ZEUS MENDOMINASI JALANNYA LOMBA DENGAN LIMA GELAR PLUS BURUNG TERBAIK.


KOCLOK #1 KING SBC – SURABAYA

Zeus Quintrik, Al Fatih, Marines dan Jendral Nyeri

Zeus merebut lima gelar plus dinobatkan sebagai love bird terbaik. Al Fatih, Marines dan Jendral nyeri bareng dalam even Koclok #1 Minggu, 3 Februari 2019 di gantangan King SBC (Pasar Jambangan) Jl. Kebon Agung Surabaya

Zeus benar-benar tampil memukau dan patut menjadi bintang lapangan. Amunisi Karfeed dari Duta Karfeed Cup yang sering juara di berbagai gelaran di Pulau Jawa ini bisa membawa pulang juara sebanyak lima kali.

 

ZEUS DIANUGERAHI SEBAGAI LOVE BIRD TERBAIK.

 

Tampil dashyat pada sesi pembuka love bird, H Zeus berhak menerima gelar pertama pada even kali ini. Diikuti Tukang Parkir gaco Sigit dari HKS dan Tai Tzu Ying andalan HNR SF dari Duta BKM Cup 3 sebagai juara dua dan tiga.

Burung yang dikawal oleh Tommy ini benar-benar membius telinga juri untuk bisa memberikan lima kemenangan pada sesi B, D, F, G dan H, sekaligus dinobatkan sebagai burung terbaik di kelas love bird. "Mudah-mudahan selanjutnya tetap di jalur podium. Zeus akan dipersiapkan meluncur ke Jogja Istimewa," kata Tommy.

 

AIRLANGGA TEAM MEREBUT BANYAK GELAR PENGHARGAAN.

 

Sedangkan dua gaco andalan dari Abah Sakri dari Airlangga Team Mabok dan Pajero juga tampil bagus hingga bisa membawa pulang juara 1, 2, 2, 2, 2, 2, 3, 3, 4, 4, 5, 6 dan 9.

Untuk sesi utama love bird A, Pajero harus bertarung ketat dengan Rembezz, Kuntet, Zues dan Mabok yang masuk lima besar. Hingga akhirnya Pajero yang dianugerahi tropi podium utama.

 

Pengin rasakan sensasi pakan dengan kualitas terbaik, VIRALin saja!

 

Pertarungan sengit juga terjadi pada sesi B antara Zeus dan Mabok, hingga dewan juri memberikan poin yang sama untuk juara satu dan dua. Penentu kemenangan dilakukan tos yang akhirnya dimenangkan oleh Zeus. "Baru pertama kali saya merasakan tos untuk menjadi juara pertama," bilang Denny anak dari Abah Sakri.

Love bird paud Sepor andalan dari tim Arya SF Bangkalan bermain tiga kelas. Burung milik Eeng Bangkalan ini berhasil mendapatkan juara 1, 3 dan 9 pada sesi kelas love bird paud.

 

SEPOR PAUD DARI TIM ARYA BANGKALAN MEMBAWA PULANG JUARA 1 DAN 3.

 

Langsung melejit pada sesi awal lomba, dengan durasi panjangnya mampu memikat hati dewan juri untuk memberikan koncer A buat Sepor. Burung hasil ternakan sendiri yang hariannya dikasih pakan milet putih, canary seed dan jagung ini juga tampil bagus pada sesi B hingga meraih juara tiga.

Al Fatih burung Nasional yang sering meraih penghargaan tertinggi pada even besar, kali ini amunisi milik Erik AKG Gresik dari Andretty BF mampu tampil memukau dengan merebut semua kelas yang dimainkan.

 

AL FATIH MENGAMBIL DUA KEJUARAAN SEBAGAI JAWARA UTAMA.

 

Bermateri gaya cantik mengumbar tonjolan kenari, kapas tembak dan jalak suren Al Fatih bisa memikat hati dewan juri untuk memberikan koncer A pada sesi anis kembang A disusul oleh Jolowok gaco Mas Kaji dari JAS sebagai juara dua.

Kembali tampil dominan lagi-lagi Al Fatih mampu mendulang dua gelar di kelas anis kembang B untuk membawa pulang gelar yang kedua. Begitu juga Jolowok juga merebut gelar juara dua untuk kali kedua. "Insyaallah selanjutnya Al Fatih akan turun di even Jogja Istimewa dan Anniversary Sengfong Feat raja Timur di Jombang pada 10 Maret," bilang Erik AKG kepada Burungnews seusai lomba.

 

MURAI BATU MARINES MENGGONDOL DUA GELAR.

 

Konin Jendral Suwignyo dari DT Anniv KMI Sby meski dalam masa mabung namun penampilan Jendral masih stabil dijalur juara dengan memborong semua kelas yang dipertandingkan.

Isian lagu komplit yang dipertontonkan oleh Jendral membuat dewan juri terperangah dengan penampilannya, hingga tanpa ragu memberikan koncer A sebanyak dua kali. "Meski masa mabung namun bisa membanggakan saya," bangga Suwignyo.

 

Pastikan burung tampil maksimal dan berpeluang juara. Sediakan selalu MONCER1, asupan paten para juara, dari Super Kicau Grup yang terpercaya.

 

Murai batu Marines milik Firmansyah Lilur dari Klewer BC benar-benar tampil menonjol. Gaya ngeplay nagen satu titik yang menjadi andalannya mampu membawa Marines bisa merebut juara 1, 1, 6 sekaligus jadi burung terbaik di kelas ini.

Burung yang memiliki tonjolan suara cililin dan love bird ini mampu membanggakan sang pemilik dengan meraih juara pertama pada sesi utama dengan menyisihkan Ahok jagoan milik H Patah dari Dinoyo sebagai juara dua.

 

MARINES, BINTANG SEBAGAI MURAI BATU DAN CUCAK HIJAU TERBAIK.

 

Pada sesi murai batu B, C dn E direbut oleh tiga jawara yang berbeda, yaitu Jumanto amunisi Faishol R dari BIR, Raja Hutan andalan Fauzam dari DT Pepsi dan Gladiator milik Yohanes YKS dari DT BKM Cup 3.

Di sesi cucak hijau Rengkah Gunung amunisi Wasis Sinom SF dari Pradah gaya ngedruk serta tembakan kenari, tengkek buto dan kapas tembak ini nyaris meraih tiga gelar kejuaraan namun sayang hanya satu gelar pada sesi akhir yang didapatkannya.

 

BINTANG BARAT MENCURI KEMENANGAN DISESI CUCAK HIJAU B.

 

Burung yang dibeli seharga 6 Juta ini tampil stabil pada tiga sesi akhir. Untuk sesi B dan C Rengkah Gunung berhasil menduduki posisi runner up sebanyak dua kali. "Tadi langsung ada yang menawar sebesar 10 Juta," bilang sang perawat kepeda Burungnews.

Begitu pula dengan Bintang Barat gaco Abah Harun dari Torino SF, burung yang selalu menampilkan isian pelatuk Sampit dan kenari ini juga bisa mengamankan juara pertama pada sesi cucak hijau B.

 

RENGKAH GUNUNG TAMPIL BAGUS TIGA SESI AKHIR SEBAGAI JUARA 1, 2, 2 DAN 10.

 

Burung yang hanya main khusus even saja ini, hanya berhasil membawa pulang juara 1, 3 dan 8. Pada akhir lomba Bintang Barat juga dinobatkan sebagai burung terbaik di kelas ini. "Nanti akan saya persiapkan di even Anniversary MMS dan Jogja Istimewa," ujar Abah Harun kepada Burungnews.

Gajah Oling dan Ondel-Ondel jagoan milik Siwid dari PAS bisa membanggakan sang pemilik dengan merebut tiga gelar sebagai juara 1, 2 dan 3. "Kali ini saya jadi branjangan sejati," bangga Siwid sambil tertawa kepada Burungnews.

 

 

Gajah Oling langsung tampil menggebrak pada sesi pembuka lomba branjangan A sebagai jawara utama diikuti oleh Sambung Nyowo gaco Antok Saja dan Ondel-Ondel berada di urutan dua dan tiga.

Gantian Restu Bumi andalan Baroq LTJ yang bisa mengambil podium utama pada sesi selanjutnya branjangan B, untuk juara dua dan tiga giliran diamankan oleh Ondel-Ondel dan Sambung Nyowo.

 

SINOM SF DIKUKUHKAN SEBAGAU JUARA UMUM SF.

 

Begitu juga pada sesi cendet Doktor dan Rampok bergantian memimpin jalannya lomba. Doktor gaco Dani Metro dari Dt BKM Cup 3 berinisiatif mengambil posisi pertama untuk sesi A.

Selanjutnya gantian Rampok andalan Pak RT dari Probolinggo SF yang sanggup merebut podium utama untuk sesi B, setelah pada sesi A hanya berada di posisi tiga. "Hari ini masih kurang beruntung, yang juara hanya cendet saja," jawab Dani Metro.

 

DINASTY BERHASIL MERAIH JUARA UMUM BC.

 

Untuk sesi kacer dan kenari juga terdapat juara yang berbeda-beda. Excavator milik H Fahmy dari Letter F dan Bitcoin andalan Dede dari Biawa Team Sidoarjo bergantian untuk memimpin jalannya lomba pada dua seri yang dilombakan.

Sedangkan pada sesi kacer, Super Speed amunisi Budi Robot dari DT BKM Cup 3 dan Resmob gaco Reno Brimob dari Gokil SF juga bergiliran memimpin di podium utama untuk sesi kacer A dan B.

 

CENDET DOCTOR MEMBANGGAKAN TIM METRO BC JUARA PADA KELAS A.

 

Panitia lomba juga memberikan penghargaan buat BC, SF dan burung terbaik untuk tiga kelas yaitu love bird, cucak hijau dan murai batu. Juara umum kali ini dinobatkan kepada Dinasty BC dan Sinom SF, sementara burung terbaik dianugerahkan kepada Zeus (love bird), Bintang Barat (cucak hijau) dan Marines (murai batu).

Pada akhir lomba selaku ketua penyelenggara Wahyu Budiono mengucapkan terima kasih kepada seluruh kicau mania yang berpartisipasi dalam gelaran Koclok #1 hingga berakhir dengan sukses. "Saya juga berterima kasih buat panitia lomba dan juri khususnya King SBC," bilangnya sesudah even berakhir.

 

EXCAVATOR MILIK H FAHMY DARI LETTER F SABET JUARA KENARI A.

 

Di kelas kenari, Excavator milik H. Fahmy dari Letter F sukses menyabet juar pertama disusul Bambu Runcing dan Panda Desa diposisi dua dan tiga. Sesi B giliran Bitcon yang mengambil gelar juar pertama diikuti Panda Desa dan Diazepam.

Excavator yang menyabet juara pada sesi A tampil ngedur dengan jeda rapat dan siap turun pada even-even bergengsi. “Kami fokus dengan breeding dan mastering, tapi kami tetap turun lomba khususnya even bergengsi dan besar,” beber sang empunya burung kepada burungnews.

 

 

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

BRANJANGAN GAJAH OLING DAN ONDEL-ONDEL MEMBAWA PULANG JUARA 1, 2 DAN 3.

 

PANITIA LOMBA KOCLOK #1.

 

Ikuti pengalaman mengesankan H. Suwadi setelah memberikan LEMAN'S pada MB Begal. Anda juga bisa melakukannya. Jangan sampai ketinggalan jauh dengan yang lain.

 

Kini mengakses burungnews.com lebih mudah dan cepat dengan download/unduh APPS burungnews di PLAY STORE (android) atau bila Anda menggunakan Apple / IOS bisa diunduh dengan membuka GOOGLE PLAY.

 

 

KATA KUNCI: koclok #1 king sbc – surabaya zeus al fatih marines jendral

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp