STADION MANAHAN, RINDANG, SEJUK, TERHINDAR DARI PAPARAN LANGSUNG PANAS MATAHARI

BURUNG KURANG MAKSIMAL KARENA CUACA PANAS DI GANTANGAN?

Jangan Kawatir, di Sini Tidak Akan Terjadi

Belakangan ini, cuaca panas menyengat kerap menghantui kicaumania yang hendak melombakan burungnya. Seting dan persiapan yang sudah dilakukan dengan begitu baik, bisa jadi berantakan.

Banyak burung-burung bagus, berbandrol mahal, yang awalnya jadi unggulan juara, tapi pada saat menentukan justru melempem. Kurang maksimal, atau bahkan tidak kerja sama sekali. Tentu, banyak hal yang bisa jadi penyebab. Salah satu yang kerap dianggap jadi biang kerok, panas berlebihan di gantangan.

 

MENYAKSIKAN JALANNYA LOMBA DI GARASI ARENA, TEDUH TANPA PERLU PEDOK

 

Cuaca panas memang alamiah, sesuatu di luar kendali dan kekuasaan manusia. Namun hal ini bisa saja diantisipasi, setidaknya bisa mengurangi sehingga tidak sampai parah-parah amat panas dan pengaruhnya bagi kinerja si burung.

Pada batas tertentu, sebenarnya lebih banyak burung yang menyukai panas ketimbang mendung, apalagi sampai gerimis dan hujan. Situasi yang cenderung adem, dingin, membuat burung kurang ngotot ketika harus bertempur.

 

 

Cuaca panas sampai berlebihan dan membuat situasi kurang kondusif untuk burung, umumnya terjadi bila lokasi gantangan berada di tanah yang cukup lapang, jauh dari peneduh pepohonan besar. Akan semakin parah bila konsiai alas di bawahnya adalah tanah kering yang berdebu, atau aspal, semen, atau pengeras lain yang sifatnya memantulkan panas.

Dari dasar itu, pilihan lokasi gantangan, kini juga jadi salah satu pertimbangan peserta memilih lomba. Buat apa kemasan menarik, hadiah besar, atau mungkin prestis tinggi, kalau situasi bakal kurang kondusif seperti panas berlebih yang membuat burung kurang kerja.

 

ASYIKNYA MENYIAPKAN BURUNG DI GTG AKARATU (dok. arie chrisna)

 

Berikut beberapa lomba yang lokasinya direkomendasikan karena tak semata luas, tapi juga banyak pohon peneduh di sekitarnya sehingga bisa mengurangi panas secara signifikan.

Kapolresta Surakarta Cup, akan digelar pada 16 Juli. Lokasinya di komplek Stadion Manahan. Ini adalah lokasi yang begitu luas di tengah kota Solo, sekaligus juga sangat nyaman karena begitu banyak pohon tegakan perindang yang sudah tumbuh dan menjadi payung besar, membuat hampir semua sisi area halaman dan parkir menjadi teduh dan nyaman.

 

Burung yang sebelumnya bunyi tiba-tiba MACET dan memBISU? Berikan MONCER-1 selama beberapa hari, lihat perbedaannya dalam 5-7 hari, dijamin langsung JOSS kembali.

 

Inilah salah satu keunggulannya. Selain lokasi pasti nyaman dan tenang, Kapolresta Surakarta Cup bakal menjadi event pertama atau yag “pecah telor” bisa kembali menggunakan komplek stadion Manahan setelah sekitan lama tidak bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat di luar olah raga. Salah satu lokasi yang ikut mengangkat prestis suatu kegiatan, termasuk lomba burung.

Kemasan lomba juga sangat bagus. Tiket terjangkau, hadiahnya memikat, dan syarat supaya hadiah bisa bongkar, juga ringan. Misalnya, untuk 36 G, hadiah akan keluar utuh mulai juara 1, bila peserta “cukup” terisi 30 saja. Demikian pula untuk 24-G, cukup terisi 20, hadiah akan bongkar. Tentu, hal ini membuat calon peserta juga merasa lebih aman dan nyaman.

 

KATA KUNCI: kapolresta surakarta cup roaad to solo fair factor bupati cup klaten garasi arena

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp