AGUS BLACK JUARA 1 DI SMM (DOK. MAMAN JAYA)

6th ANNIVERSARY SMM, #2

Vulcano Rebut Juara 1, Agus Black Jazz Makin Semangat Buru Gaco Baru

Kicaumania tiga zaman Agus Black Jazz dari Ponorogo, membawa pulang juara 1 di event level tertinggi 6th Anniversary SMM, Minggu 7 Juni 2026 di Batu Malang. Lanjut ke Piala Pakualam 12 Jogja (14/6), bawa gaco muda sekaligus juga berburu amunisi lagi.

Sebelumnya, Agus Black Jazz tampak berada di SHC, event Road to Anniversary PMM. Beliau tidak menurunkan burung, namun terlihat sedang memantau gaco. Apakah Vulcano hasil pantauan tersebut?

“Oh bukan, waktu itu yang kami pantau masih kurang maksimal. Ini memang masih sangat baru, kami dapat di Jepara. Dealnya pada 4 Juni, atau hanya beberapa hari sebelum ke event SMM. Harga ya sesuai kualitas, persisnya ya biar saya dan pemilik sebelumnya saja yang tahu, yang pasti sudah 3 digit.”

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Turun di kelas Bermanfaat, Vulcano tampil stabil dengan performa terbaiknya. Aksi yang diperlihatkan di hadapan tim juri sukses mencuri perhatian dan mengungguli para pesaingnya. Berkat penampilan impresif tersebut, Vulcano akhirnya dinobatkan sebagai Juara 1.

Kemenangan ini menjadi hasil yang membanggakan bagi Agus Black Jazz. Meski bukan di kelas utama, bukan berarti persaingannya lebih ringan. Semua kelas di sini, pada dasarnya diikuti burung-burung terbaik yang datang dari berbagai daerah. Lengah sedikit saja, pasti akan terlempar dan tergulung.

Setelah ini, Agus Black Jazz memastikan akan kembali hadir ke Piala Pakualam 12 di Lapangan Pemda Sleman, 14 Juni 2026. “Tidak bawa Vulcano, akan bawa burung-burung muda, hitung-hitung buat melatih mental dan menguji materi serta kualitas. Seperti di SMM, besok di Pakualam juga tidak ada target juara. Kalau bisa point, anggap saja bonus.”

 

TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

 

Agus lebih mengedepankan silaturahmi, ingin ketemu dengan banyak kawan lama. “Kan besok bukan hanya para murai batu mania yang hadir, tapi juga banyak di kelas-kelas lainnya, seperti Kacer, Cucak Hijau, dan jenis yang lain. Selain itu, tentu sekaligus juga pantau-pantau, siapa tahu ada yang menarik dan berjodoh buat menambah amunisi lagi. Syukur punya karakter dan siklus mabung yang berbeda dari amunisi yang sudah ada.”

Bila merunut ke belakang, Agus Black Jazz termasuk loyalis turun di event-event PBI. Agus juga kerap memberikan kritik dan masukan. “Saya orangnya los, misal ada yang kurang sesuai tentu saya cermati, tandai, lalu saya jadikan bahan kritik masukan.”

Meski bukan pengurus, Agus mengaku masih sangat sayang dan ingin PBI tetap eksis dan berkembang. “Jangan sampai tertinggal dengan EO-EO yang bermunculan di belakangnya, harus tetap eksis dan bisa bersaing secara umum. Bagaimana pun, PBI itu yang pertama dan jadi penemu pakem lomba burung, yang kemudian jadi acuan lainnya. Suka tidak suka, itu harus kita akui.” [maman jaya, maltimbus]

 

 

 

KATA KUNCI: agus black jazz piala pakualam 12

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp