METODE DNA SEXING. HASILNYA LEBIH CEPAT DAN AKURAT


DNA SEXING

Mengetahui Kelamin Burung Cepat dan Akurat

 

 

 

Mendeteksi jenis kelamin burung seringkali menjadi hal yang sangat sulit, terutama untuk burung muda umur kurang 6 bulan. Demikian pula pada jenis burung tertentu yang hingga dewasa tidak menampakkan perbedaan fisik.

Beberapa jenis burung yang sering salah dalam mengidentifikasi jenis kelamin, seperti cucak rawa, love bird, kenari, blackthroat, edel sagner, bahkan perkutut pun banyak yang mengalami kesulitan.

Pada cucakrawa dan love bird misalnya, kesulitan membedakan bukan hanya karena kesamaan fisik, tapi juga baik jantan dan betina sama-sama mau bunyi. Love Bird betina bahkan dianggap lebih fighter, sehingga kebanyakan love bird yang buat lomba suara, berkelamin betina.

Jenis kelamin kenari seringkali dipermasalahkan, terutama pada varian bongsor Yorkshire. Kebanyak orang berburu yang jantan sebagai basic blood dengan harga cukup mahal. Saat sudah lama dipelihara masih juga membisu, lalu timbul curiga jangan-jangan betina, sementara ketika dikonfirmasikan ke si penjual, memastikan itu jantan.

Kenari yang tidak mau bunyi, memang belum otomatis itu betina. Kalau sudah mau bertelur meskipun tidak isi, barulah itu resmi disebut sebagai betina.

Pada masa booming love bird warna beberapa tahun lalu misalnya, banyak orang membeli love bird paket pasangan sudah jodoh. Lalu bertelur dalam jumlah banyak, misalnya sampai 6 hingga 9 ekor. Kemudian tidak mau menetas.

Ditunggu sampai teluran berikutnya, begitu lagi. Sampai akhirnya ada “pakar” love bird yang menyebutkan keduanya betina semua. Cerita serupa juga sering terdengar dari para breeder jenis burung lainnya, seperti cucakrawa, yang membeli paket sudah jodoh atau bahkan bedol kandang.

Sekarang juga terjadi beberapa peternak perkutut kesulitan menentukan jantan betina turunan import sehingga mereka meminta DNA sexing.

 

500 JENIS BURUNG SUDAH BISA DIKETAHUI JENIS KELAMINNYA DENGAN UJI DNA

 

Hal-hal seperti di atas, salah atau kesulitan mengidentifikasi jenis kelamin, sangat merugikan. Konsumen tentu lebih rugi, kalau pun ada garansi penggantian, tapi sudah kehilangan waktu begitu lama tanpa hasil.

Penjual pun sesungguhnya dirugikan, paling tidak dalam hal nama baik. Sebagian konsumen mungkin akan kehilangan kepercayaan, dan akan ngomong juga ke teman-temannya untuk tidak membeli burung pada orang terentu karena pengalamannya salah mendapatkan jenis kelamin yang ia inginkan.

Namun, hal itu sekarang sudah bukan hal yang perlu diperdebatkan lagi. Sudah ada metode ilmiah yang secara cepat dan akurasi sampai 99 persen alias mendekati 100 persen.

Caranya sungguh mudah, Anda tinggal mengirim contoh bulu dari burung yang akan diuji, untuk kemudian diambil sampel DNA. Pengampilan sampel DNA bisa saja dengan cara lain, misalnya darah, tapi yang diangga paling praktis adalah dari bulu.

Ya, metode penentuan jenis kelamin yang dimaksud adalah menggunakan metode DNA. Cara yang paling modern, ilmiah, dan tingkat akurasi sangat tinggi.

Metode ini sesungguhnya sudah lama disebutkan-sebutkan. Tapi ya itu, masih baru sekadar wacana. Secara teknis sampai beberapa tahun belum terbayangkan memeriksakan jenis kelamin dengan uji DNA.

Itu cerita dulu. Sekarang, Anda bisa mengetahui jenis kelamin burung secara dini, dan tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri membawa si burung.

Ya, sekarang pemeriksaan jenis kelamin dengan DNA Sexing sudah bisa lakukan dari Indonesia. Cepat, mudah, dan akurat. Biaya pun relatif terjangkau bila melihat manfaat dan nilai ekonomi setelah mengetahui kepastian jenis kelamin secara dini.

Dengan mengetahui jenis kelamin secara pasti sejak dini, Anda sudah bisa memberlakukan si burung dengan tepat sejak awal, tidak buang-buang waktu karena salah deteksi.

Bagi breeder, burung sudah bisa dijodohkan sejak kecil, tanpa kuatir salah menentukan jenis kelamin. Seperti pada cerita di bagian awal tulisan ini, seringkali burung yang sudah lama dijodohkan, ternyata sama-sama betina atau bisa juga sama-sama jantan. Selain rugi waktu, juga berbahaya karena bisa saling bunuh.

Juga dalam menjual burung, Anda tak perlu kawatir salah dan berpotensi menghilangkan kepercayaan konsumen, bahkan bisa kena tuduhan menipu. Dengan sertifikat jenis kelamin DNA Sexing, lebih pasti dan terpercaya.

 

DNA SEXING DI INDONESIA

Kimmig House Surabaya telah ditunjuk sebagai Nasional Distributor DNA Sexing untuk wilayah Indonesia yang bekerja sama dengan LABORATORIUM INTERNASIONAL di Spanyol, Eropa.

“Partner saya adalah sebuah perusahaan Internasional  yang bergerak dalam bidang berbagai macam Bio-teknologi, salah satunya adalah sebuah Laboratorium ter-regristrasi di Spanyol yang terdiri dari para dokter dan analisa yang berpendidikan khusus untuk melakukan & menganalisa sample-sample burung Anda secara genetik DNA,” jelas Kimmig.

Uji laboratorium sendiri belum dilakukan di Indonesia, namun pengambilan sampelnya sudah bisa dilakukan di Indonesia. Artinya, pemeriksaan terhadap burung sudah bisa dilakukan di negeri sendiri.

“Kami selalu mengedepankan kualitas ketepatan hasi l & kecepatan proses, dengan dibantu alat-alat yang canggih semua proses analisa DNA dapat dilakukan dengan cepat,” imbuh Kimmig.

 

KIMMIG DI KLI CUP SOLO

 

Teknisnya, Anda yang ingin menguji jenis kelamin burung Anda, cukup memberikan sample bulu ke pihak Kimmig di Surabaya. Dua pekan sekali, Kimmig akan mengirimkannya ke Eropa secara secara exclusive & express dengan selalu menggunakan jasa DHL Express.

Proses analisa DNA cepat dan mendapatkan hasil dengan ketepatan 99% hanya dalam waktu 5-7 hari kerja (dihitung dari tanggal pengiriman ke Eropa). Hasil identifikasi diberikan dalam sebuah Sertifikat DNA dari Laboratorium Eropa yang akan dikirimkan ke email Anda.

Di tempat kami sudah bisa mendeteksi sekitar 500 jenis burung dengan DNA Sexing. Apablia ada jenis burung yang belum ada dalam daftar seperti Jalak Suren, Anis Kembang, Anis Merah, dan jenis-jenis lain, Anda bisa menghubungi Kimmig agar jenis burung tersebut bisa didaftarkan dan dilakukan uji pendahuluan dengan analisa khusus.

Setelah bisa diketahui dan model analisanya, jenis burung tersebut pun akan dimasukkan dalam daftar. Hal seperti ini juga pernah terjadi pada jenis cucak rawa dan perkutut (impor) yang  sebelumnya belum masuk daftar, sekarang sudah bisa dilakukan analisa DNA dan sudah ada di daftar.

 

PROMO:

Gunakan web site www.dunia-burung.com untuk mendapatkan harga ekonomis dan juga Anda bebas 24 jam sewaktu-waktu untuk mendaftarkan burung kesayangan Anda.

  • Wajib mendaftarkan sample, mengirim konfirmasi pembayaran, komunikasi dengan menggunakan web site ini
  • Silakan pilih Menu "Pemesanan DNA", Masukkan Nama Anda, Masukkan Email Anda, Silakan pilih jenis burung yang mau Anda test kan, Masukkan Identitas Si Burung, Tambahkan keterangan jika diperlukan, SEND
  • Lakukan Pembayaran di Bank Anda sesuai jumlah burung yang terdaftar
  • Kemudian ke Menu "Konfirmasi Pembayaran", Masukkan Nama Pengirim, Masukkan Email (Wajib Email yang sama), Nama Bank Pengirim, Jumlah Transfer, Tambahkan keterangan jika diperlukan, SEND
  • Lakukan pengiriman sample DNA ke kami di Surabaya dan kami akan memproses lebih lanjut
  • Untuk Lovebird: harga 150.000 untuk DNA 2 ekor Lovebird (Bayar 1 dapat 2)
  • Untuk Non-Lovebird: harga 150.000/ekor

 

KONTAK:

Untuk informasi lebih lanjut bisa melihat di web site DNA yang pertama di Indonesia: www.dunia-burung.com

Kimmig: Hp/WhatsApp: 082132107744  & BBM: 2ABF5F13

 

BERITA LAINNYA

Copyright BurungNews @ 2014 - 2017 Developed by JogjaCamp