CONDROMOWO CUP II JEMBER #3

CH Trobos Antar Lamborghini Juara Umum, Dobrak dan Rocker Sulit Ditumbangkan

Mendominasi kelas cucak hijau, Trobos sukses antar Sinyo Bing Lamborghini SF Banyuwangi, kembali menambah koleksi tropi juara umum SF di even nasional. MB Dobrak dan KC Rocker, semakin menasbihkan dirinya sebagai burung yang sulit ditumbangkan.

Senyum dari bibir Sinyo Bing akhirnya merekah, setelah di akhir gelaran MC mengumkan Lamborghini keluar sebagai jawara single fighter. Keberhasilannya membawa pulang tropi SF, tak lepas dari penampilan apik dari gaco barunya yaitu cucak hijau Trobos. Turun 3 sesi, Trobos sukses menyabet juara 1, 2, 2 dan nyaris menjadi burung terbaik.

 

SUKSES, PIHAK 509 AKAN KEMBALI GELAR EVEN CONDROMOWO CUP III TAHUN DEPAN

 

Seperti biasa, sebelumnya Sinyo Bing tak berniatan untuk mengejar gelar single fighter dalam lawatannya di even Condromowo Cup II Jember (31/3). Tapi setelah cucak hijau terbarunya yaitu Trobos tampil apik, kesempatan untuk menjadi juara umum akhirnya terbuka lebar. Apa lagi banyak dari pemain yang mendukung untuk Sinyo Bing untuk maju mengejar gelar juara umum SF.

“Ke sini cuma bawa Trobos, Suka-Suka dan Dalang. Dari semua gaco yang saya bawa, kondisinya masih kurang stabil. Untung saja, Trobos mau kondisi saat di lapangan. Dan saya ucapkan banyak terimakasih untuk teman-teman yang mendukung Lamborghini SF, sehingga bisa membawa pulang gelar kehormatan ini,” ujar Sinyo Bing yang mulai merintis produksi pakan merk Boost.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

Nama Trobos memang belum familiar di kalangan pecinta cucak hijau blok timur. Tapi semenjak penampilannya di even HUT ke -58 Kostrad Batalyon Infanteri  509 Jember kali ini, Trobos mulai menjadi perbincangan hangat. Penampilannya di atas arena, berhasil menjadi sorotan mata sang pengadil lapangan yang bertugas. Tak hanya juri saja, penonton di luar pagar arena dengan jarak yang cukup jauh, sudah bisa menebak kalau Trobos layak jadi pemenang karena mendominasi jalannya pertandingan.

Banyak juga yang mengatakan kalau Trobos adalah burung yang pintar mengatur tenaga kala bertarung di atas arena. “Diawal penilaian, burung itu gaya dan lagunya memang membuat kami kagum. Pertegahan hingga akhir, kerjanya ternyata masih stabil. Meski gayanya sedikit dikendorkan, tapi lagu roll tembaknya tetap grojok. Burung pintar yang bisa mencuri hati juri di awal, sehingga para juri ingin memantaunya terus,” kata  salah satu juri RI yang bertugas.

 

DOBRAK RAJAI KELAS UTAMA KELAS MURAI BATU

 

Meski di even ini Trobos gagal hatrik, dan hanya mendulang prestasi 1 2 2, tapi kegagalannya memuncaki podium, dikarenakan kalah nomer gantangan. Di even yang menggunakan juri RI, memang jika mendapat bendera koncer yang sama, nomer paling mudalah yang menang. “Tadi waktu juara 2 dua kali, kalah nomer saja. Karena bendera koncernya terpecah. Di hati saya, Trobos di even ini meraih hattrik,” pungkas Sinyo Bing Lamborghini SF Banyuwangi.

Selain Trobos yang berhasil menghibur gelaran kali ini, ada juga gacoan tuan rumah yang kembali membuat para kicaumania mengacungkan jempol atas penampilannya. Dia adalah murai batu Dobrak milik Rudy Winoto dari Radja Abadi SF Gumukmas, Jember. Dobrak kali ini sukses memuncaki podium di kelas utama yaitu kelas Condromowo.

 

HERI HBS SAMPOERNA SABET GELAR TERBAIK KACER LEWAT ROCKER

 

Diikuti oleh gaco-gaco murai batu papan atas dari berbagai kota, Dobrak yang memang dikenal sebagai rajanya murai batu asal Jember, kembali membuktikan kehebatannya di atas arena. Terbukti di kelas utama, murai batu dengan ekor panjang nan lentur ini sukses membuat seisi lapangan terpukau dengan penampilannya. Tembakan andalannya seperti cililin, tengkek, dan love bird, kerap disuguhkan dengan durasi panjang dan volume cetar.

“Memang di even ini kondisinya sudah sedikit menurun, karena banyak bulu-bulu kecil berjatuhan dan ekor sudah pada nyerit. Untung saja masih bisa tampil maksimal di sesi utama. Semoga pekan depan di M1 Subdenpom BC, masih bisa diturunkan sebelum masuk masa mabung,” pungkas Rudy Winoto.

 

 

Heri HBS Sampoerna yang pada 5 Mei 2019 akan menggelar even Road To HBS Sampoerna Cup II, juga sukses membawa pulang kemenangan di even Condromowo Cup II kali ini. Membawa kacer andalannya yaitu Rocker, Heri HBS berhasil mengoleksi tropi terbaik berkat Raihan Rocker yang keluar sebagai juara 1, 1, dan 2.

Rocker adalah gaco kacer kesayangannya yang hanya khusus turun di even-even nasional. Meski jarang diturunkan untuk sekedar pemanasan, tapi si hitam putih yang sudah sangat matang dari segi umur dan sepak terjangnya ini, bisa dipastikan kerja maksimal dan membawa pulang prestasi disetiap penampilannya.

 

DORAEMON WAKILI TUAN RUMAH DI KELAS CUCAK HIJAU

 

Saat kacer ini tampil di atas arena, sudah banyak dari para kicaumania yang hafal kalau itu adalah Rocker. Dilihat dari gaya dan lagunya yang khas, Rocker memang salah satu gaco asal Jember yang sulit untuk ditumbangkan. “Ada 2 kacer di rumah, Rocker dan RR. Rocker spesialis even besar, kalau RR sedikit lagi sudah bisa turun di even nasional mendampingi Rocker,” jelas Heri HBS Sampoerna.

Di kelas cucak hijau, nama tuan rumah masih bisa diharumkan oleh aksi dari Doraemon milik Arif Sampoerna. Tampil mengejutkan di kelas pembuka yaitu Kostrad, Doraemon yang menempati gantangan nomer 01, memang tampil paling mencolok disepanjang penilaian. Materi isian kapas tembak dan gereja tarungnya, mampu terdengar di luar pagar arena.

 

FERRY FJT DIKIBARKAN OLEH MB BRAJAMUSTI

 

Cucak hijau yang  tampil garang dengan meraih juara 1 1 2 saat di even Piala Bondowoso ini, akan Arif Sampoerna turunkan kembali di gelaran M1 Subdenpom BC Jember pakan depan (7/4). “Di sesi awal kerjanya terlalu ngotot, efeknya disesi ke dua kurang greget, mungkin tenaganya terkuras habis,” kata Arif Sampoerna yang tak lain kakak dari Heri HBS Sampoerna.   

Ferry FJT yang tampak hadir membawa gaco murai batu terbarunya Brajamusti, juga berhasil pulang dengan tropi emas juara 1 di kelas Kostrad. Dibuat pelapis dari Jaran Goyang yang saat ini mengalami mabung, Brajamusti tampil gemilang mengumbar segenap materi andalannya yang membuat juri terbius.

 

 

Meski hanya sekali naik podium, Ferry FJT sudah sangat puas melihat aksi gaco koleksi terbarunya ini. “Rencana Brajamusti mau saya siapkan di Piala Kapolda Jatim. Sebelum ke even itu, saya panasi lagi di M1 Subdenpom BC Jember besok,” pungkas pemilik cendet Mayoret ini.

AGENDA & BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

DATA JUARA CONDROMOWO CUP II, KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: condromowo cup ii jember ch trobos lamborghini dobrak rocker

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp