PANITIA. HABIS SERAHKAN BANTUAN


ANNIV. SOROWAJAN INDEPENDENT KE-2 PEDULI KASIH: Baca Postingan Medsos Nasib Pak Slamet, Gantangan Sorowajan Langsung Bergerak

Belum lama, seorang warga Sorowajan curhat di medsos. Dayat, nama warga tersebut, bercerita kakaknya Slamet sakit sejak kecil hingga kini berusia 38 tahun, juga yatim piatu, semestinya berhak menerima bantuan sosial dari pemerintah. Selama ini belum pernah ada bantuan.

Tanpa sengaja Bayu Krajan yang sedang mencari info yatim piatu untuk berbagi, membaca postingan itu. Bayu terus berembung dengan Rudy RKJ dan pak Hari dari gantangan Sorowajan, tak butuh waktu lama langsung sepapakat menggelar lomba Anniversary Sorowajan Independent ke-2, dengan topik Gantangan Sorowajan Peduli Kasih. Event ini sudah terselenggara dengan sukses dan lancar pada Kamis, 29 Oktober 2020.

 

PANITIA. HASIL LOMBA LANGSUNG DISERAHKAN SEMUA KEPADA SLAMET

 

”Lewat hobi burung, kita bisa berbagi kesesama. Hasil dari lomba dan donasi  lansung kita serahkan semua kepada keluarga Slamet. Kita dari panitia tidak mengambilnya sama sekali ,” jelas Rudy RKJ didampingi Bayu Krajan yang terlihat merasa puas.

Setelah lomba selesai, Rudy RKJ, Bayu Krajan, dan rombongan lansung menuju ke rumah Slamet yang tak terlalu jauh dari gantangan. Selain menyerahkan bantuan sekaligus bersilaturahmi, Dayat dan istinya ternyata tak hanya merawat kakaknya, Slamet.

 

RIKY & IPUL. PUAS DAPATKAN LAPORAN PEMAKAI MAXCIMUM JUARA

 

Ada juga babak angkat yang tinggal bersamanya. Sang bapak juga sudah 5 tahun terkena struk. Ada pun kondisi Slamet, sehari-hari hanya terbaring, duduk di korsi roda. Semua kebutuhan memang harus disiapkan.

”Kebetulan saya kerja lapangan, jadi kalau waktunya makan saya bisa pulang, sekalian mengurus kakak saya dan bapak angkat,” tambah Dayat.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Lomba sendiri berlangsung cukup meriah. Antusias kicaumania khususnya dari lokal Jogja cukup tinggi. Komunitas ciblek tak ketinggalan hadir. Rudy RKJ merasa puas dan gembira, walau gelaran mendadak dukungan kawan-kawan ternyata sangat bagus.

Jemi Love bird, pengorbit burung jawara kembali mengorbitkan jagoan baru yang diberi nama Selatan. Love bird fighter yang didapat dari pantauan gantangan Sorowoajan jufg, langsung tebar ancaman serius bagi lovebird yang lebih senior.

 

JEMI LOVE BIRD. SELATAN JAGOAN BARU LANGSUNG TEBAR ANCAMAN

 

Selatan sekali narIk tembakan super panjang, Gaya mewah sambil narik kepala ke belakang.

Jemi mengaku baru 23 hari mendapat lovebird Selatan. Di tanganya, ketiga kali dicoba pasangan pejantan langsung cocok. Selatan jenis betina, walau fighter tapi tetap pakai pasangan. ”Selatan baru kudapat 23 hari, setelah ketemu pasangan yang cocok setiap kubawa lapangan selalu juara,” jelas Jemi yang berasal dari Bengkulu Selatan.

 

JHON PANTAU. GAGAL GANTANG KARENA TAK BISA DITANGKEP

 

Jemi sebelumnya sudah sering mengantarkan burung ke papan atas, sejumlah orbitannya sudah pada pindah tangan hingga luar kota. Sebut saja love bird Prokol dan Alis, yang sekarang sering turun di event nasional.

Belum lama Jemi juga melepaskan gaconya ke Jakarta, dikabarkan burung juara di Bandung. ”Bos dari Jakarta mengabarkan burung dari saya turun di Bandung kemaren dan juara, saya turut bangga, burungnya bisa juara level nasioanl,” ungkap Jemi puas.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Sementara Jhon Pantau terpaksa urung menggantangankan jagonya ciblek Bramasta. Burung yang hurus diseting dengan cara dipegang tangan, sambil ditekan parohnya pada saat mau ditangkap dari dalam kandang susah.

Sementara Pitik salah satu juri sudah memberikan aba-aba hingga itungan terakhir. “Biar keluar lagu bremnya, Bramasta harus dipegang tangan sambil paruhnya kita pengang. Tapi tadi susah kita tangkap, kalau toh nekad kita gantang lagu bremnya tidak bakal keluar,” jelas Pantau yang  belakangan baru meraih juara di Jogja, Klaten, dan Solo lewat Bramasta.

 

HALY WS. BERBURU JAGO KACER

 

Haly WS juga terlihat hadir. Ia tampak serius memantau kacer. Menurut Anton Bonbin, burung yang dipantau rekannya Haley WS tadi langsung deal harganya. Anton Bonbin mengaku tak tahu berapa nominal harganya.

Ricky Donald, Iful juga hadir. Ricky Donald yang menyaksikan murai batu juga langsung kepincut oleh salah satu aksi murai batu yang punya ekor sedang. Aksi memikat sejak awal terus mengelontorkan senjata tajam-tajam, tak heran setelah juari selesai koncer A pun menancap di bawahnya.

 

KOMUNITAS CIBLEK JOGJA HADIR

 

Tanpa bosa-basi Ricky Donald langsung menanyakan ke pemiliknya, apakah burung mau dijual. Ternyata pemiliknya belum ada niat menjualnnya.

Ipul datang ke sini tidak membawa burung, sekadar memantau di lapangan, burung-burung yang selama ini sudah memakai Maxsimum dari hasil jualannya. ”Pantau-Pantau saja ternyata banyak sekali laporan dari kawan-kawan setelah burungnya dikasih Maxsimum kerjanya tambah sangar, juga jadi sering meraih juara,” ungkap Ipul sambil tersenyum. [busro]

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

UDI BAWA PULANG JUARA 1 CENDET

 

JUARA 2 CENDET

 

 

 

KATA KUNCI: anniv. sorowajan independent ke-2 peduli kasih pak slamet gantangan sorowajan

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp