H MUHAFI MENYERAHKAN JUARA UMUM BC KEPADA LUTFI SUYA DARI DT DREAM SENGON CUP I.


WALIKOTA CUP 2 SURABAYA feat ANNIVERSARY 1st IBM BC #1

Rekor Peserta Terpecahkan, Sinchan Borong 6 Gelar

Peserta lomba spektakuler Walikota Cup 2 Surabaya berhasil terpecahkan dari tahun lalu sekitar 2.141 tahun ini menjadi 2.597 ada progres kenaikan. Sinchan berhasil memborong 6 gelar juara di kelas love bird dewasa, Minggu 07 Juli 2019 di gantangan IBM BC.

WALIKOTA CUP 2 SURABAYA menjadi magnet buat kicaumania dan kekemania untuk meramaikan even spektakuler yang dihelat gantangan IBM BC. Tercatat 2.597 peserta membanjiri even yang memperebutkan trophy istimewa replika Walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini sedang hormat. "Saya tidak menyangka pesertanya bisa membludak kayak gini," buka H Muhafi selaku owner IBM BC.

 

DUTA DREAM SENGON CUP I JUARA UMUM BANYAK DIPEROLEH DI KELAS LOVE BIRD.

 

Konsep dua lapangan diterapkan pada even kali ini dengan rincian 1 lapangan khusus untuk kelas love bird dan 1 lapangan lagi untuk kelas ocehan. Melombakan 60 kelas yang terbagi 30 kelas love bird dan 30 kelas ocehan terlihat marak dan full gantangan pada setiap sesinya. "Untuk pertama kalinya kita mempertandingkan kelas sebanyak ini di gantangan IBM BC," jawab Slamet selaku ketua panitia.

Tumplek blek, 1.553 ngekek mania berkumpul jadi satu bertarung ketat untuk memperebutkan trophy istimewa replika Ibu Walikota Surabaya. Tidak mau kalah dengan kelas love bird untuk sesi ocehan tiket juga terjual sebanyak 1.044 peserta. Duta Dream Sengon Cup I dan Indra Keputih SF ditahbiskan sebagai juara umum pada perlombaan kali ini.

 

PENYERAHAN JUARA UMUM SF JATUH KE TANGAN INDRA KEPUTIH SF.

 

Lutfi Surya dari malang yang mewakili Duta Sengon Cup I, meski datang telat namun masih bisa meraih tiga gelar sebagai juara 1, 3 dan 4 lewat amunisi andalannya Marlina sekaligus dinobatkan sebagai juara umum BC. "Tadi datangnya kesiangan jadi burungnya juga ikutan tampil kurang maksimal," bilangnya kepada Burungnews.

Begitu datang Marlina langsung main, berada di gantangan nomer 8 dengan aksi unik ngekek kaki diangkat satu membuat Marlina jadi pusat perhatian seluruh kekemania dan dewan juri yang bertugas. "Gila ada ya burung dengan gaya aneh kayak begitu," bilang salah satu kekemania yang tepat berada di depan Marlina beraksi.

 

 

Memiliki durasi panjang berkali-kali hanya jedah beberapa detik mampu memikat hati sang pengadil lapangan untuk memberikan bendera merah mutlak pada Marlina di lomba pertamanya. Pada sesi selanjutnya aksi heroik Marlina hanya bisa membawa pulang juara 3 dan 4 pada sesi love bird L1 A dan P1 C. "Cuacanya terlalu panas hingga mempengaruhi performanya," kata Lutfi Surya.

Zaura SF dari Semarang yang dikomandoi oleh Catur Zainuri membawa dua amunisi Sinchan dan Bang Tigor yang bergantian bermain untuk 13 kelas. Dikawal oleh Thito, Bonex dan Christy Black untuk bisa membawa pulang banyak gelar untuk dipajang di markas besar Zaura SF Semarang. "Allhamdulillah hari ini dewi fortuna berpihak pada kita untuk merebut banyak gelar sekaligus membantu Indra Keputih SF sebagai juara umum SF," ujar Catur Zainuri.

 

MARLINA GANTANG PERTAMA LANGSUNG JUARA PADA KELAS LOVE BIRD P1A.

 

Bermain pada tiga kelas yang berbeda Sinchan mampu tampil gemilang dengan merebut banyak gelar dari 8 kelas yang dimainkan 6 diantaranya berada diposisi pertama. "Mudah-mudahan penampilan Sinchan tetap stabil untuk lomba-lomba selajutnya," kata Christy Black salah satu pengawalnya.

Pertama turun pada sesi utama love bird G-16 Sinchan burung yang berumur 1 tahun ini hanya bisa meraih juara kedua kalah dari Ollino milik Elva Kiki dari Victory BC. Akhirnya gelar pertama yang ditunggu-tunggu berhasil diambil oleh Sinchan pada sesi love bird remaja M3 A.

 

KRU THITO ZAURA SF BORONG 6 GELAR UTAMA LEWAT AMUNISI ANDALANNYA SINCHAN.

 

Pada sesi selanjutnya masih dengan kekean yang rapat nyaris tanpa jedah Sinchan berhasil mengambil lima gelar lagi, sayang pada sesi love bird remaja M3 hanya berada diposisi kedua kalah daro Kozo amunisi Barra Aisha dari Barra Giri Gresik sebagai pemenangnya. "Mungkin staminanya menurun karena main banyak kelas," eles Thito sang perawat.

Thito juga membuka rahasia perawatan harian Sinchan agar tetap tampil stabil dengan bermain banyak kelas. "Pengembunan jam 5 pagi sampai jam 7 sambil dikasih cepuk biar mandi sendiri baru jam 9 dimasukkan dalam sangkar kotak. Itu harus dilakukan dengan rutin kalau telat sehari akan berpengaruh pada penampilannya juga selalu pakai pakan hasil racikan sendiri," bilangnya kepada Burungnews.

 

ELVA KIKI VICTORY BC MALANG FEAT GEMILANG LT BAWA PULANG BANYAK PENGHARGAAN.

 

Dengan membawa pulang banyak gelar pada event ini, selanjutnya Sinchan akan keliling lagi bermain di lomba besar. "Ada tiga event besar lagi yang menanti aksi Sinchan, pertama di Piala Kapolres Jepara 2019 lanjut di Purwodadi dan balik lagi ke Jepara pada bulan Agustus," jawab Catur Zainuri.

Selanjutnya Ollino gaco Elva Kiki dari Victory BC dari Malang, adalah pesaing utama Sinchan pada lomba kali ini dengan merebut juara 1, 1, 1, 2, 2 dan 4. "Terima kasih buat teman-teman Surabaya khususnya Gemilang LT yang mau mengawal kami hingga event selesai," kata Elva Kiki.

 

 

Turun perdana pada pembuka lomba kelas love bird Tontonan dengan tiket utama sebesar 500 Ribu, kekean panjang berulang-ulang yang diperlihatkan oleh Ollino bisa memikat hati dewan juri untuk memberikan koncer A pada sesi awal ini.

Kembali turun pada sesi yan kedua love bird dewasa A, Ollino masih tampil stabil dengan kekean panjangnya. Namun sayang hasil yang diperolehnya harus puas berada di posisi kedua kalah dengan Monster yang bisa mencuri gelar utamannya.

 

MONSTER BORONG DUA GELAR PADA SESI LOVE BIRD DEWASA BEBAS A DAN B.

 

Namun dewi fortuna masih berpihak kepada Ollino, pada sesi love bird dewasa bebas C dan P1 C bisa mengambil kembali peringkat pertama seperti awal lomba. "Apapun hasil yang didapatkan hari ini patut kita syukuri," bilang Yeye yang mengawal Ollino hingga selesai lomba.

Begitu juga dengan Monster burung cabul milik Ari Yanto dari Wedoro SF, masih bisa membanggakan sang pemilik dengan meraih dua gelar pada sesi love bird bebas dewasa. "allhamdulillah mas masih diberi rejeki untuk bisa membawa pulang dua gelar pada lomba kali ini," bilang Ari Yanto kepada Burungnews.

 

KOZO BORONG BANYAK KELAS DI KELAS LOVE BIRD REMAJA M3, L1 DAN P1.

 

Turun pertama di sesi pembuka lomba Monster masih kurang beruntung kekean panjang yang dimilikinya tidak keluar dari paruhnya. Baru pada sesi selanjutnya love bird dewasa bebas A Monster menunjukkan kehebatannya sebagai burung juara. Menular pada sesi yang kedua love bird bebas dewasa Monster bisa mengambil juara untuk yang kedua kalinya.

Love bird Kozo milik Barra Aisha dari Barra Giri Gresik bermain banyak kelas juga ikutan membawa pulang banyak beberapa gelar pada event kali ini. Burung yang dikawal oleh Reno bermain 12 kelas bisa merebut juara 1, 2, 2, 2, 2, 2, 3, 4, 4, 5, 7 dan 10 untuk mengangkat nama kota Gresik dikancah perburungna Nasional.

 

NIPPON AMBIL PODIUM TERATAS PADA SESI LOVE BIRD FIGHTER A.

 

Harus bertarung ketat dengan Sinchan pada semua kelas yang dilombakan Kozo akhirnya bisa mengambil podium utama pada kelas love bird remaja M3 C. "Mungkin hanya segini rejeki yang harus dibawa pulang oleh Kozo," kata Reno kepada Burungnews.

Sementara pada sesi love bird fighter dewasa, tiga jawara berbeda Nippon milik Yuli dan Kinco BC, Sarjanah gaco Ingsun dari Ingsun SF dan Bonek kepunyaan D2 Speed harus puas berbagi gelar pada tiga kelas yang dipertandingkan.

 

 

Kinco BC yang digawangi oleh Yuli akan menggelar lomba pada bulan September di gantangan IBM BC, namun pada lomba kali ini Nippon yang menjadi andalannya hanya bisa membawa pulang satu gelar pada sesi awal kelas love bird fighter A. "Disyukuri aja mas hasil yang didapatkan hari ini, kaena yang datang adalah burung-burung Nasional," ujar Yuli kepada Burungnews.

Sarjanah amunisi Tony Ingsun dari Ingsun SF, nyaris merebut dua kemenangan pada sesi love bird fighter. Sekaligus menjadi burung dengan kekean terpanjang pada sesi love bird fighter B mendapat sebutan Bintang 20. "Ini penampilan terbaik Sarjanah selama main di event besar," bangga Tony Ingsun kepada Burungnews.

 

SARJANAH AMUNISI INGSUN SF MENDAPAT SEBUTAN TERTINGGI BINTANG 20.

 

Kekean durasi panjang yang diperlihatkan pada sesi awal kelas fighter A tidak cukup bagi Sarjanah untuk bisa berada diposisi teratas, karena kalah dari Nippon yang juga sama-sama memiliki kekean panjang. Baru turun pada sesi yang kedua Sarjanah mampu mengguncang seluruh lapangan dengan kekean terpanjang untuk bisa mengambil satu-satunya juara pada lomba kali ini.

Sementara pada sesi love bird paud, M1 dan M2 semua juaranya didapatkan oleh burung-burung yang berbeda-beda. "Pada akhir acara selaku ketua pelaksana lomba H Muhafi mengucapkan terima kasih kepada kru IBM BC dan seluruh kicaumania yang ikut berpartisipasi hingga event ini berjalan dengan sukses," bilangnya.

AGENDA & BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

 

PALAPA NAIK PODIUM UTAMA DISESI LOVE BIRD PAUD BEBAS A.

 

CIMENK BAWA PULANG JUARA 1 DAN 3 LOVE BIRD BABY M1.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

PEDROSA AMANKAN PODIUM UTAMA SESI AWAL PAUD M2 A.

 

H AGOES WRT BERSYUKUR BISA MEMBAWA PULANG TROPHY BU RISMA MESKI HANYA JUARA 3.

 

KINCO BC YANG DIMOTORI OLEH YULI SIAP GELAR LOMBA PADA BULAN SEPTEMBER.

 

 

 

 

Pastikan JANGKRIK yang diberikan untuk burung Anda bersih, sehat, dan mengandung nutrisi terukur. Lihat video bagaimana sebaiknya memperlakukan jangkrik yang baru dibeli, dengan klik gambar di bawah ini.

 

 

 

KATA KUNCI: walikota cup 2 surabaya feat anniversary 1st ibm bc sinchan

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp