
JUARA MURAI BATU VIP 555
DENANYAR BC + DATA JUARA
Duel Panas MB Bante dan Exotic, CH Tornado Melejit
Latpres Denanyar BC edisi Rabu, 8 Juli 2026, menyuguhkan tontonan apik di kelas Murai Batu VIP. Duel panas antara Bante dan Exotic panggung pertarungan yang sukses mencuri perhatian.
Semua mata tertuju ke dua sang jawara yang berdiri berdampingan, nomor 24 dan 25. Di satu sisi ada Bante, amunisi milik Abah Duta. Tepat di sebelahnya berdiri Exotic, gaco andalan Wendi Pawiro atau yang lebih akrab disapa Yudho. Posisi bersebelahan justru membuat duel keduanya terasa makin panas. Nyaris sepanjang penilaian, keduanya saling balas serangan tanpa mau mengendur sedikit pun.
Pukulan-pukulan tajam ditembakkan silih berganti. Roll panjang mengalir indah, dibalut jeda yang rapat sehingga aksi keduanya benar-benar memanjakan telinga. Bukan hanya adu volume, tetapi juga adu kualitas materi lagu, irama, serta durasi kerja. Beberapa kali sorakan penonton pecah ketika salah satu gaco menggelontorkan isian yang membuat suasana gantangan semakin bergairah.

TORNADO JUARA CUCAK HIJAU A
Ketatnya pertarungan membuat tim juri harus bekerja ekstra keras. Nyaris tak ada celah untuk menentukan siapa yang lebih unggul karena kedua gaco tampil sama-sama ngotot hingga akhir penilaian. Setelah melalui pengamatan yang sangat detail, hasilnya pun benar-benar di luar dugaan. Bante dan Exotic sama-sama mengoleksi jumlah koncer yang identik.
Karena nilai tak mampu memisahkan keduanya, penentuan juara akhirnya harus dilakukan melalui TOS. Momen yang selalu bikin suasana menegangkan, karena kemenangan kini ditentukan oleh keberuntungan setelah kedua burung sama-sama menunjukkan performa terbaiknya.
Keberuntungan akhirnya berpihak kepada Abah Duta. Bante resmi dinobatkan sebagai juara pertama, sementara Exotic harus puas mengisi posisi runner-up.
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

Meski kalah lewat TOS, Yudho tetap menunjukkan sikap sportif. Baginya, penampilan Exotic jauh lebih penting daripada sekadar angka di papan hasil.
"Kalah lewat TOS memang sakitnya berasa banget. Tapi kalau mengingat aksi Exotic yang luar biasa hari ini, semuanya terbayar. Yang penting burung tampil maksimal dan membanggakan. Soal prestasi, kadang memang ada faktor hoki," ujar Yudho sambil tersenyum.
Duel Bante versus Exotic pun menjadi salah satu sajian paling berkesan di Latpres Denanyar BC kali ini. Pertarungan yang bukan hanya menghadirkan kualitas, tetapi juga sportivitas tinggi dari para pemilik gaco.

JUARA CUCAK HIJAU VIP
Menariknya, kemeriahan tidak hanya terjadi di kelas Murai Batu VIP. Sejak awal hingga penghujung acara, hampir seluruh kelas dipenuhi peserta. Gantangan terasa hidup dengan persaingan yang merata di setiap sesi. Banyak gaco tampil ngotot, saling berebut podium, sehingga setiap kelas menyuguhkan pertarungan yang seru dan layak disaksikan.
CH TORNADO MENGAMUK
Jika kelas Murai Batu VIP menyuguhkan duel panas Bante versus Exotic, tensi yang tak kalah seru juga tersaji di sesi pembuka Cucak Hijau A. Kelas ini menjadi ajang pembuktian para gaco hijau terbaik yang turun dengan performa maksimal sejak awal penilaian.
Sorotan utama mengarah pada Tornado, amunisi andalan Raihan dari Jombang, yang harus bersaing ketat dengan Bonus, gaco milik H. Yayan dari Kepatihan. Meski keduanya tidak berada di gantangan yang berdampingan seperti duel Bante dan Exotic, persaingan kualitas keduanya tetap begitu terasa. Hampir sepanjang penilaian, perhatian juri dan penonton silih berganti mengarah ke dua gaco tersebut.

JUARA CUCAK HIJAU B
Sejak bendera penilaian dikibarkan, Tornado langsung menunjukkan kelasnya. Gaya jamtrok yang ngedur dengan penuh percaya diri membuat penampilannya semakin enak dipandang. Sembari mempertahankan gaya tempurnya, Tornado terus membongkar materi lagu dengan roll tembak yang panjang, kasar, dan variatif. Irama yang stabil dipadukan durasi kerja yang nyaris tanpa putus menjadi nilai lebih yang sulit ditandingi lawan-lawannya.
Di sisi lain, Bonus juga bukan lawan sembarangan. Gaco andalan H. Yayan tampil ngotot dengan materi lagu yang mumpuni dan beberapa kali berhasil mencuri perhatian lewat tembakan-tembakan tajamnya. Aksi Bonus membuat persaingan di papan atas berlangsung sengit hingga akhir sesi, memaksa tim juri kembali bekerja dengan penuh konsentrasi.
Namun, konsistensi Tornado akhirnya menjadi pembeda. Durasi kerja yang lebih panjang, irama yang stabil, serta kemampuan menjaga performa dari awal hingga akhir penilaian membuat poinnya sedikit lebih unggul. Saat koncer terakhir dikibarkan, Tornado sukses mengamankan podium juara pertama, sementara Bonus harus rela berada tepat di belakangnya.

Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Tornado masih menjadi salah satu Cucak Hijau yang patut diperhitungkan di lintasan Jombang dan sekitarnya. Penampilan yang komplet, gaya yang atraktif, serta materi lagu yang mewah membuatnya layak mendapat apresiasi dari para penghobi yang hadir di Latpres Denanyar BC.
Namun cerita berbeda tersaji saat memasuki kelas Cucak Hijau VIP, kasta yang lebih bergengsi. Kali ini giliran Bonus yang tampil menggila dan sukses membalikkan keadaan. Seolah tak ingin pulang membawa rasa penasaran, amunisi andalan H. Yayan langsung tampil lebih ngotot sejak awal penilaian.
Karakter khas Bonus keluar dengan sempurna. Irama lagu mengalir rapi, tembakan-tembakan tajam terdengar berkali-kali, dipadu durasi kerja yang stabil hingga akhir sesi. Penampilannya kali ini benar-benar sulit dibendung.

JUARA CENDET B
Tornado yang sebelumnya berjaya di kelas A harus mengakui keunggulan sang rival. Hasilnya, Bonus sukses merebut podium juara pertama di kelas VIP, sekaligus membalas kekalahan yang dideritanya pada sesi sebelumnya. Rivalitas keduanya pun menjadi salah satu tontonan paling menarik di kelas Cucak Hijau pada Latpres Denanyar BC kali ini.
Sementara itu, di kelas Cendet, nama Sugali kembali menunjukkan mengapa dirinya masih layak disebut sebagai salah satu predator lintasan. Gaco milik Ikhwan dari JP Team itu kembali tampil sangar dengan performa yang nyaris tanpa cela.
Sejak awal digantang, Sugali langsung mengobral tembakan-tembakan mewah yang disambung roll rapat dengan durasi panjang. Karakter kerjanya yang agresif membuat lawan-lawannya sulit mengimbangi. Tak heran jika hampir sepanjang penilaian perhatian juri terus mengarah ke gaco yang satu ini.

JUARA LOVE BIRD P1 A
Bagi para penggemar Cendet, kemenangan Sugali sebenarnya bukan kejutan. Burung ini sudah kenyang pengalaman tampil di berbagai event akbar dan berkali-kali membuktikan kualitasnya di level atas.
Modal jam terbang tinggi, mental tarung yang matang, serta materi lagu yang komplet membuat Sugali kembali tampil sesuai ekspektasi. Hasil akhir pun seolah hanya menjadi formalitas, karena sejak awal performanya memang sudah menunjukkan aura seorang juara. (juned)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: denanyar bc data juara mb bante exotic ch tornado












