ANIS MERAH SAKAW JAWARA KELAS UTAMA


ANIS MERAH SAKAU MILIK H. WAWAN TASIKMALAYA

Juara Kelas Utama di Piala Bupati Sumedang, di Rumah Memiliki 170 Ekor Anis, Bagaimana Merawatnya?

H. Wawan Tasikmalaya merebut kelas utama anis merah bersama Sakau pada gelaran Piala Bupati Sumedang-Mahkota Binokasih 2 yang digelar pada Minggu, 4 Agustus 2019. Perjuangan keras serta rutinitas dalam perawatannya menjadi kunci utama Sakau meraih podium juara.

Seperti banyak kicaumania Tasikmalaya dan Jawa Barat lainnya, H. Wawan juga dikenal sebagai anis merah mania sejti. Salah satu yang membuat kita akan geleng-geleng kepala, adalah fakta bila di rumahnya, Jalan Ahmad Yani, Cendrawasih, Tasikmalaya, ditemukan koleksi anis merah miliknya yang kini sudah mencapai 170 ekor!

Bisa dibayangkan sesibuk dan seribet apa H. Wawan harus merawat burung sebanyak itu. Apalagi, cukup banyak di antaranya adalah burung yang sudah tampil dan kerap merebut juara, tentu butuh rawatan dan perhatian yang lebih.

 

BENDERA KONCER A BAGI SAKAU DI KELAS UTAMA BUPATI

 

Menurut H. Wawan, koleksi sebanyak ini semata-mata hanya untuk diikutkan di lomba-lomba yang sudah menjadi hobinya sejak lama. Di antara ratusan anis yang dirawat, ternyata banyak yang sudah berprestasi. Ada nama-nama seperti Guncang, Sultan, Ababil, Glory, Bintang, Lukaku, Max Jagger, juga Sakau.

Secara umum, untuk merawat anis merah sebanyak itu disebutnya tidak terlalu sulit, bahkan bisa dibilang cukup mudah. Tentu saja, H. Wawan tidaklah merawat seorang diri, ia dibantu beberapa karyawan.

Kegiatan perawatan sehari-hari yang biasa dilakukan H. Wawan adalah memandikan sebanyak 2 hari sekali, pemberian pakan utama, serta extrafooding tambahan berupa buah pepaya. Perlu digaris bawahi, mandinya cukup dua kali sehari, bukan sehari dua kali.

 

Biar anis merah mau teler maksi, di-quattrick aja... Hubungi nomor yang ada di baner berikut untuk mendapatkan produk QUATTRICK yang asli, atau melalui Bukalapak atau Tokopedia.

 

Sakau, salah satu andalannya saat ini, berhasil mengharumkan nama Kuda Laut SF yang diusungnya. Di Piala Bupati Sumedang-Mahkota Binokasih 2, Sakau merebut juara kelas utama Anis Merah Bupati yang berhadiah sepeda motor. Tampil agresif dengan gaya teller dan volume tembus, Sakau berhasil memamerkan suaranya yang didominasi isian kenari dan burung gereja.

Untuk bisa meraih prestasi yang membanggakan tersebut, H. Wawan pun membagikan tips perawatan khusus untuk Sakau agar bisa tampil lebih dahsyat. Yuk simak, siapa tahu ada bagian-bagian yang cocok pula untuk diterapkan pada jagoan Anda.

 

H WAWAN TASIKMALAYA BERSAMA KUDA LAUT SF

 

Rawatan harian Sakau yang rutin, mandi tiap 2 hari sekali, masih sama dengan ratusan jago anis merah milik H. Wawan lainnya. EF-nya masih tetap sama, jangkrik 1 ekor dan buah pepaya secukupnya.

Sedangkan menjelang lomba di hari Minggu, rawatan dam setingan Sakau sudah dipersiapkan sejak hari Jumat. Jangkrik ditambah menjadi 3 sampai 5 ekor, ditambah dengan cacing secukupnya.

 

Ingat ANIS, ingat TOPSONG! Pakan yang sudah terbukti menjadi andalan anis merah mania dari generasi ke generasi.

 

Hal perlu diperhatikan adalah pemberian jangkrik. Pastikan kondisinya bersih dan sehat. Hindari pemberian jangkrik yang baru dibeli. Berikan treatmen terlebih dahulu paling tidak sehari.

Selama Treatmen itu, Anda bisa memberikan wortel atau jenis sayur lainnya yang disukai jangkrik. Pastikan pakan yang diberikan untuk jangkrik bersih dari kemungkinan residu berbahaya, seperti sisa pupuk atau obat-obatan kimia. Bila keesokan harinya banyak jangkrik yang mati, sebaiknya buang saja semuanya, ganti dengan yang baru. Hal ini belum tentu karena makanan yang kita berikan selama treatmen, bisa jadi karena sejak awal dibeli kondisi jangkrik memang sudah kurang bagus.

 

Ada cara yang lebih praktis, juga murah. Sekarang ada pakan khusus jangkrik berupa bubuk kering, namanya MAXIMUM. Tinggal ditaburkan sesuai kebutuhan pada kandang jangkrik yang kering dan bersih. Anda bisa melihat vidio tutorialnya DI SINI.

 

Perhatikan, bila biasanya burung mau lahap memakan jangkrik, terus pada suatu waktu seperti tidak mau, sudah dimulut dibuang lagi, jangan dipaksakan. Buang semua sisa jangkrik yang sudah dimasukkan dalam kolak pakan, atau yang mungkin tercecer di sangkar. Sebaiknya buang dan beli lagi yang baru. Boleh jadi, sejak awal membeli kondisi jangkrik memang sudah sangat tidak bagus.

Dengan rawatan ini, Sakau sering meraih juara utamanya di barat. Hal ini semakin memantapkan H. Wawan bersama Kuda Laut SF untuk membidik event akbar Piala Raja Jogja pada 8 September yang akan datang.

Namun sebelum itu, H. Wawan juga akan ikut meramaikan lomba yang sangat dirindukan dan menjadi salah satu ikon Jawa Barat, Piala Gunung Jati II Cirebon pada 18 Agustus. Event ini menyediakan tropi merah Kereta Kencata yang hanya ada di sini, benar-benar eksklusif tidak bisa didapatkan di tempat lain. Gelaran ini juga menyajikan hadiah utuh atau losgan.

"Piala Gunung Jati II dan Mahakarya Borobudur juga event yang sudah selayaknya kita dukung. Kita lihat situasinya apakah Sakau dan Glory juga perlu dipanaskan dulu di sini, atau menurunkan beberapa jago lainnya yang kondisi," ujar H. Wawan.

 

DATA JUARA PIALA BUPATI SUMEDANG-MAHKOTA BINOKASIH 2,  KLIK DI SINI

BROSUR PIALA GUNUNG JATI II CIREBON, KLIK DI SINI

BROSUR MAHAKARYA BOROBUDUR, KLIK DI SINI

BROSUR DAN JADWAL PIALA RAJA, KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: piala bupati sumedang mahkota binokasih 2 anis merah sakau h wawan tasikmalaya kuda laut sf

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp