KELAS LOVE BIRD FULL GANTANGAN


DENANYAR BC JOMBANG

Love Bird Makin Heboh, Cucak Hijau Bikin Rekor

Gantangan Denanyar BC yang selama ini dikenal sebagai surganya pemain love bird, Minggu ini membuat rekor baru. Peserta kelas cucak hijau yang biasanya di kisaran 20-an burung, tembus 40 gaco. Inovasi apa yang ditawarkan?

Seperti biasa, bila cuaca bersahabat, gantangan Denanyar BC yang ada di Lapangan Pasar Denanyar Jombang selalu dipadati para pemain. Selain letaknya yang strategis, karena mudah diakses dari dalam kota Jombang maupun luar kota, gantangan pun relatif mewah.

 

KELAS CUCAK HIJAU TEMBUS 40 PESERTA

 

Banyaknya jumlah asisten juri yang membantu tugas juri untuk penilaian kelas love bird, adlaah kelebihan lain yang jarang ditemukan digantangan lain. "Untuk setiap gelaran Latber, minimal kami pakai 14 orang juri. Untuk Latpres atau even Cup, kami siapkan 16 orang juri agar semua burung yang digantang terpantau," kata Tommy, Ketua Denanyar BC.

Lomba tanpa teriak yang diterapkan dengan disiplin tinggi juga jadi daya tarik gantangan yang baru berdiri Desember 2018 lalu. Belakangan, panitia memberikan doorprize untuk beberapa kelas, juga bonus langsung untuk juara I bila pesertanya lebih dari 50 burung, turut mendongkrak peningkatan kuantitas kontestan love bird.

 

Pengin rasakan sensasi pakan dengan kualitas terbaik, VIRALin saja!

 

Di Latber Minggu ini, 10 Februari 2019, sedikitnya ada 7 kelas yang pesertanta di atas 36 peserta, sehingga hadiah utama keluar. Termasuk diantaranya adalah kelas Cucak hijau yang tembus 40 peserta.

Padahal, biasanya untuk kelas Cucak Hijau jumlah peserta ada di kisaran 20 - 30 an gaco. "Kali ini luar biasa peningkatan peserta kelas Cucak Hijau A. Bisa tembus 40 burung. Tentu saja karena jumlahnya di atas 36, maka haciah utamanya keluar," lanjut Tommy.

 

RT 201 SF KUASAI PODIUM SATU DI BERBAGAI KELAS

 

"Tidak ada inovasi baru untuk gelaran kali ini, karena terobosan-terobosan yang ada di Denanyar BC sudah kita terapkan jauh-jauh hari," tandas Tommy.

Yudi PG pemilik Cucak Hijau Gallardo yang berhasil moncer di Latber Minggu ini sempat was-was melihat jumlah pendaftar berhenti di angka 33. Was-was karena saat ini Gallardo lagi top form dan haus prestasi.

 

JUARA DI KELAS CUCAK HIJAU A

 

"Gak nyangka, pas kelas cucak hijau A naik, saya hitung pesertanya ada 40 burung. Alhamdulillah juga, Gallardo bisa meraih juara satu dan mendapat hadiah penuh," kata Yudi PG.

Ternyata ketajaman Gallardo tidak hanya berhenti di kelas A saja. Seperti prediksi Yudi, Gallardo saat ini memang lagi top form. "Alhamdulillah untuk hari ini, Gallardo pagi tadi dua kali juara satu di Kebokicak BC. Di sini kembali dua kali juara satu," katanya bangga.

 

 

Di kelas Cucak Hijau A, tantangan berat yang menghadang Gallardo adalah keberadaan Odong-odong andalan Ptrox dan Gardupapak milik Effendi yang juga haus prestasi. Benar saja, odong-odong meraih juara II di kelas A sedangkan Gardupapak yang Minggu lalu moncer di arena ini, kali ini merangkum podium tiga dari kelas A dan B.

Di kelas Murai Batu, Joni Jr andalan Papa Cell dari Tunggorono juga meretas asa serupa dengan Gallardo. Joni Jr berhasil melibas podium teratas di kelas Murai Batu A dan B. Di kelas A, Joni mampu meredam kehebatan Paijo yang dikawal Aris dari Bergowo Sf dan jayen milik Irsan dari Peterongan.

 

BANG TOJI ORBITKAN KAJI DAN MAISYAROH

 

Selain Gallardo dan Joni Jr, tidak ada lagi gaco yang mampu meretas dua prestasi emas. Di kelas Love Bird yang rata-rata full gantangan, podium teratas terbagi rata. Ini menunjukkan kualitas gaco yang diturunkan tidak ada yang menonjol.

Bang Toji dari Ababil SF memang mampu memboyong dua tropi terbaik di kelas Love Bird, tapi itu bukan dicetak oleh satu gaco, melainkan oleh dua gaco orbitannya, yakni Kaji dan Maisyaroh.

 

BAMBANG GOLKIM DAN TOMMY DBC

 

Kaji berhasil meraih juara I di kelas Love Bird Fighter A yang diikuti 52 kontestan. Diantara gaco-gaco yang tampil, ada Riri andalan Dwi dari RRD yang mampu mendampingi Kaji di papan atas, juga New Samba andalan H Kalam dari RT 201 SF yang mengunci podium tiga.

Di kelas Love Bird Vip, giliran Maisyaroh yang tampil menawan. Gaco yang digantang di nomor 23 ini meraih poin tertinggi mengungguli poin yang dicatat Shiva andalan H Kalam dan Lemans milik Teddy dari Reba Jombang 1.

 

 

Di kelas Love Bird A, Tobot milik Aries dari Setro BF Jombang bersaing melawan gaco lawas milik AB Saipul. Tobot mampu mengatasi aksi Beby di kelas ini. "Beby ini gaco tahun 2016 lalu. Setelah masuk kandang, saya coba turunkan lagi. Ternyata masih bisa bersaing," kata AB Saipul.

Sementara di kelas Love Bird Panjang 1 (P1A) yang termasuk kelas debutan di gantangan Denanyar BC, Embun andalan Ki Ki dari Sendang SF berhasil membukukan poin tertinggi. Grojokan Sewu andalan Dhony dari Kingkong SF mendampingi di posisi runner up dan Centil orbitan Eko Pasar meraih juara III.

 

EMBUN MILIK KIKI RAIH JUARA 1 DI KELAS LOVE BIRD P1 A

 

Di kelas Love Bird M2 A yang pesertanya tembus 65 burung, lagi-lagi H Kalam dari RT 201 SF berhasil moncer di podium teratas. Wak Wau orbitan Bambang Golkim yang baru berumur 4 bulanan menguntit di podium dua. "Di Kebokicak tadi juara satu kelas balibu, sekarang juara dua di kelas M2. Ini berkat pakan racikan sendiri dan vitamin Lemans," kata Bambang.

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

AB SAIPUL TURUNKAN GACO LAMA

 

 

Kini mengakses burungnews.com lebih mudah dan cepat dengan download/unduh APPS burungnews di PLAY STORE (android) atau bila Anda menggunakan Apple / IOS bisa diunduh dengan membuka GOOGLE PLAY.

 

 

KATA KUNCI: denanyar bc jombang

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp