JUARA CUCAK HIJAU A

DENANYAR BC + DATA JUARA

CH The Rock Tolak Mahar 15 Juta

The Rock andalan bastyan Jr di kelas Cucak Hijau memang gak ada obat. Prestasinya menumpuk dan gak sedikit pemain yang menawarkan mahar fantastis.

Kalau ngomongin Cucak Hijau yang punya paket komplit, nama The Rock andalan Bastyan Jr dari Surabaya memang layak masuk daftar. Gaco satu ini bukan sekadar modal gaya. Prestasinya sudah menumpuk, dan setiap kali turun ke gantangan, The Rock hampir selalu bikin penonton maupun sesama pemain melirik.

Yang bikin makin menarik, The Rock merupakan tipe Cucak Hijau full jamtrok. Begitu sudah menemukan irama permainan, aksinya langsung keluar. Jambul dan gayanya aktif, ditambah materi lagu yang mewah, roll panjang sambung pukulan, membuat penampilannya terasa utuh dari awal sampai akhir.

Bukan cuma enak dilihat, kualitas materi lagunya juga menjadi salah satu senjata utama. The Rock mampu mengeluarkan tembakan yang panjang dan sambung-menyambung, sehingga saat sedang panas, rasanya seperti tidak kasih jeda buat lawan bernapas. 

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Makanya tidak heran kalau tiap kali diturunkan, The Rock selalu punya kans besar untuk masuk podium. Bahkan menurut Ricko, yang dipercaya merawat dan mengawal The Rock, gaco ini belum pernah gagal naik podium setiap kali tampil.

Terbaru, Rabu 26 Agustus 2026, The Rock kembali turun di arena Denanyar BC. Bermain di kelas Cucak Hijau A, penampilannya kembali bikin puas sang pemilik. Materi lagu mewah keluar, roll panjang sambung pukulan terus mengalir, sementara gaya full jamtroknya membuat aksinya semakin mencolok.

Hasilnya pun tidak perlu diperdebatkan. Koncer A mutlak berhasil dibawa pulang. “Setiap kali tampil belum pernah zonk. Aksinya mewah dan sudah banyak yang melamar. Penawaran tertinggi di angka 15 juta oleh Mas Andik Wates,” ujar Ricko.

Nah, angka Rp15 juta ternyata belum cukup untuk membuat The Rock berpindah tangan. Bukan karena tidak menghargai penawaran, tetapi menurut Ricko, banderol tersebut masih belum sebanding dengan kualitas dan mahar yang harus dikeluarkan ketika mendapatkan gaco istimewa ini. “Ini gaco mewah dan belinya sudah mahal, jadi saat ada penawaran 15 juta masih belum dilepas,” imbuhnya.

 

JUARA CUCAK HIJAU VIP

 

Memang, kalau melihat sepak terjangnya, The Rock bukan tipe burung yang gampang diberi label harga. Materi ada, gaya ada, prestasi ada, dan yang paling penting konsisten saat turun lomba. Paket seperti inilah yang biasanya bikin pemain lain mulai penasaran, kemudian bertanya, “Masih dijual nggak?”

Untuk sementara, jawabannya masih belum. Bastyan Jr tampaknya masih ingin menikmati aksi The Rock di lapangan. Selama performanya terus stabil dan podium masih menjadi langganan, The Rock tetap menjadi salah satu kartu truf yang siap bikin kelas Cucak Hijau semakin panas.

The Rock memang bukan sekadar full jamtrok… sekali tampil, bikin penonton jatuh hati. Sekali dengar roll panjangnya, yang awalnya cuma lihat-lihat bisa berubah jadi ikut kepikiran buat melamar!

 

CH EXCEL NYARIS HATTRICK

Kalau The Rock tampil sekali langsung bikin banyak mata terpana, aksi yang lebih heboh justru datang dari Excel, Cucak Hijau andalan Surya Isoma yang dikawal bendera Mama SF. Turun tiga sesi sekaligus di gelaran Denanyar BC, Rabu, 26 Agustus 2026, Excel nyaris saja menyapu bersih semua podium puncak alias hattrick juara I!

 

JUARA KELAS CUCAK HIJAU B

 

Di sesi pembuka, Excel memang belum langsung tancap gas. Bertarung di kelas Cucak Hijau A, performanya masih belum sepenuhnya menemukan top form. Meski begitu, kualitasnya tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Excel masih mampu mengamankan posisi runner up alias juara II.

Namun, jangan salah, rupanya itu hanya pemanasan! Masuk sesi kedua, Excel mulai menunjukkan taringnya. Materi demi materi mulai keluar lebih maksimal, kerja makin rapat, dan performanya pun semakin panas. Hasilnya, di kelas Cucak Hijau VIP, gaco andalan Mama SF ini langsung ngebut membabat podium puncak dan meraih juara I.

Belum puas sampai di situ, Excel kembali diturunkan di sesi ketiga, kelas Cucak Hijau B. Bukannya mengendur setelah bermain dua kali, justru performanya semakin jadi. Mesin Excel seolah sudah benar-benar panas. Aksinya makin ngotot dan kembali sukses mengunci koncer juara I.

Alhasil, dari tiga kali tampil, Excel membawa pulang raihan juara II, juara I, dan juara I. Nyaris hattrick sempurna! “Lakon menang belakangan. Di awal memang kurang top form, tapi di kelas kedua dan ketiga sudah panas, langsung ngebut dan berhasil meraih juara satu,” ungkap Habiburohim, yang dipercaya untuk meng-handle Excel.

 

 

Raihan ini sekaligus menunjukkan karakter Excel yang punya stamina dan mental tempur. Meski di sesi awal belum tampil segarang biasanya, gaco ini tidak kehilangan arah. Justru semakin lama digantang, performanya semakin meningkat. Ibarat mesin balap, awalnya baru manasin mesin, begitu sudah panas langsung gas pol!

Kombinasi The Rock yang tampil mutlak di Cucak Hijau A dan Excel yang nyaris hattrick membuat persaingan Cucak Hijau di Denanyar BC kali ini benar-benar seru. Satu tampil mewah dengan materi lagu dan aksi full jamtrok, satunya lagi punya daya gedor luar biasa dengan performa yang makin panas di setiap sesi.

Kalau begini ceritanya, kelas Cucak Hijau Denanyar BC bukan cuma ramai peserta, tapi juga penuh gaco-gaco kualitas. Yang datang cuma mau nonton, bisa-bisa pulang sambil garuk kepala karena bingung: ini mau pilih jagoan yang mana!

 

MB ALIGATOR SUJUD BONGKAR ISIAN

Kalau di kelas Cucak Hijau ada The Rock dan Excel yang bikin persaingan panas, di kelas Murai Batu giliran Aligator milik Yayang yang mampu mengambil panggung. Gaco andalan Kepatihan SF ini benar-benar menunjukkan kelasnya saat turun di sesi VIP.

 

ALIGATOR JUARA MURAI BATU VIP

 

Menempati nomor gantangan 39, Aligator seperti datang dengan misi balas dendam. Di kelas sebelumnya, penampilannya memang belum keluar maksimal. Bahkan, menurut Yayan dari Kepatihan SF, Aligator sempat bermain kurang tenang dan cenderung nakal, sehingga performanya belum bisa keluar sesuai harapan.

Namun begitu masuk kelas Murai Batu VIP, ceritanya langsung berubah total! Aligator ngegas sejak awal penilaian. Begitu menemukan settingan dan irama permainan yang pas, gaco ini langsung menunjukkan aksi terbaiknya. Gayanya sujud, kepala menunduk sambil terus mengobral materi, membuat penampilannya terlihat makin edan.

Lagu-lagu roll dilontarkan dengan rapat, kemudian disambung pukulan demi pukulan yang terus keluar. Bukan cuma satu-dua kali, Aligator benar-benar bongkar isi gudang materi. Salah satu yang paling mencolok adalah suara cililin yang ditembakkan di tengah aksinya, membuat performanya semakin komplet.

Juri pun dibuat tidak ragu. Enam bendera koncer A mutlak akhirnya mengarah ke nomor 39. Aligator sah menjadi yang terbaik di kelas Murai Batu VIP! “Di kelas pertama tadi kurang maksimal dan cenderung nakal, dan di kelas VIP ini baru top form. Sujud bongkar suara cililin dan obral materi lengkap,” kata Yayan dari Kepatihan SF.

 

JUARA LOVE BIRD P1 A

 

Kemenangan ini seakan menjadi jawaban setelah penampilan di sesi awal yang belum sesuai ekspektasi. Aligator membuktikan kalau sekali sudah menemukan top form, jangan coba-coba kasih celah!

Dari awalnya sempat bikin deg-degan karena kurang maksimal, begitu masuk sesi VIP langsung berubah menjadi mesin tempur. Sujud jalan, roll mengalir, pukulan keluar, cililin dibongkar, materi diobral habis-habisan.

Nomor 39 pun benar-benar jadi nomor keramat sore itu. Aligator bukan cuma tampil, tapi datang untuk mengambil alih panggung! Dengan aksi seperti ini, Yayang dan Kepatihan SF tentu bisa tersenyum puas. Meski sempat “nakal” di kelas pembuka, Aligator akhirnya menutup penampilannya dengan cara yang paling manis: top form dan koncer A mutlak. (juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

 

 

KATA KUNCI: denanyar bc data juara ch the rock

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp