LB SURO DITAKE OVER SINYO DENGAN MAHAR 300 JUTA


LOVE BIRD SURO

Ditake Over 300 Juta Oleh Mantan Pembalap Liar, Sumber Pucung Jadi Incaran Awal

Love bird Suro resmi ditake over Sinyo di malam takbir dengan mahar 300 juta rupiah. Sinyo nekad mengambil alih kepemilikan Suro dari Hadis Tanoshii, sebab ia akan terjun total di lomba burung dan meninggalkan hobi balap liar yang penuh risiko.

Hampir sebulan penuh Sinyo, yang punya nama asli Hezkia Febrianto memantau Suro. Beberapa burung love bird dengan prestasi terbaik di Mojokerto juga pernah dipantaunya secara diam-diam. Namun, ia akhirnya memutuskan serius memantau Suro.

“Saya punya banyak love bird, tapi prestasinya jauh dari Suro. Saya ingin punya satu, namun yang bisa diajak jalan-jalan ke gantangan setiap hari, bahkan kalau bisa keliling Indonesia,” ujar Sinyo.  

 

LB SURO DIAKUISISI SENILAI 300 JUTA

 

Setelah yakin dengan Suro, Sinyo mulai menanyakan harganya. Awalnya, seperti orang yang iseng, namun sejatinya ia serius ingin membeli Suro. Beberapa kali Sinyo ikut menggantang Suro yang ada di perlombaan burung. Ia juga sering mampir ke rumah Hadis Siswanto, pemilik Suro. Jika sedang berada di rumah Hadis, Sinyo betah berlama-lama hingga larut malam.

“Pertama kali nawar, 150 juta. Namun belum saya kasih,” kisah Hadis. Sinyo yang serius kembali lagi datang dengan membawa mobil yang hendak dibarter dengan Suro. Mobil itu seharga 250 jutaan. Namun, karena Hadis sudah ada mobil, ia minta dibayar uang cash. Tawaran kembali berlanjut, dengan iming-iming mobil seharga 250 juta, ditambah beberapa juta uang cash, tapi belum menggoyahkan Hadis.

 

 

Hari Kamis malam 14 Juni atau bertepan dengan malam takbir, Sinyo kembali mengontak Hadis, menanyakan apakah ia sedang berada di rumah. Begitu diiyakan ada di rumah, Sinyo langsung meluncur sambil membawa setumpuk uang yang nilai totalnya 300 juta rupiah. Deal terjadi antara kedua belah pihak. Hadis mengaku tidak menghitung uang itu, ia percaya saja pada Sinyo.

Pun demikian dengan Sinyo, ia tahu kondisi Suro sesungguhnya, dan tidak ada yang ditutup-tutupi oleh Hadis. Hadis menjamin bahwa Suro adalah love bird konslet yang alami. Untuk bisa seperti itu, Hadis tidak pernah memberinya dooping tertentu. Bahkan, Hadis juga memberikan semacam garansi, jika ada yang rewel terhadap Suro, ia akan membantu Sinyo supaya Suro mau nyetel dengan pemilik barunya.

 

SINYO DENGAN LB SURONYA MULAI UNJUK GIGI DI TARAS BC JOMBANG.

 

Hadis sebenarnya mengaku masih sayang melepas Suro. Namun, atas pertimbangan ingin konsentrasi pada bakalan love bird yang lain, ia mau menjual Suro. Sebagian uang dari menjual Suro akan digunakan untuk pengembangan love birdnya.

Sebagian lagi untuk kebutuhan keluarga. “Karena setiap hari pergi menggantang Suro, love bird yang lain tidak terurus. Jika Suro pindah pemilik, saya akan lebih konsentrasi memoles love bird bakalan yang lain,” ujarnya.    

Sementara itu, Sinyo mengaku sudah mantap mengakuisisi Suro. Dari pengamatannya, Suro termasuk jenis love bird yang gampang perawatannya dan sudah ngunci konsletnya. Suro sangat stabil di gantangan lomba. Selain rajin ngekek, ia juga panjang durasinya.

 

MONCER1  dari Super Kicau Grup yang terpercaya. Terbukti mampu mendongkrak perfoma burung, tanpa kuatir efek samping. Cocok untuk segala jenis burung lomba.

 

Sinyo bersama seorang kawannya, sambil bergurau mengaku punya misi khusus dengan Suro. Ia ingin berkeliling Indonesia sambil membawa Suro ke gantangan lomba, kalau bisa katanya sampai Sumatra. “Yang pasti Sabtu dan Minggu pasti Suro keluar ke gantangan, hari yang lain masih dijadwal lagi nanti,” ucap Sinyo.

Sinyo mengakui bahwa uang 300 juta rupiah bukanlah uang yang kecil, apalagi untuk membeli seekor burung. Pihak keluarganya juga kaget saat niat untuk membeli Suro diutarakan kepada mereka. Namun, setelah dijelaskan maksud dan tujuan Sinyo, akhirnya mereka mau mengerti soal hobi baru Sinyo yang boleh dibilang gila ini.

 

HADIS TANOSHII, AKAN KONSENTRASI MEMOLES BAKALAN LOVE BIRD LAINNYA.

 

“Sebelum main love bird, saya main balapan liar. Itu jauh lebih gila dari saya membeli Suro ini. Tidak sekedar balap liar yang hanya untuk suka-suka, tapi ada taruhan yang besar. Tapi, setelah bertemu dengan dunia burung saya mulai meninggalkan balap liar itu,” ujar Sinyo.

Dunia balap liar menurut Sinyo penuh risiko. Tidak saja uang besar yang bisa kalah, namun juga nyawa jokinya bisa menjadi taruhan. Bisa cacat bahkan meninggal, itulah adalah risiko balap liar. Belum lagi jika sampai tertangkap polisi. Untuk bisa keluar, dipastikan membutuhkan uang yang tidak sedikit. Jadi dunia balap liar masih lebih gila daripada kegilaan Sinyo yang membeli Suro dengan harga yang fantastis ini.

 

Burung yang lelah karena perjalanan jauh, lebih mudah dihinggapi penyakit. Sediakan selalu    LA KURUS, dari Super Kicau Grup yang terpercaya. Spektrum luasnya menjadikan mampu mengobati lebih banyak penyakit, dan lebih cepat sembuh.

 

“Pihak keluarga akhirnya setuju dengan alasan saya membeli Suro. Hobi burung menurut mereka jauh lebih aman dan tanpa risiko dibandingkan dengan hobi balap liar itu,” ungkap Sinyo.

“Saya akan ganti balapan burung dengan membawa Suro di gantangan lomba. Even besar pertama yang bakal jadi jujugan adalah Sumber Pucung Cup Malang, 8 Juli besuk,” imbuh Sinyo dengan penuh percaya diri.

KATA KUNCI: sumber pucung cup cahyo matrik suro

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Copyright BurungNews @ 2014 - 2018 Developed by JogjaCamp