JACK KINGSROAD DAN REKAN-REKAN. KITA KUMPUL KEMBALI DI OXIBIRD CUP 3


DANGKEL CUP 1 SRAGEN: Parikesit Jadi Buruan Kolektor, Putra Papua dan The Rock Comeback di Jalur Juara

Murai batu Parikesit tampil trengginas saat memboyong juara kelas utama di gelaran Dangkel Cup 1 Sragen, Minggu (7/3). Adapun murai batu Putra Papua dan kacer The Rock semakin siap untuk turun di gelaran Oxibird Cup 3 Sragen, 4 April mendatang.

Even yang dikomandoi oleh Jack Kingsroad bersama EO Garuda Indonesia sukses menarik animo kicaumania Solo Raya dan sekitar untuk hadir di Gantangan Garuda Indonesia, Masaran, Sragen. Meski lokasinya di pinggiran, tetapi peserta yang hadir terutama di kelas ocehan terbilang membludak, bahkan banyak peserta mengaku tidak kebagian tiket saat memesan jauh-jauh hari.

 

 

MUL EPEK (KAOS HITAM). MB PARIKESIT JADI BURUAN, STABIL DI JALUR JUARA

 

Salah satu bintang lapangan yang akhir-akhir ini memang sedang naik daun di Sragen adalah murai batu Parikesit. Burung milik Mul Epek yang baru menginjak umur 10 bulan ini tampil sangat stabil di jalur juara. Dalam 4 bulan terakhir Parikesit meraih rekor juara 1 sebanyak 12 kali dan sekali runner up. Burung yang mempunyai karakteristik aktif ganti lagu saat nampil ini membawakan beberapa isian lagu dominan seperti cucak jenggot, gereja, gemak, colibirian dan siri-siri.

Saat berlaga di Dangkel Cup 1, Parikesit menorehkan juara 1 saat tampil di kelas utama Murai Batu Oxivoice dan runner up di kelas Murai Batu Hana Cargo. Tidak heran karena kestabilan burung muda ini banyak kolektor yang terus memantau dan berusaha meminangnya, angka 50 juta belum membuat Mul Epek tergeming untuk melepas Parikesit.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

“Parikesit memang burung muda. Masih ingin memantau perkembangannya mumpung di Sragen. Ke depan akan ada beberapa lomba bergengsi. Rencananya sebelum tampil di Oxibird Cup 3 mau dipanasin dulu di Laga Amal bersama BnR Sragen pekan depan,” ujar Mul Epek yang berencana menurunkan kembali Parikesit pekan depan di SMA PGRI Sragen, Minggu (14/3).

Selain Parikesit, kelas murai batu yang keseluruhan kelasnya full peserta dan diikuti oleh beberapa burung papan atas kembali memunculkan amunisi-amunisi lawas yang kembali bersinar di jalur juara. Diantaranya yang kembali di jalur juara ada murai batu Putra Papua milik Supri PB Aqila yang berhasil mencuri gelar juara di kelas Murai Batu Raja Pion.

 

SUPRI PB AQILA. MB PUTRA PAPUA COMEBACK DIJALUR JUARA

 

Putra Papua burung asal dari Manokwari yang dikirim ke Solo ini prestasinya di pulau Jawa terbilang mentereng. Beberapa gelar prestius pernah diraihnya, terakhir memasuki masa pandemi dan memasuki lomba new normal Putra Papua terus menunjukkan prestasi yang cemerlang dan beberapa kali meraih juara seperti saat berlaga di even IKM Gemolong, Singoprono dan juga di RSC Simo Boyolali.

“Putra Papua memang jarang turun lomba karena kesibukan pekerjaan harian. Bila ada waktu untuk menyalurkan hobi menggantang penampilan Putra Papua tidak pernah mengecewakan dan selalu mau tampil. Hari ini di gelaran Dangkel Cup 1 yang diikuti burung-burung mewahpun tidak bikin mentalnya kendor, bahkan bisa menang di kelas Murai Batu Raja Pion. Rencana kalau tidak ada halangan mau ikut meramaikan Laga Amal bersama BnR Sragen pekan depan dan juga gelaran Oxibird Cup 3,” tutur Sukro sang mekanik Putra Papua.

 

MR DWI MOGOL LURAH SF. MB JODRONO MAKIN STABIL, SIAP MENJADI ANCAMAN

 

Burung lawas yang kembali onfire juga kembali disematkan kepada murai batu Anoman, amunisi lawas Yudi Toro Kidul BF ini prestasinya memang tidak diragukan lagi di Sragen. Walaupun bolak balik masuk kandang breeding saat turun lomba selalu meraih prestasi yang membanggakan seperti kali ini di Dangkel Cup 1 berhasil meraih juara 1 di kelas Murai Batu Hana Cargo.

Pak Dwi Lurah cukup puas dengan penampilan amunisi andalan murai batu Jodrono, walapun hanya meraih juara ke 3 penampilan Jodrono terbilang mewah saat turun di sesi ke tiga kelas Murai Batu Saklar Syariah. Burung yang selalu digeber lomba setiap Minggunya ini terus menunjukkan kestabilannya baik performa dan kualitas termasuk di atas rata-rata.

“Belum beruntung saja, hari ini Jodrono baru mau nampil di sesi ke 3 tapi penampilannya cukup memuaskan setelah beberapa pekan juga selalu stabil dan bisa meraih juara,” ujar Brindil yang dipercaya untuk mengawal Jodrono.

 

BINTANG DONI PARAMEX. KACER THE ROCK REBUT DOUBLE WINNER

 

The Rock, kacer besutan Bintang Dony Paramex pantas dinobatkan menjadi bintang lapangan setelah berhasil meraih kemenangan ganda. The Rock mampu tampil maksimal dan berhasil menjuarai kelas Kacer Raja Pion dan juga kelas Kacer Saklar Syariah. Materi komplit di dukung gaya eksotis saat tampil membuat The Rock selalu menjadi pusat perhatian penonton di pinggir lapangan.

Kelas Kacer Hana Cargo menempatkan Raden Mas di podium juara pertama, burung milik Hanan Purnomo Bhayangkara BC ini tampil apik saat turun di sesi pertama kacer. Raden Mas hanya turun satu kali saja, kondisi cuaca yang semakin mendung dan berlanjut dengan turunnya hujan membuat Purnomo memilih pulang bersama putrinya yang turut menemaninya berlomba.

 

KAPER. KACER GHARUD MUDA BAWA BENDERA DUTA PUTRA JAKA TINGKIR

 

Kaper Perka bersama amunisi andalan Gharud Muda cukup puas dengan torehan runner up di kelas Kacer Saklar Syariah. Kinerja Gharud Muda memang sedang tidak maksimal dan  tidak membuat Kaper pusing karena niatnya memang untuk sekedar pemanasan persiapan even Oxibird Cup 3 sembari membawa bendera duta gelaran Putro Joko Tingkir.

“Pemanasan untuk Laga Amal pekan depan dan juga mematangkan persiapan ke Oxibird Cup 3,” jelas Kaper kepada Burungnews.

 

PURNOMO BHAYANGKARA BC. RADEN MAS JAWARA KACER HANA CARGO

 

Kelas Cucak Hijau juga ramai dihadiri peserta. Di kelas Cucak Hijau menampilkan beberapa jawara asli Sragen seperti Hulk milik Ryb Masaran yang menjuarai kelas Oxivoice. Perompak milik Bagas GM SF Karanganyar menempati podium juara di kelas Hana Cargo, sementara itu di Lindu Aji milik Bayem Merah menduduki podium juara di kelas Raja Pion.

Yudhi Menyan kier master cucak hijau turut hadir meramaikan gelaran Dangkel Cup 1, beberapa amunisi anyarnya belum mau tampil maksimal. Walaupun tidak meraih juara pertama Yudhi puas dengan animo jamtrok mania Sragen dan Solo Raya yang meramaikan gelaran dan berencana kembali menghijaukan lapangan SMA PGRI Sragen pada even Oxibird Cup 3 yang akan di helat 4 April 2021.

 

 

Kelas kenari juga ramai dihadiri peserta. Estu Solo bersama rekan-rekan Mbedot SF kembali menorehkan juara pertama yang diraih oleh amunisi andalan RG di kelas Kenari STD Bebas Raja Pion. Estu dan rekan-rekan Mbedot SF kembali memberi sinyal untuk meramaikan gelaran Laga Amal bersama BnR Sragen dan juga gelaran Oxibird Cup 3 awal bulan April mendatang.

Kenari V6 milik Kelang Uwais Khala Jr setelah beberapa pekan mengoleksi gelar juara pertama kembali meneruskan prestasinya saat menjuarai kelas Kenari STD Bebas Hana Cargo. Sementara itu beberapa amunisi milik Al Fathan Canary juga tidak kalah dalam menunjukkan kualitasnya setelah Cukimay berhasil menjuarai kelas Kenari STD Bebas Berkah Buah dan Gajah Mada yang berhasil menjadi juara di kelas Kenari Komunitas.

 

ESTU DKK MBEDOT SF. RG JAWARA KENARI STD RAJA PION

 

Secara keseluruhan lomba berjalan dengan lancar dan kondusif, walaupun di pertengahan sesi sampai akhir lomba turun hujan, animo peserta tetap tinggi untuk mengikutinya sampai akhir perlombaan. Dangkel Cup 1 Sragen sukses menyajikan lomba tanpa teriak, para juripun bisa bekerja dengan maksimal yang membuat penjurian berjalan dengan baik dan tanpa protes dari peserta.

Hadirnya Jhonny Oxibird dan rekan-rekan turut mensosialisasi gelaran bergensi Oxibird Cup 3 yang akan dihelat 4 April 2021 di gantangan SMA PGRI bersama BnR Sragen. Tiket utama Rp 1 juta untuk kelas Murai Batu 20 G menjadi yang pertama kali dilombakan di Sragen. Gaung Oxibird Cup 3 telah menarik perhatian kicaumania blok tengah pada khususnya, untuk tiket utama Murai Batu Oxibird 20 G 1 juta sudah habis terjual, sementara untuk tiket Murai Batu Oxivoice 500 ribu sisa 3 lembar.

Sebelum Oxibird Cup3, BnR Sragen terlebih dahulu akan menggelar Laga Amal pada tanggal 14 Maret 2021 di gantangan SMA PGRI Sragen. Seluruh hasil penjualan tiket 100 % akan disumbangkan kepada Pondok Pesantren  Ar Rabbani. Maka ayo segera pesan tiketnya, kapan lagi kita bisa berlomba sambil beramal pada masa-masa pandemi seperti sekarang.[Hery]

 

 

 JAMTROK MANIA SOLO RAYA SIAP RAMAIKAN OXIBIRD CUP3

 

JAWARA CUCAK HIJAU

 

 

 GOESTAV SOLO. ORLANDO PODIUM 3 KELAS KENARI HANA ARGO

 

KOMUNITAS KENARI SIAP RAMAIKAN GELARAN OIBIRD CUP 3

 

 

PENGGIAT KACER SRAGEN. JANGAN LUPA OXIBIRD CUP 3 ADA KELAS KKS

 

YUDHI TORO KIDUL BF. ANOMAN MASIH BERTAJI MENANGI KELAS MB HANA CARGO

 

 

 SAIFUL SAHAKI BF (KANAN). MB ICRIT KPK MAKIN ONFIRE SIAP TURUN DI OXIBIRD CUP 3

 

PANDU SAPU JAGAD. MB JAGUAR BELUM BERUNTUNG, SIAP TARUNG DI OXIBIRD CUP 3

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

BERITA LAINNYA

KATA KUNCI: dangkel cup 1 sragen

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp