JUARA LOVE BIRD P1 A

DENANYAR BC + DATA JUARA

MB Ganoe dan LB Vario Mendominasi

Ganoe yang tampil impresif di kelas Murai Batu, berhasil meraih double winners di Denanayar BC. Di kelas Love Bird, Vario menjadi gaco tergacor dan mendominasi podium.

Euforia Piala Mandor ke-5 yang digelar Minggu lalu ternyata belum benar-benar reda. Hanya berselang beberapa hari, Latber Denanyar BC Jombang, Rabu 19 Agustus 2026, kembali dibanjiri pemain. Lapangan yang biasanya sudah ramai, kali ini terasa makin “panas” karena banyak pemain membawa gaco debutan untuk turun sekaligus mengukur sejauh mana kesiapan amunisinya setelah menghadapi ketatnya persaingan di Piala Mandor.

Yang menarik, bukan hanya gaco-gaco lawas yang turun gelanggang. Sejumlah jago debutan mulai unjuk kualitas. Mereka datang bukan sekadar numpang gantang, tetapi benar-benar membawa misi: uji mental, cari pengalaman, sekaligus menunjukkan bahwa mereka siap masuk ke persaingan berikutnya.

Pertarungan pun berlangsung seru. Terutama di kelas Murai Batu yang dibuka hingga tiga sesi. Hampir seluruh sesi dipenuhi peserta, membuat persaingan di atas gantangan terasa makin sengit. Setiap burung punya gaya dan materi masing-masing, sementara tim juri harus bekerja ekstra untuk menentukan siapa yang paling layak mendapatkan koncer.

 

JUARA MURAI BATU VIP

 

Salah satu nama yang paling mencuri perhatian adalah Ganoe, gaco debutan yang diturunkan Pujik dari Sentoel SF. Meski berstatus debutan, penampilan Ganoe sama sekali tidak menunjukkan wajah burung yang masih “cari-cari bentuk”.

Begitu digantang, Ganoe langsung tampil percaya diri. Gaya kerja yang menawan, ditambah materi lagu yang komplit, membuat burung ini terlihat begitu menikmati pertarungan. Bukan sekadar rajin bunyi, Ganoe mampu mengeluarkan roll panjang yang kemudian disambung pukulan-pukulan keras, membuat penampilannya terasa utuh dan punya daya gedor.

Di kelas Murai Batu A, Ganoe tampil impresif dan berhasil menjadi yang terbaik. Bahkan persaingan dengan Kimchi, gaco debutan milik Bambang Semar, sempat membuat Pujik harus waspada. Posisi Kimchi yang berada di dekat Ganoe mampu memberikan tekanan cukup serius.

“Waduh, Kimchi di sebelah bikin was-was juga,” kurang lebih begitulah gambaran ketegangan Pujik saat melihat lawannya terus menunjukkan kualitas.

 

 

Namun Ganoe ternyata punya kartu yang cukup lengkap. Materi lagu yang beragam, roll yang panjang, kemudian disambung pukulan keras, membuat penampilannya lebih menonjol. Hingga akhirnya tim juri menjatuhkan koncer A mutlak untuk Ganoe.

Debutan langsung juara satu. Bukan pemanasan biasa, ini sudah kasih sinyal bahaya! Sementara Kimchi harus puas berada di posisi kedua. Meski kalah dari Ganoe, Bambang Semar justru terlihat santai dan tetap memberikan apresiasi terhadap performa gaco barunya.

“Kali ini Kimchi berhasil meraih juara dua sudah membuat saya bangga. Ini saya bidik untuk pemanasan saja, biar nggak lupa lapangan. Lihat saja bulu ekor Kimchi masih belum tuntas,” ujar Bambang Semar.

Pernyataan Bambang ini justru membuat persaingan ke depan semakin menarik. Sebab kalau kondisi Kimchi saat ini saja sudah mampu memberikan tekanan, bagaimana ketika bulu ekornya sudah tuntas dan kondisinya benar-benar matang?

 

JUARA CENDET A

 

Ganoe menang hari ini, Kimchi belum menyerah. Babak berikutnya bisa jadi ceritanya berbeda. Belum puas dengan satu kemenangan, Pujik kembali menurunkan Ganoe di kelas Murai Batu Vip. Kelas yang menjadi salah satu sesi paling elit di gelaran kali ini.

