ANDRI BOLANG. JAGONYA TAK HANYA BERKUALITAS, JUGA MUDAH TAMPIL DAN STABIL


ANDRI BOLANG NGAWI

Berbagi Tips Meningkatkan Perfoma Sekaligus Menjaga Kestabilan Murai Batu

Twister Cup Semarang (4/8) menjadi hari yang akan selalu dikenang oleh Andri Bolang, murai batu mania dari kota kecil Ngawi, Jawa Timur. Bukan semata karena jagoannya Pitung meraih juara 1 dua kali. Lebih dari itu, ia mendapatkan sesuatu yang diakuinya sangat berharga.

“Juara di event seperti Twister Cup tentu saja sangat membanggakan. Ini event yang prestis dan penting. Namun, mohon maaf bukan bermaksud membanggakan diri, kalau sekadar juara di event akbar, sebenarnya sudah sering.”

Lalu, apa yang ia maksud sebagai ‘sesuatu yang begitu berharga’?

 

ANDRI BOLANG DI TWISTER CUP, MB PITUNG NYERI

 

Ternyata karena sebagai peserta lomba di Twister Cup, ia berkesempatan mendapatkan pembagian sampling pakan Twister. Hal yang sama juga diterima oleh peserta yang lain.

“Pakan yang baru saya kenal. Tetapi secara fisik tampak bagus, mulai butiran peletnya yang kecil dan halus, bahkan saya terkesan dengan cara mengenalkannya, unik. Tidak ada omong besar dan bertele-tele, langsung suruh mencoba dan membuktikan seperti apa hasilnya.”

Andri mengaku terkesan dengan petunjuk yang singkat dan mudah dipahami, tentang cara melihat hasil menguji kualitas pakan. “Saya diberitahu, cara cukup dengan melihat kotorannya, apakah dibanding sebelumnya lebih kecil dan lebih sedikit. Kalau ternyata tidak, ya tidak perlu melanjutkan memakai Twister. Saya pikir ini promosinya berani sekali. Tidak banyak omong tapi langsung menusuk. Jadi penasaran makanya saya pun berani mencoba langsung pada burung unggulan,” jelasnya.

Andri benar-benar tidak menyesal setelah mencobakan Twister pada beberapa burung jagoannya. Nyatanya, jago yang disimpan saat event Twister Cup Semarang seperti Bathara, New Bathara, dan Rakuti mau tampil maksi hingga masing-masing merebut juara 1, 2, dan 1 di event Piala Kota Pendekar bersama PBI Madiun, Minggu 25 Agustus 2019.

 

 

“Jadi, begitu kita kasih pakan Twister, pertama kali yang saya tunggu-tunggu memang kotorannya. Apakah betul seperti yang dijanjikan, bahkan seakan dijaminkan oleh marketing yang membagikan pakan sewaktu di Semarang. Ternyata memang betul. Bukan hanya kering, tetapi secara ukuran juga lebih kecil-kecil, jumlah juga lebih sedikit. Itu artinya, lebih banyak bagian makanan yang terserap menjadi energi, dan lebih sedikit yang jadi ampas dan terbuang dalam bentuk kotoran.”

Selain itu, Andri juga mencoba lebih jeli dalam memperhatikan perilaku atau gerak-gerik burung. “Ternyata memang terlihat lebih aktif, lebih greget atau bersemangat, juga lebih gacor atau rajin bunyi. Dua hal itu (kotoran dan perilaku, red.) saya kira menunjukkan ini pakan bukan semata bagus secara kualitas, tapi juga cocok diberikan untuk burung-burung saya.”

Kini, Andri juga sudah memberikan pada indukan murai batu di kandangnya. “Dari pengamatan awal, tampak bagus. Indukan lebih aktif, nafsu makannya meningkat, penuh semangat. Hasil akhir seperti produktivitas, memang masih harus menunggu beberapa waktu. Tapi feeling saya sih yakin akan bagus. Jadi karena sudah merasa  cocok, saya akan coba cari lagi untuk stok.”

 

UNTUK INDUKAN, ANDRI JUGA MERASA COCOK DIBERIKAN TWISTER

 

Andri pun semakin pede dalam menyiapkan jagoannya untuk turun di even akbar mulai dari Mahakarya Borobudur (1/9), Piala Raja (8/9),   sebelum bergeser ke event-event lainnya seperti Piala DPR RI Jakarta bersama RGN (15/9), Boyolali Cup 22 September, Piala Khofifah PBI Surabaya, hingga BnR Award di penghujung tahun.

“Insya Allah merapat ke Mahakarya Borobudur, tetapi lebih untuk silaturahmi. Beberapa burung yang saya turunkan lebih untuk mencoba jago-jago baru. Burung-burung utama sudah kami siapkan untuk tempur di Piala Raja. Bersyukur kondisinya tampak meningkat pesat setelah terus kita berikan pakan Twister,” ujarnya blak-blakan.

Di Piala Kota Pendekar, juga ada beberapa burung lain yang sudah memberikan Twister yang dimulai sejak memperoleh dari pembagian di Semarang, ternyata juga kembali meraih juara 1. Misalnya kacer The Rock milik Bambang Honda. The Rock tidak diturunkan di Twister Cup Semarang, barulah turun dan merebut kemenangan di gelaran PBI Kediri (11/8), sebelum turun lagi di Madiun dan menang. [mengandung promosi]

BROSUR DAN JADWAL PIALA RAJA, KLIK DI SINI

KATA KUNCI: andri bolang twister cup i semarang bambang ab galeh aba hudan kacer the rock kotoran lebih kecil dan sedikit

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp