
SELURUH PANITIA LESTARI ALAM BC
DATA JUARA ANNIVERSARY LESTARI ALAM KE-9 FEAT PANGLONG STADIUM
9 Tahun Menjaga Tradisi, Menjadi Saksi Lahirnya Jawara Baru
Aroma persaingan sengit yang dibalut semangat silaturahmi begitu terasa dalam gelaran spektakuler 9th Anniversary Lestari Alam Bird Club (BC), Minggu, 5 Juli 2026. Kompetisi yang digelar dalam rangka merayakan hari jadi ke-9 ini sukses menyedot perhatian ratusan kicau mania dari berbagai daerah. Lapangan kompetisi menjadi saksi bagaimana burung-burung terbaik beradu mental, materi lagu, dan durasi kerja demi gengsi kasta tertinggi.
Sejak pagi, riuh suara masteran dan persaingan di pedok para pemain sudah begitu terasa. Selama sembilan tahun berdiri, Lestari Alam BC membuktikan diri bukan sekadar Event Organizer (EO) lokal, melainkan wadah yang konsisten melahirkan gacoan-gacoan nasional dengan sistem penjurian yang semakin matang dan transparan di bawah pengawalan tim juri Panglong Stadium.
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

Sesi yang paling dinantikan tentu saja kelas Murai Batu Anniversary. Tiket yang ludes terjual sejak beberapa pekan sebelumnya menyajikan duel bergengsi di atas gantangan.
Sejak Koordinator Lapangan (Korlap) memberikan aba-aba dimulainya penilaian, seluruh burung peserta langsung tancap gas. Di salah satu gantangan pinggir, seekor gaco berbulu rapi tampil memukau dengan mengobral materi lagu mewah, mulai dari tembakan cililin yang tajam, sambung jenggot, hingga kenari yang dibawakan dengan volume tembus hingga ke luar pagar pembatas. Durasi kerja yang panjang serta kondisi fisik yang prima menjadi pembeda utama di kelas bergengsi ini. Juri pun dipaksa bekerja ekstra karena kualitas burung yang tampil rata-rata berada di atas standar.

CREW DAN JURI PANLONG STADIUM
Pada akhirnya, koncer A mutlak jatuh kepada Sadewa, amunisi andalan P. Wo Gunung Pandan, yang tampil paling stabil dari awal hingga akhir penilaian. Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai ancaman baru di kelas ekor panjang.
Tak kalah panas, kelas Cucak Hijau juga menghadirkan drama tersendiri. Aksi ngentrok massal disertai jambul yang berdiri tegak membuat ribuan pasang mata enggan berkedip. Di kelas ini, Kuntowijoyo, andalan Mr. Zen Rizal dari Cempaka SF, tampil tak terbendung. Kestabilan membawakan materi lagu dengan gaya hyper mengantarkannya meraih kemenangan meyakinkan.

JUARA SATU TIKET UTAMA LESTARI ALAM
Sementara itu, di kelas Kacer, aura persaingan tak kalah kental. Jet Darat, gaco andalan Mr. Dian Lestari dari Antasari BC, tampil memikat dengan speed rapat, gaya buka ekor (ngobra) yang atraktif, serta materi lagu yang tajam. Penampilannya sukses meningkatkan tensi persaingan di pinggir lapangan. Sejumlah gaco legendaris pun harus rela berbagi gelar dengan pendatang baru yang tampil tanpa beban.
Ketua Pelaksana Lestari Alam BC menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh komunitas kicau mania yang telah hadir serta menjaga kondusivitas jalannya lomba dengan tetap menjunjung tinggi komitmen nonteriak.

"Sembilan tahun bukanlah waktu yang singkat. Kami jatuh bangun menjaga kepercayaan teman-teman. Terima kasih atas loyalitasnya. Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi sistem penjurian agar semakin fair play dan dapat dipercaya," ujar Mr. Joel, Ketua Pelaksana Lestari Alam BC.
Selamat ulang tahun ke-9 untuk Lestari Alam BC. Teruslah menjadi barometer perlombaan burung berkicau yang sehat, jujur, profesional, dan lestari bagi dunia perburungan Indonesia. Sampai jumpa pada gelaran satu dekade Lestari Alam BC tahun depan.
(ANGGA)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

JUARA DUA TIKET UTAMA LESTARI ALAM

JUARA TIGA TIKET UTAMA LESTARI ALAM


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: data juara anniversary lestari alam ke 9 panglong stadium