Kali ini lawannya bukan kaleng-kaleng. Ada Markabhan, gaco kawak milik Sabla dari Gak Jelas SF, yang sudah punya jam terbang dan pengalaman bertarung. Namun Ganoe ternyata belum kehilangan tenaga.

Penampilannya nyaris sama seperti saat turun di kelas Murai Batu A. Gaya tetap stabil, materi lagu tetap keluar, roll disambung pukulan keras kembali menjadi senjata utamanya. Ganoe seolah tidak peduli siapa lawan yang berada di sekelilingnya.

Hasilnya pun kembali membuat Pujik tersenyum lebar. Ganoe kembali merebut juara pertama! Dua kelas, dua kali naik podium tertinggi. Double winner langsung di penampilan debutnya!

 

JUARA CUCAK HIJAU VIP

 

Kalau melihat penampilannya hari ini, Ganoe bukan lagi sekadar burung yang sedang mencoba lapangan. Ia sudah menunjukkan tanda-tanda sebagai salah satu amunisi yang layak diperhitungkan di pertarungan berikutnya.

 

VARIO JUGA BORONG JUARA

Selain Ganoe, nama lain yang juga berhasil mencuri perhatian adalah Vario, love bird andalan Samuel 5758.

Menariknya, Vario tidak hanya mampu bermain di kelas Love Bird P1, tetapi juga berani turun di kelas Love Bird Fighter Loss Poin. Dan ternyata, kemampuan Vario memang bukan isapan jempol.

Di kelas Love Bird P1 B, Vario tampil konsisten mengumpulkan poin. Poin demi poin terus dikumpulkan hingga akhirnya menjadi yang tertinggi. Vario pun berhasil mengungguli Santa, love bird andalan Sahabat Satwa, dan berhak menduduki posisi pertama.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Belum selesai sampai di situ. Vario kembali diturunkan di kelas Love Bird Fighter Loss Poin B. Di kelas yang karakter pertarungannya berbeda ini, Vario kembali menunjukkan kelasnya.

Poin kembali mengalir deras dan Vario kembali menjadi yang tertinggi. Kali ini Suro, andalan Huda dari Kolor Sakti, harus mengakui keunggulan Vario.

Dua kelas, dua kemenangan. Double winner juga buat Vario! Ini membuktikan bahwa Vario bukan sekadar jago di satu format permainan. Mau P1, mau Fighter Loss Poin, tetap bisa diajak kerja.

 

MINGGU BESOK DENANYAR BC LIBUR

Di tengah ramainya pertarungan, ada satu pengumuman penting dari meja siar panitia. H. Haikal Pratama, CEO Denanyar BC, menyampaikan bahwa Latber Denanyar BC pada Minggu, 23 Agustus 2026, untuk sementara diliburkan.

 

JUARA MURAI BATU A

 

Bukan karena sepi atau alasan lainnya, tetapi karena lapangan Denanyar BC akan digunakan untuk Pawai Budaya Desa Denanyar.

“Untuk Latber Denanyar BC hari Minggu, 23 Agustus 2026 kami liburkan, karena lapangan dipakai untuk Pawai Budaya Desa Denanyar BC. Kami akan hadir lagi pada Rabu depan,” ujar H. Haikal Pratama.

Jadi buat para pemain yang sudah siap membawa gaco ke Denanyar pada Minggu nanti, simpan dulu amunisinya. Jangan sampai sudah mandi, sudah setel, sudah siap berangkat, ternyata baru ingat lapangannya libur. Denanyar BC akan kembali membuka pertarungan pada Rabu depan.

Dan setelah munculnya beberapa debutan dengan performa menjanjikan seperti Ganoe dan Kimchi, plus konsistensi Vario di kelas Love Bird, tentu menarik untuk melihat siapa lagi yang bakal muncul membawa jagoan baru.

Piala Mandor memang sudah lewat, tapi panasnya persaingan di Denanyar BC ternyata belum ikut libur. Hari ini Ganoe dan Vario yang bikin cerita. Minggu libur, Rabu depan… siapa lagi yang siap bikin kejutan? (wawa/juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

JUARA CENDET B

 

 

 

 

KATA KUNCI: denanyar bc data juara mb ganoe lb vario

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp