PERSAINGAN SENGIT TERJADI DI KELAS LOVE BIRD PAUD DAN DEWASA.


BnR AKBP KALIJUDAN SURABAYA

Adu Kekean 20-25 Detikan LB Paud Denada dan Sembur

Denada milik Faisal dan Sembur gaco Arief Kenji beradu kekean maksimal di kelas love bird paud pada gelaran rutin BnR AKBP Kalijudan Surabaya, Jumat 24 Mei 2019. Adu Kekean super juga terjadi di kelas love bird dewasa.

Persaingan sengit di kelas love bird terjadi pada latber rutin BnR AKBP pimpinan Abah Farhan, selain di kelas love bird muda, pada kelas love bird dewasa juga terjadi persaingan sengit dengan kekean sebutan super. “Hari ini, baik love bird dewasa dan paud pada rajin ngekek dengan sebutan maksimal dan super,” girang Abah Farhan.

 

DENADA SABET POIN TERTINGGI DI KELAS PAUD A.

 

Di kelas love bird paud, Denada gaco Faisal dari Kenjeran SF sukses merebut juar pertama dengan meraih angka 625 disusul Sembur dan Dewi Hanum. Denada unggul berkat kekean maksimalnya yang tembus enam kali sebutan sedangkan Sembur dan Dewi Hanum mendapatkan 3 kali sebutan maksimal.

Menurut sang pengawal, Aji Saputra, kekean Denada hari ini masih belum maksimal durasinya. “Biasanya Denada bisa ngekek 35-40 detik, hari ini masih stabil dikisaran 20-25 detik,” ujar Aji Saputra kepada burungnews seusai sesi pertama kelas love bird paud A.

 

SEMBUR DAN D'KILLER JUARA LOVE BIRD PAUD B.

 

Pada sesi ke dua, giliran Sembur milik Arief Kenji yang menjadi bintang dan unggul tipis atas pemenang ke dua yang diraih D’Killer gaco Fauzi dari Segoro SF dan Dewi Hanum kembali menduduki posisi ke tiga seperti pada sesi pertama.

Sembur mampu ngekek dengan stabil mulai dari sebutan masih, lanjut hingga sebutan maksimal. Tiga kali mendapatkan sebutan maksimal, 7 kali sebutan lanjut dan 10 kali sebutan masih membuatnya meraup poin tertinggi 525 sisusul D’Killer yang mengumpulkan poin 520 dan Dewi Hanum 415.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

Denada sang pemenang sesi A tampil kurang maksimal pada sesi B dan hanya menempati posisi 7 dengan raihan poin 230. “Banyak ndidisnya pada sesi B, tapi masih bisa mendapatkan 2 kali sebutan maksimal dari juri,” terang Aji.

Denada yang merupakan burung hasil ternakan sendiri, kerap mendapatkan hasil nyeri juara pertama berkat rawatan sederhana Aji. “Setiap harinya Denada masuk kandang kotak, kalau main baru saya ambil beserta untulannya. Soal pakan cukup miled polos ditambah EF jagung tanpa kangkung. Tadi sesi B sempat saya dikasih kangkung akhirnya sering ndidis,” ujarnya.

 

CINTYA SABET JUARA DI KELAS LOVE BIRD A.

 

Persaingan sengit juga terlihat di kelas love bird dewasa, Cintya milik Endy Robby tampil sebagai pemenang pertama disusul Mentrex dan Sinchan yang ke tiganya meraup poin diatas seribu. Cintya berhasil merebut poin 1.354 dan sempat ngekek dengan sebutan super sebanyak 2 kali, sementara Mentrex mampu ngekek super sebanyak 3 kali dan meraih poin 1.229.

Sinchan yang dikawal CR Black dari tim Freshmill mendapatkan poin 1.121 tanpa sebutan super. “Sinchan jarang sekali mendapatkan sebutan super, tapi rajin ngekek dengan sebutan panjang. Hari ini bisa ngekek stabil dengan sebutan masih hingga sebutan panjang,” terang CR Black.

 

CR BLACK MEMBAWA SINCHAN JUARA LOVE BIRD B.

 

Sinchan mampu membalas dengan merebut juara pertama pada sesi B dan masih sama dengan kekean sebelumnya tanpa sebutan super. New Tralala berhasil nangkring di posisi ke dua diikuti Cintya yang kali ini harus puas berada di tempat ke tiga.

Pada kelas love bird L1 yang melombakan 2 kelas, Lemon milik Edic mampu membuka kemenangan disusul Sembur dan Doa Ibu. Sembur kembali tampil stabil di jalur juara dengan memenangi sesi B diikuti Lemon yang menduduki posisi ke tiga.

 

 

Madura Boy gaco H Fuad dari ME SF merebut juara di kelas cucak hijau A disusul Rancap milik H Samsul dan Kampret gaco Afiv. Super Boy gaco andalan Mat Jepang giliran menjadi pemenang pada sesi B diikuti Mak Lampir gao lain H Fuad dan Bledek milik Irwan.

Di kelas ekor panjang, Ternoda milik Sujatmiko dari Pelet Biru BC yang dikawal Hoirul mampu menjadi juara dan bersaing sengit dengan Panser Muda milik Bang Cuplis dari PMBS dan Tolak Angin andalan Dany Astra dari Piss Team Surabaya.

 

MADURA BOY DAN RANCAP JUARA 1 DAN 2 CUCAK HIJAU A.

 

Buldoser gaco Irsyah dari MNC Surabaya bersaing sengit dengan Takashimura gaco Encuz dari Milan SF untuk memperebutkan jawara di kelas cendet. Saking sengitnya, tim pengadil akhirnya memberikan 3 bendera merah dan 2 bendera biru untuk Buldoser dan 2 bendera merah serta 3 bendera biru kepada Takashimura.

 

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

HOIRUL MENGAWAL TERNODA JUARA MURAI BATU A.

 

BULDOSER DAN TAKASHIMURA JAWARA KELAS CENDET.

 

 

LEMON DAN SEMBUR JUARA 1 DAN 2 LOVE BIRD L1 A.

 

SUPER BOY GACO MAT JEPANG JUARA 1 CUCAK HIJAU B.

 

 

 

 

 

KATA KUNCI: bnr akbp kalijudan surabaya bnr akbp akbp bc bnr bengrah bnr jatim piss team dinasty sf awm gebang bc cbf kacer jhony bunaken boy rawe sf denada sembur cintya sinchan

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp