap gantangan. (juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

 

KATA KUNCI: denanyar bc data juara mb lawu psikopat gito cup 2

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp