
JUARA CUCAK HIJAU A
DENANYAR BC + DATA JUARA
CH Satria Muda Tolak Mahar Mahal
Sejak ada kelas Cucak Hijau berhadiah mobil di Prasasti Malang, banderol Cucak Hijau di berbagai daerah langsung meroket. Pun di Denanyar BC, jarang ada pemain Cucak Hijau yang melepas murah gaco debutannya.
AWN Tulus dari Ningrat ini emang tipe pemain yang gak gampang kegoda cuan instan. Buktinya, gaco cucak hijau andalannya, Satria Muda alias SM, udah berkali-kali dilirik orang dengan tawaran lima juta, tapi tetap aja gak goyah. Santai tapi pasti, SM masih setia di tangan Tulus.

JUARA CUCAK HIJAU VIP
“Udah ada beberapa yang nawar lima juta, tapi masih saya tahan. Sekarang susah cari cucak hijau bagus yang harganya masih masuk akal. Kalau SM saya lepas segitu, takutnya malah gak punya amunisi lagi,” ujar Tulus sambil senyum tipis pas ditanya soal banderol sama CEO Denanyar BC, Haikal Pratama.
Di gelaran Denanyar BC yang digelar di Lapangan Pasar Desa Denanyar, Jombang, Rabu 6 Mei 2026, SM turun full team—main di kelas Cucak Hijau A, VIP, dan B. Dari tiga kali tempur, hasilnya gak main-main: juara I di kelas VIP dan juara III di kelas B. Konsisten, meski belum full sapu bersih.
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

Padahal di kelas A, sebenernya SM udah di jalur kemenangan. Penampilannya udah masuk radar juara, gaya dapet, lagu keluar, durasi juga oke. Tapi ya namanya lomba, drama selalu ada. Tinggal 30 detik sebelum gantangan ditutup, SM bikin kesalahan fatal—kena dis karena ciak ekor. Buyar sudah harapan naik podium satu.
“Aduh, padahal dikit lagi. Ya gimana lagi, rejeki gak ke mana. Kalau belum jatah ya tidak akan sampai,” keluh Tulus sambil tetap setia ngawalin SM. Aura santainya tetap dapet, khas pemain yang udah kenyang pengalaman.

JUARA MURAI BATU A
Di kelas Cucak Hijau A sendiri, panggung utama akhirnya jadi milik Sapurata, gaco besutan H. Awiem dari Jangakr Merah Team. Dari awal digantang, Sapurata langsung gaspol, bongkar lagu roll panjang tanpa banyak basa-basi. Meski sempat ada jeda, tapi overall performanya tetap solid dan layak naik podium satu. Legenda, andalan Athoillah dari RCS, harus puas di posisi runner-up.
Geser ke kelas Murai Batu, suasana makin panas. Duel yang paling nyita perhatian jelas pertarungan antara Dragon vs Simajiro. Dua gaco papan atas ini ketemu langsung, head to head, tanpa jarak—Dragon di nomor 25, Simajiro nempel di nomor 18. Tegang dari awal sampai akhir.

JUARA MURAI BATU VIP
Di kelas A, Dragon milik Gaplo tampil beringas. Gaya sujud hyper-nya keluar full, dibarengin dengan materi roll tembak yang nancep. Simajiro sebenarnya ngelawan, tapi belum cukup buat ngebendung performa Dragon. Hasilnya sesuai prediksi—Dragon juara I, Simajiro harus rela di posisi dua.
Tapi cerita berubah di kelas VIP. Masih di posisi yang sama, masih adu mental dan kualitas. Kali ini, Simajiro milik Mr STK tampil lebih “niat”. Dari awal sampai akhir, performanya stabil, materi keluar rapi, dan power-nya dapet banget. Sementara Dragon, meski masih nunjukin gaya sujud khasnya, performanya sedikit kurang greget dibanding kelas sebelumnya.
Akhirnya, juri pun gak ragu. Koncer A mutlak buat Simajiro. Sementara koncer B jatuh ke Sangkur milik Mr Ikhwan di nomor 54 yang juga tampil solid. Dragon? Harus legowo turun di podium tiga. (juned)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI


JUARA CENDET A

JUARA LOVE BIRD P1 A


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: denanyar bc data juara ch satria muda











