SUGALI SING ADA LAWAN DI FIGHTER A


ANNIVERSARY KE-4 PB DIMORO BLITAR, #3

LB Sugali Menggila, Sampoerna Murai Pelapis Jadi Kampiun di Kelas Utama

Kehadiran lovebird Sugali benar-benar menjdi pusat perhatian dan buah birbir di kalangan peserta dan penonton. Apa kehebatannya Sugali hingga menjadi viral? Simak penuturan KTJ Sequad. Adapula Sampoerna, sang gaco pelapis yang jadi kampiun murai utama.

Sugali, salah satu lovebird fenomenal besutan Mr. Priyo Gendub RHN BF Salatiga yang digeber oleh KTJ Sequad juga ikut meramaikan gelaran Anniversary ke-4 PB Dimoro Blitar, Minggu 10 Oktober 2021. Kehadiran Sugali menjadi magnet tersendiri bagi para kicaumania untuk ikut menyaksikan kehebatan burung usia 2 tahun ini. 

 

 

YOGA (TENGAH), MUKDI JUARA PERTAMA LB M1 A DAN M3 A

 

Saat digelar sesi Lovebird Fighter A, semua mata peserta menuju ke gantangan nomor 11, tempat Sugali akan menunjukkan kebolehannya dalam bertarung. Gaco ini menjadi perbincangan di kalangan penonto dan peserta, ada yang menganggap kerja Sugali seperti kereta api, panjang. Bahkan ada yang nyelentuk bukan sepoor lagi tapi seperti rel kereta, puanjangggg ... tanpa berujung.

Pembuktian pun dimulai. Sugali awalnya hilir mudik, mencari posisi yang nyaman untuk melantunkan keke’annya. Sekali ngegas langung tancap, pertama keluar P53, dan saat putaran terakhir dia nembak lagi keluar P35, belum putus, juri pun tetap memantau, namun karena waktu sudah habis juri pun memantau sebentar terus meninggalkannya, namun Sugali masih belum putus. Akhirnya, Sugali dinobatkan sebagai kampiunnya.

 

SAMPOERNA MILIK MR. HENDRA PUNCAKI MURAI UTAMA G-24

 

Selain turun di kelas Fighter, Sugali juga turun di Reguler Bebas A. Sayang di sesi ini kerja Sugali kurang maksimal, bisa jadi kecapean habis ngegas di Fighter A. “Masih belum kondisi bulunya, tenaga sudah habis di sesi awal, mungkin ke depan kalau bulu ekor sudah  tuntas kerjanya lebih bagus lagi,” terang Ferry KTJ alias KTJ sequad pada burungnews.com.

KTJ Sequad mendapat amanat dari Mr. Priyo Gendub RHN BF Salatiga untuk menggeber Sugali di Jawa Timur,  karena Jawa Timur sebagai tolak ukur durasi. Saat tampil di Blitar Vaganza yang digelar di Lawang Malang (26/9), Sugali meraih juara 2.

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

Sugali burung manja, rawatan harian harus ditempatkan di lokasi tersendiri, benar-benar harus sendirian. “Jadi aku taruh di bengkel, rumahnya mas Irul. Rawatan sederhana, cuma embun dan mandi malam, gitu aja. Makannya polosan,” terangnya.

Tak hanya lovebird taraf nasional seperti Sugali saja yang menyita perhatian. Ada pula Mukidi, lovebird milik Yoga dari Kademangan, kabupaten Blitar, juga tampil mumpuni. Meski tampilan perdana, Mukidi bisa langsung ngekek panjang sesuai dengan pakem ‘zonk’ yang ditetapkan juri. Tampil di sesi M1 Zonk A, lovebird hasil breeding dari teman Anthony Yoga Prasetya ini berhasil meraih juara pertama, melibas Killer milik Tomex dari Duta 87 Cup.

 

MR. GANONG, KAWAL MURAI RASA JUARA 1 DI G-30

 

Keberhasilan Mukidi berlanjut saat tampil di sesi M3 Zonk A. Di laga ke dua ini pun, Mukidi berhasil meraih juara 1, mengalahkan Mama milik pak Nyo. Dengan keberhasilan meraih double winner menjadikan Yoga lebih bersemangat untuk menggebernya. “Minggu depan 17 Oktober akan saya turunkan di Anniversary ke-1 Sidorejo BC Blitar,” tandasnya.

Murai batu masih menjadi kelas favorit di berbagai even lomba burung, termasuk di sini. Mr. Hendra dari Garasi Murai Lodoyo Blitar meski tidak langsung turun lapangan, dia ke lomba Piala Jatim di Kediri bersama murai Jokernya, namun kehadiran ‘Sampoerna’ murai pelapisnya cukup terasa dan mampu membuat aroma pertarungan bakal mencekam.

 

CREW WIROJOYO SF HANTARKAN LEXUS JUARA 3, 1 DAN 2

 

Terbukti saat tampil di kelas utama G-24, Sampoerna tampil mumpuni. Roll panjang, speed rapat, ditambah tembakan dikeluarkan dengan piawai. Di akhir penilaian, bendera koncer merah pecah, namun Sampoerna masih mendapat paling banyak. Jadilah Sampoerna sebagai kampiun, mengungguli lawan terberatnya SS1 milik Wildan dari Badak Hitam SF.

Murai Batu G-30 juga seru. SS1 besutan Wildan tampil ciamik, namun pilihan para juri lebih tertuju pada Rasa milik Ganong dari Joko Kandung BC Rejotanga. Jadilah Rasa sebagai kampiun.

 

 

Meski Rasa bulu sayapnya mulai ada yang lepas, namun tampilan dan performanya masih bagus. Gaya sujud, variasi lagu komplit, seperti paduan yang lebih dari cukup sebagai bekal meraih juara. Melihat kondisi burung yang mulai lepas bulu, apakah Ganong akan tetap menggebernya ke even-even berikutnya?

“Kalau bulunya terus ada yang lepas akan aku hentikan, namun kalau tidak ya akan terus aku turunkan ke even lainnya seperti ke Anniversary ke-1 Sidorejo BC (17/10), lanjut ke 87 SF Cup (4/11) di Gogodeso Blitar,” katanya.

 

MURAI SS1 MILIK BADAK HITAM JUARA 2, 2 DAN 2

 

Nasib SS1 di laga yang ketiga atau murai batu A rupanya kurang hoki. SS1 terganjal kemonceran Lexus milik Rulli Koi dari Wirojoyo SF Cangkring Blitar. Sebenarnya perjalanan Lexus juga tak mulus, sebab di sesi sebelumnya atau G-30 dia hanya masuk 3 besar. Barulah di sesi A Lexus berhasil nyodok di urutan pertama.

Turun lagi di sesi B, Lexus harus puas sebagai runner up, kalah dari King Emperor besutan Arik dari Kandidat SF Pacitan, yang dikawal Wildan dan Ifal. “King Emperor turun dua kali, di sesi A juara 3 karena telat nggantang. Kita awalnya mau turun di even Piala Jatim di Kediri, namun kehabisan tiket, jadilah kita lari ke Blitar. Untungnya di sesi pamungkas dapat juara pertama,” terang Ifal dengan bangga.

 

KING EMPEROR JUARA 1 MURAI B

 

Asam garam mengikuti lomba murai juga dirasakan oleh Gunung Pegat SF (GP SF) Blitar, yang dikomandani Ahmad Khoiri alias Bang Jay. Dua gaco yang diturunkan, Black Kobra milik H. Agus Tenden meraih juara 4 di murai G-24. Sementara Sinyo milik Gatot Koco meraih juara 4 di G-30.  Meski taka da yang meraih juara 1, GP SF tetap semangat. “Minggu depan 17 Oktober merapat ke  Anniversary pertama Sidorejo BC,“ kata Bang Jay. 

Even garapan Sam Oke ini terbilang sukses. Selain kelas umum, kelas komunitas juga ramai, terlebih dengan munculnya komunitas Trucukan Trabas (Trocok Mania Blitar Bersatu), yang menghadirkan Mr. Gandrung dari Malang selaku ketua Korwil PTI (Persatuan Trucukan Indonesia) Jatim. Menurut Gandrung, pakem PTI Pusat yang baru dirilis yaitu: ropel, durasi, gaya garuda, uklik sebagai bunyi dasar.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Trucukan sesi pertama sangat seru, yang akhirnya menobatkan gantangan 10, namun dianulir  dan yang dinyatakan menang gantangan nomor 20, yaitu Joker milik Mr. Syam dari Trabas Blitar. Saat dikonfirmasi ke juri, dijelaskan oleh Mr. Ery, diskualifikasi terjadi karena adanya pembatasan poin.

“Memang benar yang pertama tadi gantangan 10 dengan poin 385, padahal batas atasnya hanya 385, jadilah yang menang gantangan 20. Namun di sesi berikutnya tidak ada pembatasan poin, semua ini pakemnya permintaan dari komunitas trucukan,” terangnya.

 

PG SF, BLACK KOBRA DAN SINYO JUARA 4 DI MURAI G-24 DAN G-30

 

Joker sendiri sebenarnya memang burung yang sudah sering juara. Di The  Master ITN Malang, meraih juara 1.  “Kalau prestasi sudah banyak, Joker saya dapatkan dari Probolonggo dengan kondisi sudah jadi dan sudah pernah juara,” terang Mr. Syam.

Sedangkan di sesi B, dimenangkan oleh Rubicon milik H. Hilmi yang dikawal oleh Syam juga. Rubicon ini di sesi pamungkas juga meraih juara 1, jadilah double winner.

 

JOKER MILIK SYAM JUARA 1 TRUCUKAN A

 

Bagi Anda para pembaca burungnews.com, kabar gembira senantia disampaikan terus menerus. Saat ini, kesempatan semakin terbuka luas bisa meraih MOBIL, MOTOR, dan ratusan hadiah menarik lainnya, langsung tanpa diundi.

Beli terus TWISTER (burung berkicau, lovebird, merpati) dan/atau NICE (kucing, anjing). Perhatikan baik-baik saat membuka kemasan, siapa tahu Anda yang beruntung mendapatkan kuponnya. Kupon yang diterima setelah 31 Desember 2021 tetap berlaku. (ferry)

BROSUR DAN AGENDA TERDEKAT, KLIK DI SINI

DATA JUARA ANNIVERSARY KE-4 PB DIMORO, KLIK DI SINI

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk hwamey, murai batu, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

INGAT! Sekarang sudah tersedia kupon / vocher hadiah langsung tanpa diundi dalam kemasan semua varian TWISTER. Dapatkan ratusan hadiah menarik seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda motor, hingga mobil baru. Berlaku sampai 31 Desember 2021.

 

RUBICON DOUBLE WINNER TRUCUKAN

 

PARA JUARA TRUCUKAN C

 

 

DEWO BL MILIK MAHADEWA DARI KEDIRI JUARA 1 SOGON A

 

PARA JUARA ANIS MERAH A

 

 

PARA JUARA ANIS KEMBANG A

 

JUARA 1 SOGON B

 

 

PARA JUARA KONIN B

 

TRABAS RAMAIKAN TRUCUKAN DI ANNIVERSARY KE-4 PB DIMORO

 

 

KATA KUNCI: anniversary ke-4 pb dimoro blitar lb sugali sampoerna

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp