JUARA CUCAK HIJAU VIP

DENANYAR BC + DATA JUARA

CH Jaka Tarub dan Arjuna Mendominasi

Cucak Hijau Jaka Tarub milik Dr Deo Sanjaya dan Arjuna milik Saketo yang baru tuntas mabung bertemu di Denanyar BC. Sama-sama jamtrok dan punya materi dahsyat, siapa yang menang?

Gantangan Denanyar BC yang berlokasi di Pasar Desa Denanyar, Jombang, kembali menjadi panggung seru bagi para jagoan lapangan. Salah satu duel yang paling menarik perhatian terjadi di kelas Cucak Hijau, ketika dua gaco berkarakter jamtrok, Jaka Tarub dan Arjuna, harus beradu kualitas dalam tiga kelas sekaligus.

 

JUARA CUCAK HIJAU A

 

Bukan sekadar modal gaya jamtrok. Keduanya sama-sama memiliki materi vokal dahsyat, lagu roll pukul panjang, jeda rapat, volume mumpuni, serta durasi kerja yang mewah. Dari tiga kali pertemuan di kelas Cucak Hijau A, VIP, dan B, keduanya sama-sama berhasil mengamankan podium juara I. Namun, kalau bicara konsistensi, ada satu nama yang akhirnya terlihat lebih dominan.

 

ARJUNA LANGSUNG MENGGEBRAK

Di kelas pembuka Cucak Hijau A, Arjuna yang menjadi andalan Saketo dari Megaluh langsung menunjukkan tajinya. Begitu penilaian dimulai, karakter jamtroknya keluar dengan maksimal. Posisi anteng, gaya ngejambul, kemudian bongkar isian dengan materi yang keluar silih berganti.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Yang paling mencuri perhatian adalah roll pukul panjangnya. Materi tersebut disebut masih seperti saat sebelum mabung, dan kali ini kembali dipamerkan dengan sangat meyakinkan.

Kerjanya dari awal hingga akhir terlihat stabil. Tak heran kalau pilihan juri akhirnya mengarah kepada Arjuna untuk mengamankan juara I Cucak Hijau A.

 

JUARA CUCAK HIJAU B

 

Perlawanan tetap datang. Mantri milik Rafli dari Britama dan Buto andalan H. Yoel Anugrah menjadi dua rival yang harus dilewati Arjuna untuk bisa berdiri di podium teratas.

Arjuna pun sukses membuka pertarungan dengan kemenangan. Namun, cerita berubah ketika memasuki Cucak Hijau VIP, yang menjadi salah satu partai paling bergengsi di gelaran Denanyar BC, Minggu, 20 September 2026.

 

JUARA MURAI BATU VIP

 

Kali ini giliran Jaka Tarub milik Dr. Deo Sanjaya yang unjuk kualitas. Gaco yang dirawat Rofiq ini memang bukan jagoan kemarin sore. Karakter jamtroknya kuat, materi vokalnya mewah, ditambah volume keras yang mampu membuat lagunya terdengar jelas di antara persaingan gaco-gaco lainnya.

Begitu turun, Jaka Tarub langsung tancap gas. Kerjanya terlihat stabil, bongkar materi, roll pukul rapat, dengan durasi yang tidak malu-malu. Alhasil, podium juara I Cucak Hijau VIP berhasil diamankan.

 

 

Menariknya, cerita di balik Jaka Tarub juga cukup unik. “Jaka Tarub ini belinya dari pasar dan sangat murah. Tapi karena kualitasnya bagus dan belum pernah gagal bawa tropi, banyak lamaran yang datang ditolak Dr. Deo,” ujar Rofiq, sang joki sekaligus perawat Jaka Tarub.

Jadi, jangan heran kalau mahar bukan lagi menjadi perkara sederhana ketika membicarakan gaco satu ini. Murah saat mendapatkan, mahal ketika mempertahankan.

 

JUARA MURAI BATU A

 

 

JAKA TARUB MENDOMINASI

Kalau kemenangan di kelas VIP masih dianggap kebetulan, Jaka Tarub langsung memberikan jawabannya di Cucak Hijau B.

Penampilannya kembali terlihat apik dan stabil. Dari awal penilaian sampai bendera akhir, performanya tetap terjaga. Tidak terlihat seperti gaco yang mulai kehabisan bensin setelah turun di kelas sebelumnya.

 

JUARA CENDET A

 

Kerja konsisten, materi vokal tetap keluar, gaya jamtrok masih menjadi senjata utama. Juara I kembali menjadi milik Jaka Tarub. Di kelas ini, rival berat yang harus dihadapi adalah Rontek milik Ongki Denanyar. Namun, Jaka Tarub lagi-lagi berhasil mengunci podium teratas.

Dengan demikian, dari tiga kelas, Arjuna berhasil mencuri satu kemenangan, sementara Jaka Tarub memborong dua kemenangan. Duel keduanya pun menjadi salah satu sajian menarik di kelas Cucak Hijau Denanyar BC kali ini.

 

 

 

CAKRABHIRAWA NYARIS IKUT BORONG PODIUM

Cerita menarik juga terjadi di kelas Murai Batu. Gaco milik H. Hanif, Cakrabhirawa, nyaris mengikuti jejak Jaka Tarub. Turun tiga kali, Cakrabhirawa tampil konsisten dengan hasil juara I di kelas Murai Batu VIP dan dua kali harus puas menempati juara II di kelas Murai Batu A dan B.

Di kelas Murai Batu A, Cakrabhirawa harus mengakui kehebatan Raja Ompreng, debutan milik Kaji BR dari WR. Raja Ompreng tampil stabil sejak awal penilaian. Materinya terus mengalir dan performanya tidak terlihat kendor sampai akhir. Dengan performa seperti itu, rasanya memang pantas kalau podium puncak akhirnya jatuh ke tangan debutan satu ini.

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER A

 

Sementara di Murai Batu B, giliran BJ Mambo milik Pigan dari Mojo yang membuat persaingan semakin panas. Olah vokal BJ Mambo benar-benar tidak bisa dipandang sebelah mata. Materi yang dibawakan mampu membuat persaingan menjadi ketat, hingga akhirnya gaco milik Pigan tersebut sukses mengungguli Cakrabhirawa dan mengamankan juara I.

Dari duel Cucak Hijau hingga Murai Batu, Denanyar BC kembali membuktikan bahwa lapangan Pasar Desa Denanyar bukan cuma tempat adu sangkar, tapi juga tempat para gaco hebat saling menguji kualitas.

 

JUARA LOVE BIRD P1 A

 

Dan untuk duel Jaka Tarub vs Arjuna, kali ini Jaka Tarub boleh tersenyum lebih lebar. Satu kemenangan untuk Arjuna, dua kemenangan untuk Jaka Tarub. Tapi yang jelas, keduanya sama-sama tampil sebagai jagoan dengan karakter dan kualitas yang bikin kelas Cucak Hijau makin sedap ditonton. (cemix/juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

 

 

KATA KUNCI: denanyar bc data juara ch jaka tarub arjuna

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp