METAMOR TEGAL. BRANJANGAN DINAMIT KUATRIK


KONTES NEW GAWANAN COLOMADU

CH Triad Cetak Double Winner, BR Dinamit Tak Terbendung

Penampilan luar biasa ditunjukkan oleh cucak hijau Triad milik Bintang Pradana dengan meraih dua kali juara pertama alias double winner di Kontes New Gawanan. Dinamit, amunisi milik H. Ahmad Metamor Tegal tak terbendung dan berhasil meraih empat kali juara pertama di kelas Branjangan Campuran.

Kontes prestasi New Gawanan yang diadakan pada Minggu, 19 September 2021 berlangsung ramai dan kondusif. Diikuti oleh gaco-gaco berkualitas dari area Solo dan sekitarnya, laga seru dan menarik tersaji di masing-masing sesinya.

 

 

SUASANA LOMBA DI NEW GAWANAN

 

Turun di kelas Cucak Hijau Gawanan, penampilan menjanjikan langsung ditunjukkan oleh Triad, amunisi milik Bintang Pradana yang dikawal oleh Ardhi Ompong. Membawakan materi lagu panjang dan volume dahsyat, Triad menjadi pusat perhatian dengan kinerjanya yang spartan. Sayang, di akhir-akhir penilaian Triad terlihat nggembos sehingga gagal menjadi pemenang.

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

Di kelas utama Cucak Hijau Asha, Triad kembali tampil luar biasa dari awal sampai akhir penilaian. Meski bunyi di pangkringan bawah, gaco yang pekan lalu borong juara di Kopdar Plat AA Magelang ini memang terlihat dominan dan menonjol dibanding lawan-lawannya sehingga diganjar bendera koncer A mutlak.

 

PRADANA BC. CH TRIAD CETAK DOUBLE WINNER

 

Kembali tampil maksimal di kelas Cucak Hijau Colomadu, Triad berhasil menggandakan kemenangan dan mencetak double winner. Kemenangan ini sekaligus menunjukkan bila Triad sudah dalam kondisi on dan siap digelandang ke even-even besar. “Kalau diperhatikan, Triad memang sudah on lagi. Minggu kemarin masuk 1, 1, 2, minggu ini masuk 1, 1. Minggu besok mungkin ke KHI Jogja atau Mahakarya Pandawa, ikut perintah bos e,” ungkap Ompong.

Temox’s, amunisi andalan Rudy Jago juga berhasil menduduki podium pertama dan kedua di gelaran kali ini. Tampil maksimal di kelas Cucak Hijau Gawanan, Temox’s dianggap layak untuk menjadi pemenang di kelas ini karena materinya mbongkar dan durasi kerjanya yang nutup. Kembali tampil apik di kelas Cucak Hijau Colomadu, Temox’s berhasil finish di posisi kedua, kalah dari Triad.

 

RUDI JAGO. JUARA 1 DAN 2, CH TEMOXS LANJUT MAHAKARYA PANDAWA

 

Kejutan terjadi di kelas Murai Batu Asha yang akhirnya dimenangkan oleh Karasaki, amunisi milik Hendri Padang SF. Tak diunggulkan sebelumnya, amunisi yang berada di Gantangan 2 ini justru tampil menggila dengan terus menerus memuntahkan materi isiannya. Di kelas ini, Bayi Ajaib milik Singgih berhasil finish di posisi kedua setelah tampil maksimal dengan gaya macul-macul sebagai ciri khasnya.

 

 

Berhasil menduduki podium pertama di kelas Murai Batu Gawanan, murai batu Pelangi milik Joko Kung / Heri kembali menunjukkan kestabilan dan konsistensinya dalam beberapa minggu terakhir. Minggu lalu, murai batu ekor putih ini juga berhasil memborong juara di Latpres Kampung Gitar.

 

KAJI ROUP. SUKSES BERSAMA MB OSAMA DAN CENDET SIMAS

 

Datang jauh-jauh dari Purwodadi, Kaji Roup akhirnya bisa tersenyum lega setelah murai batu Osama dan cendet Simas berhasil membawa pulang tropi juara pertama. Kurang maksimal di dua kelas sebelumnya, Osama baru on ketika diturunkan di kelas Murai Batu Colomadu. “Sebenarnya kita berharap di sesi awal tadi langsung jalan, mungkin kaget karena peserta di dalam dan teriak. Pas sesi ketiga kan sudah tenang, nggak teriak-teriak lagi, Osama langsung mau jalan. Alhamdulillah, dapat koncer A,” ungkapnya.

Simas, amunisinya yang lain juga berhasil menduduki podium pertama di kelas Cendet Gawanan setelah bersaing sengit dengan Warrior dan Badig. Membawakan materi lagu rol speed rapat dan sesekali mukul panjang, Simas berhasil membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gaco papan atas di blok tengah.

 

LIKIN. KACER SAKTI DUA KALI PERINGKAT KETIGA

 

Berikan perlawanan ketat pada Prahara dan Hammer, kacer Sakti milik Likin berhasil menduduki podium ketiga di kelas Kacer Gawanan. Tampil powerfull dengan gaya buka ekor sambil menggelontorkan materi lagu rol tembak, Sakti menunjukkan kualitasnya sebagai kuda hitam yang harus diperhitungkan.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Kembali diturunkan di kelas Kacer Colomadu, amunisi andalan Cakra BC ini lagi-lagi harus puas di urutan ketiga. “Alhamdulillah, Sakti masih mampu bersaing dengan kacer-kacer papan atas di Solo Raya. Sekian lama nggak keluar dan posisi bulu tua, Sakti masih mau nampil dan bisa bawa pulang piala,” paparnya.

 

HUSAIN DAN JANTHO. PEMENANG KELAS ANIS MERAH GAWANAN

 

Selain kelas murai batu dan cucak hijau, salah satu kelas yang terpantau lumayan ramai adalah kelas anis merah. Selain anggota Red Zone, sejumlah pemain luar kota seperti Karanganyar, Jogja, Semarang, serta Jepara juga terpantau hadir di lapangan. Di kelas ini, gelar juara akhirnya diraih oleh Happy Day (Husain), Jas Merah (Subur Puspa) dan Raja Sawer (Jantho).

Dibukanya 4 kelas branjangan campuran dan 3 kelas branjangan parva menjadi daya tarik tersendiri bagi para branjes dari dalam dan luar kota. Dinamit, amunisi milik H. Ahmad Metamor Tegal tampil powerfull dan berhasil meraih empat kali juara pertama alias kuatrik. Selain powerfull, Dinamit juga terlihat unggul dari sisi durasi kerja dibanding rival-rivalnya dengan membawakan materi lagu cililin, ciblek brem, ciblek gunung, kenari, dan love bird.

 

METAMOR TEGAL. BRANJANGAN DINAMIT KONCER A

 

Selain Dinamit, Metamor Tegal juga berhasil membawa pulang banyak piala melalui Ababil, Naga Bonar, dan Supri. Dominasi branjangan-branjangan asal Tegal di gelaran kali ini menunjukkan betapa pesatnya perkembangan branjangan di Tegal. Edu, branjes asal Jogja mengungkapkan kalau branjangan asal Tegal memang sedang naik daun akhir-akhir ini.

Tok Umbul, amunisi andalan Mr. Bewok berhasil menduduki podium pertama di kelas Branjangan Parva A. Langsung tancap gas sejak awal digantangkan, Tok Umbul terlihat unggul dibanding rival-rivalnya dari segi materi lagu, durasi kerja, dan ketenangannya di tenggeran. Dengan gaya sayap ngeper dan sesekali terbang rendah, Tok Umbul berhasil mengunci kemenangan di sesi awal ini.

 

BEWOK. PARVA TOK UMBUL JUARA 1, 3, 3

 

Di kelas Parva B dan C, Tuk Umbul sebenarnya kembali tampil cukup apik namun tak setenang sesi awal. Di dua kelas ini, Tuk Umbul harus puas di posisi ketiga dan harus mengakui keunggulan RocknRoll (Iwan) dan Ronggeng (Gepeng). Dengan raihan prestasi ini, Bewok siap menggelandang amunisinya ke berbagai even yang membuka kelas branjangan.

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk murai batu, hwamey, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, TWISTER PERKUTUT, TWISTER MERPATI,  serta TWISTER TROTOLAN, untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian, termasuk perkutut.

INGAT! Sekarang sudah tersedia kupon / vocher hadiah langsung tanpa diundi dalam kemasan semua varian TWISTER. Dapatkan ratusan hadiah menarik seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda motor, hingga mobil baru. Berlaku sampai 31 Desember 2021. (Kupon yang diterima konsumen setelah 31 Desember tetap berlaku, bisa diurus hadiahnya di kios/agen tempat membeli pakan tersebut.)

 

Dibukanya kelas hwa mei di gelaran kali ini juga menjadi ajang kopi darat para penggemar hwa mei dari berbagai kota. Meski penggemarnya masih didominasi oleh pemain-pemain senior seperti Indra Malang, Hans Semarang, Is Nugroho, Pur Narita, Andre, Deni Black Rose, Budiharjo, kembali dibukanya kelas hwa mei menjadi angin segar bagi penggemar burung asal Tiongkok ini.

 

KRU INDRA MALANG. HWA MEI PS JUARA KELAS BOB

 

Bersaing dengan Twister dan Destroyer, hwa mei PS milik Indra Malang keluar sebagai kampiun di kelas BOB Hwa Mei setelah tampil maksimal dengan materi lagu panjang dan variatif yang dibawakan dengan speed rapat. Kejutan diberikan oleh Sultan milik Budiharjo yang berhasil keluar sebagai kampiun di kelas Hwa Mei Asha setelah menang adu tosan dengan PS.

Meski masih banyak gaco yang belum kondisi karena libur panjang, kembali dibukanya kelas hwa mei ini diharapkan bisa memotivasi lagi pemain untuk kembali mengkondisikan gaconya. Mereka juga berharap EO besar pun kembali melirik kelas yang pernah tren di tahun 90-an ini.

 

PANITIA DAN JURI NEW GAWANAN

 

Di akhir perlombaan, Pak Gik mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan peserta di even kali ini, terutama untuk para tokoh-tokoh perburunan senior yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Pak Gik juga mengingatkan apabila New Gawanan menggelar latihan rutin setiap hari Minggu mulai pukul 10:00 WIB. [asept]

 

 

PEMENANG KELAS MURAI BATU ASHA

 

OLALA SF. MB PELANGI KONCER A DI KELAS MURAI BATU GAWANAN

 

SUBUR PUSPA. AM JAS MERAH JUARA KELAS ANIS MERAH ASHA

 

IRWAN JABRIK. CENDET SANDIYUDHA KONCER A

 

 

 

 

 

 

 

KATA KUNCI: new gawanan triad dinamit

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp